Mengenal Lemak Visceral Pada Berut Buncit

1 41

Sebelum bersemangat mengecilkan perut buncit, alangkah baiknya terlebih dahulu kita tahu pemicu kebuncitan tersebut. Biang keladinya tentu adalah lemak berlebih di perut. Meski tubuh memerlukannya sebagai cadangan tenaga, namun jika timbunan itu berlebih tetap saja dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius. Apalagi, jika letaknya di perut.

Jenis lemak di perut ada dua, yaitu lemak subkutan yang berada di bawah kulit dan lemak visceral yang berada di bawah rongga perut. Obesitas sentral sendiri disebabkan peningkatan lemak visceral, yang disimpan di sejumlah organ internal dalam perut, seperti hati, pankreas dan usus.

Dibandingkan dengan lemak subkutan, lemak visceral memiliki dampak yang lebih buruk. Bahkan juga lebih berbahaya ketimbang lemak di paha dan panggul. Jika jumlahnya berlebih, lemak ini dapat menyebabkan peradangan dan memicu produksi hormon yang dapat mengganggu metabolisme tubuh.

Selain itu, lemak visceral juga mengeluarkan asam lemak bebas, yang dapat meningkatkan kadar kolesterol. Akibatnya, resiko terkena penyakit jantung dan stroke lebih besar. Sifatnya yang mengganggu kerja hormon insulin juga membuat resiko diabetes tipe dua meningkat. Pada wanita, lemak visceral malah dapat memperbesar resiko kanker payudara.

3 Penyebab Perut Buncit

Perut Buncit, memang berasal dari lemak visceral, namun sebenarnya dipicu oleh tiga penyebab. Pertama, usia. Pertambahan berat badan yang akhirnya mempengaruhi pertambahan lemak di perut. Selain itu, metabolisme juga menurun serta tubuh akan kehilangan massa otot, apalagi jika tidak aktif bergerak. Hilangnya massa otot membuat pembakaran kalori dalam tubuh berkurang, akibatnya berat badan meningkat dan perut membuncit.

Kedua, genetik. Mereka yang memiliki orang tuanya gemuk atau obesitas kemungkinan akan mengalami obesitas sekitar 40-50 persen lebih besar dibandingkan dengan mereka yang memiliki orang tua dengan berat badan normal.

Ketiga, gaya hidup. Mengkonsumsi makanan tinggi lemak, gula, garam, mengkonsumsi kalori dalam jumlah berlebih, minuman alkohol dan soda, hingga kurangnya olahraga otomatis akan membuat berat badan meningkat sekaligus perut buncit.

Namun menyimak berbagai penyebab itu, Anda tidak perlu khawatir. Meski secara usia dan genetika memenuhi syarat, kita dapat terbebas dari perut buncit dengan cara menyeimbangkan kalori yang dikonsumsi dan berolahraga secara teratur.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

  1. Khavid Khalwani/1415104050/T.IPSB/3/IAIN SNJ CIREBON berkata

    Memperhatikan pola makanan serta olahraga yang teratur merupakan cara terbaik untuk meminimalisirkan penumpukan lemak yang berlebih. Namun yang lebih penting dari semuanya untuk menurunkan kadar lemak ataupun glukosa pada tubuh secara baik adalah dengan cara puasa. Karna puasa mengistirahatkan kerja usus besar, kecil dua belas jari, lambung yang sangat besar setiap harinya sehingga dengan puasa cara kerja organ tersebut menjadi lebih baik dan metabolismepun menjadi lebih lancar.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.