Mengenal Eva Ekeblad Penemu Tepung Dari Kentang Yang Jadi Doodle Google

Mengenal Eva Ekeblad Penemu Tepung Dari Kentang Yang Jadi Doodle Google
0 19

Hari ini, Senin (10/7/2016) laman mesin pencari Google, menunjukkan ilustrasi Sebuah papan kayu talenan dengan potongan kentang di atasnya kemudian membentuk kata “Google”. Gambar di laman mesin pencarian terbesar dunia ini hadirkan doodle spesial Eva Ekeblad, sebagai bentuk penghormatan dalam rangka memperingati hari ulang tahun Eva Ekeblad yang ke-293.

Penemu Tepung Dari Kentang

Wanita kelahiran Stockholm Swedia ini, merupakan seorang agronom, ilmuwan, sekaligus bangsawan terhormat. Ia dikenal luas ketika berhasil membuat ekstraksi alkohol dan tepung dari kentang pada tahun 1746. Dalam Sejarahnya, kentang telah diperkenalkan ke Swedia kisaran Tahun 1658. Namun, hanya dibudidayakan di rumah kaca dan itu hanya ada di kalangan aristokrat. Kemudian, Eva Ekeblad mencoba membuat kentang lebih merakyat, dan berkat beliau kentang menjadi makanan pokok orang Swedia.

Dengan merakakyatnya Ketang, ternyata berdampak juga pada penanaman kentang secara massal di negara Swedia pada masa itu. Tentu ini berimbas pada banyak hal. Semula gandum yang jadi pemasok utama bahan roti, mulai kehilangan tempat dikalangan petani Swedia. Hadirnya, Eva Ekeblad dengan kontribusi pada penemuan agronomnya kemudian menjadikan pasokan gandum dan jelai untuk membuat roti semakin meningkat. Dampak positifnya tentu mengurangi angka kelaparan di Swedia.

[irp posts=”3855″ name=”Tokoh Hermeneutik Muslim Temporer”]

Tak hanya sampai di situ, Eva Ekeblad juga menemukan metode pemutihan tekstil kapas dan benang dengan sabun yaitu  pada Tahun 1751. Ia juga ikut andil dan mampu mengsubstitusi bahan-bahan berbahaya dalam kosmetik dengan menggunakan bunga kentang.

Perempuan Pertama Akademi Ilmu Pengetahuan Kerajaan Swedia

Pada Tahun 1748, Kerajaan Swedia menjadikan Eva Ekeblad sebagai perempuan pertama yang masuk keanggotaan Akademi Ilmu Pengetahuan Kerajaan Swedia pada 1748. Tentu atas segala kontribusi yang telah diberikan beliau. Kemudian, Tiga tahun setelahnya yaitu pada Tahun 1751, Eva Ekeblad didaulat sebagai anggota kehormatan pada organisasi kaum akademik tingkat tinggi.

Perbedaan latar belakang tidak lantas membuat Eva Ekeblad enggan berkecimpung di dunia pertanian, dia yang berasal dari darah biru dipercaya untuk mengurus tiga perkebunan oleh keluarganya. Sosok yang digambarkan sebagai orang yang tempramental, namun Eva Ekeblad adil dan melindungi kaum petani.

[irp posts=”18494″ name=”H.O.S Tjokroaminoto Inspirator tanpa Batas| Tokoh Politik Islam Indonesia Part 9″]

Perempuan tangguh tersebut juga sering menggelar salon -sebutan untuk perkumpulan antarbangsawan- di rumahnya. Sosoknya yang ramah dan membumi meninggalkan kesan yang mendalam bagi masyarakat Swedia hingga kini. Ia menghembuskan nafas terakhir pada 1786 di usia ke-61. Namanya dan kontribusinya masih terus dikenang dan dirayakan dengan doodle oleh Google.

Frofile Lengkap Eva Ekeblad

Lahir : 10 Juli 1724, Stockholm, Swedia
Meninggal : 15 Mei 1786, Lidköping, Swedia
Anak : Ulrika Fock Ekeblad, Agneta Sofia Ekeblad, lainnya
Buku : Children, learning, numbers
Orang Tua : Magnus Julius De la Gardie, Hedvig Catharina De la Gardie
Saudara kandung : Hedvig Catharina von Fersen, lainnya

[irp posts=”19643″ name=”Google Doodle Victor Hugo Sang Pembangkang Yang Romantis”]

[irp posts=”10338″ name=”Memex Search Engine Tercanggih Yang Mengalahkan Google”]

-[Ali Alamsyah]

Komentar
Memuat...