Mengapa Terjadi Petir Pada Saat Hujan?

0 891

Banyak sekali diantara kita yang begitu mengagumi fenomena alam berupa hujan. Banyak orang yang terinspirasi dengan adanya hujan. Merasa dibangunkan kembali sebuah memori dan kesan-kesan-kesan lain yang hadir saat setiap orang menikmati hujan. Yapi ingatkah kita bahwa ada fenomena lain yang sering mengiringi hujan, fenomena yang kadang membuat kita takut dan merinding. Ya, petir atau halilintar. lalu mengapa Mengapa Terjadi Petir Pada Saat Hujan?

Proses Terbentuknya Petir

Petir adalah salah satu fenomena alam yang biasanya terjadi saat musim hujan karena pada musim penghujan kadar air yang dikandung udara lebih tinggi, akibatnya daya isolasi udara turun dan arus lebih gampang melewati. Beberapa orang menyebutnya kilat atau halilintar karena saat petir terjadi nampak kilatan cahaya di langit. Adapun suara yang keluar setelah kilatan cahaya itu muncul adalah guruh. Kemunculan cahaya yang nampak dengan suara guruh yang terdengar disebabkan perbedaan kecepatan cahaya dan kecepatan suara. Kecepatan cahaya kira-kira 300.000.000 m/det, sedangkan kecepatan suara hanya 300 m/det.

Kita sering menganalogikan petir sebagai kondensator raksasa, awan sebagai lempeng pertama bisa lempeng negatif atau lempeng positif dan bumi sebagai lempeng kedua dimana awan melepaskan muatan listrik dari awan. Perpindahan muatan negatif ke muatan positif, energi yang dilepaskan begitu besar sehingga menimbulkan rentetan cahaya, panas, dan bunyi. Muatan yang terkandung adalah muatan negatif pada awan, pembuangan itu disebut elektron yang terjadi karena beda potensial antara awan dan bumi yang begitu besar.

Fenomena petir menurut konsep fisika dan Proses Terbentuknya Petir

Fenomena Petir Menurut Konsep Fisika

Menurut konsep fisika, petir merupakan lompatan bunga api raksasa antara dua massa dengan medan listrik yang berbeda, lompatan itu terjadi dari satu wan ke awan lain dengan muatan listrik jutaan volt. Bergesekan dengan udara sehingga nampaklah kilatan bunga api. Petir rata-rata memiliki kecepatan 150.000 km/det.

Untuk melindungi diri atau benda-benda dari petir ada beberapa cara yaitu dengan menggunakan penangkal petir yang ditemukan oleh Benjamin Franklin atau metode Sangkar Faraday yaitu metode sederhana dengan melindungi area yang hendak diamankan dengan melingkupinya memakai konduktor yang dihubungkan dengan pembumian. Petir dapat menyambar manusia, hewan, dan benda-benda lainnya, selain itu petir dapat menghancurkan bangunan. Petir yang terjadi dari awan ke awan disebut sheet lightning(kilat tak bercabang). Sedangkan petir yang bergerak dari awan ke tanah disebut fork lightning (kilat bercabang).

Oleh : Intan Nurazizah

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.