Inspirasi Tanpa Batas

Mengenal Lebih Jauh Dokter Yang Berhasil Mengislamkan Jutaan Orang – Part 1

0 40

Konten Sponsor

Sebenarnya kewajiban untuk menyebarkan islam kepada seluruh kalangan umat manusia. Bukan hanya di peruntukan bagi seorang Da’i (penyebar agama) ataupun seorang yang ahli agama saja. Tetapi juga untuk seluruh umat Islam yang ada di dunia ini. Oleh karena alasan tersebut. Seorang dokter, bernama Zakir Naik tergugah hatinya untuk menyebarkan agama Islam di dunia dan di zaman yang modern ini.

Hatinya semakin bulat membanting setir dari seorang dokter menjadi seorang Da’i. Ketika banyak kalangan orang-orang tak bertanggung jawab yang mencitrakan Islam sebagai Agama Teroris, Agama kekerasan, Agama Poligami, Agama Arab dan citra-citra negative lainnya. Terutama di kalangan masyarakat Barat. Utamanya setelah kejadian WTC pada tanggal 10 September 2001.

Siapa Dokter Yang Berhasil Mengislamkan Jutaan Orang Tersebut ?

Dokter tersebut bernama Dr Zakir Naik. Dia dilahirkan di India, tepatnya di kota Mumbai. Pada tanggal 18 Oktober 1965. Ibunya bernama Pochamma Naik dan ayahnya bernama Abdul Karim Naik. Pendidikan sekolah Dr Zakir Naik emban di St. Peter’s High School, Mumbai. ( Yahya : 10 )

Sedangkan Pendidikan dasar dan menengahnya ia emban di Kishinchand Chelaram Collage, Mumbai. Kemudian ia melanjutkan studinya di Topiwala National Medical Collage & BYL Nair Charitable Hospital. Disini Zakir Naik menikmati pendidikan sainsnya, terutama dalam bidang ilmu medis. Dan berjasa terhadap pengetahuan saintifik Zakir Naik terhadap perjuangan Dakwah Islamiyah di Dunia. (Yahya : 11 )

Pendidikan terakhirnya ia jalani di The University of Mumbai dengan gelar MBBS (Bachelor of Medicine and Surgery). Dengan pengetahuan tentang ilmu medis dan operasi inilah. Kelak di jadikan sebagai jalan dakwahnya yang rasional, ilmiah dan ilmiah saintifik. (Yahya : 12)

Bagaimana Bisa Seorang Dokter Mampu Mengislamkan Jutaan Orang ?.

Ia memang merupakan seorang Dokter yang telah menguasai bidang kesehatan dan medis. Tetapi ia juga merupakan seorang ahli agama yang telah menguasai bidang keagamaan Islam (ilmu tauhid, ilmu akhlak, ilmu al-Quran dan ilmu al-Hadits) dan menguasai bidang keagamaan non-islam (kitab suci Bible). Hal tersebut ia peroleh ketika menjadi mahasiswa perbandingan agama. (Yahya : 37 )

Kedua bidang tersebut itulah yang di jadikan sebagai bekal untuk menyebarkan Agama Islam. Sekaligus menghapus seluruh citra negatif Islam, utamanya di kalangan Barat. Dengan corak yang rasional dan ilmiah saintifik. Karena ia menyadari bahwa dengan hanya menggembor-gemborkan suatu hal yang irrasional tentang Islam. Orang-orang akan sulit menyadari bahwa Islam adalah agama yang rasional dan ilmiah.

Apa yang dilakukan Dr Zakir Naik selama ini tak lepas dan inspiratornya yaitu Ahmed Deedat yang sering beradu angumentasi dengan para tokoh agama yang lain. Beberapa kali Dr Zakir Naik sempat melayangkan surat untuk adu argumen dengan para tokoh gereja, namun tidak ada satu pun yang merespon dan berani menghadapinya.

Tak salah jika Dr Zakir Naik mendapat julukan “Ahmed Deedst Plus” karena dikatakan lebih ditakuti oleh para tokoh agama lain dengan argumentasinya yang tak terpatahkan.

Contoh Dakwah Dr. Zakir Naik yang digambarkannya dengan rasional

Zakir Naik berkata “Jika membuka aurat adalah style hidup modern, berarti binatang jauh lebih modern dibandingkan manusia”. Dampak negative dari mempertontonkan aurat sendiripun tidak bisa diremehkan begitu saja, oleh kita. (Yahya : 36)

Kita ambil contoh kasus pemerkosaan yang merupakan dampak negative dari mempertontonkan aurat. Sebagian besarnya terjadi di negara yang beranggapan bahwa membuka aurat adalah pola hidup modern.

Zakir Naik melanjutkan percakapan diatas dengan mengatakan, bahwa FBI mencatat pada 1990 ada 1.215 wanita diperkosa. Kasus ini hanya 15% dari kasus yang tidak dilaporkan. Jika menghitung dengan presentase tersebut maka lebih dari 40.000 wanita diperkosa hanya di tahun 1990 saja. (Yahya : 37)

Menurut laporan terakhir 1993, setiap 1,3 menit pemerkosaan terjadi dalam setiap harinya di Amerika yang disebut-sebut memiliki kebudayaan tinggi. Lalu kenapa hal tersebut bisa terjadi di Negara yang menurutnya memiliki kebudayaan yang tinggi. Jawaban yang dilontarkan Zakir Naik adalah karena Amerika memberikan terlalu banyak hak dan kebebasan kepada wanita. ( Yahya : 37 )  -bersambung-

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar