Inspirasi Tanpa Batas

Menikah dengan Pasangan Seumuran Tidak Bertahan Lama, Mitos atau Fakta?

0 1.845

Konten Sponsor

MITOS Menikah Dengan pasangan Seumuran – Jaman dahulu kala, banyak orang yang menikah dengan perbedaan umur yang sangat jauh. Mereka beranggapan menjalin hubungan dengan seumuran itu gak mungkin bertahan lama. Beda umur yang dimaksudkan yaitu, perempuan lebih muda beberapa tahun atau bahkan beberapa puluh tahun dibawah laki – laki. Kenapa begitu? Bukannya itu doyan kimcil, pedopil atau apalah itu sejenisnya. Meskipun sebenarnya itu semua udah di pertimbangkan secara matang oleh kedua belah pihak dan keluarga masing – masing tentunya.

Mereka beranggapan bahwa perbedaan usia antara suami-istri yang terpaut agak jauh, mempunyai banyakmanfaat. Pertama, apa bila suami lebih tua otomatis istri akan akan lebih menghormati suami, peran istri tidak terlalu dominan, Sehingga terhindar dari pertengkaran rumah tangga. Kedua, menikah pada usia muda akan memberikan dampak positif terhadap psikologis si perempuan dan akan sangat terlihat apabila sudah mempunyai buah hati, sang perempuan akan sangat dekat hubungannya dengan si buah hati.

Merasa usia masih muda juga akan sangat membantu sang ibu mendidik anaknya dengan hubungan yang dekat. Ketiga, masa menopause yang akan d alami si perempuan, dikarenakan umur si laki – laki yang sudah sepuh maka menopause yang datang kepada perempuan bukanlah momok yang menakutkan. Karena ketika menopause datang, si laki -laki sudah menurun gairahnya.

  • Menikah dengan Pasangan Seumuran Tidak Akan Bertahan Lama

Mereka beranggapan jarang pasangan yang bisa bertahan lama dan harmonis menjalani hubungan jika mereka seumuran. “Yang cuma bisa bertahan lama dari pasangan yang seumuran itu cuma Habibie dan Ainun doang.” Katanya. Memang sih Pak Habibie dan Bu Ainun itu pasangan terso-sweet di Indonesia, tapi buktinya ada kan yang bisa punya pasangan seumuran sampai akhir hayat.

Persepsi bahwa pasangan ideal itu di lihat dari sisi umur, yaitu laki – laki harus lebih tua dari si perempuan, dengan alasan bermacam – macam di antarnya: Laki – laki harus lebih dewasa di banding perempuan, laki – laki harus bisa melindungi perempuan, laki – laki harus lebih mapan dari perempuan dan seterusnya. Tapi masa iya sih, kedewasaan, kemapanaa dan kesiapan itu hanya di ukur dari segi usia? Siapa yang bisa menjamin laki – laki berusia 25 tahun lebih dewasa daripada laki – laki usia 20 tahun?

Selama Anda saling mencintai dan bisa memahami satu sama lain, hubungan asmara tersebut pasti akan baik-baik saja. Rahasia sukses sebuah hubungan asmara, bukanlah pada usia. Yang terpenting adalah, komunikasi, berkompromi dan bagaimana kita bisa menciptakan waktu yang berkualitas saat berduaan. Komunikasi yang bagus adalah bumbu untuk hubungan sehat.

Berbicara adalah cara yang paling mujarab untuk mengungkapkan isi hati. Komunikasi yang baik yaitu belajar terbuka dan jujur. Ucapkan apa yang ada dalam pikiran dan perasaan Anda. Selain itu Juga belajar untuk mendengarkan pasangan tanpa menuduh. Perhatikan juga pola hubungannya, jadikan pasangan kita sebagai partner yang hubungannya berlandaskan rasa cinta dan kasih sayang.

  • Fakta Menikah Dengan Pasangan Seumuran

Seperti halnya B.J.Habibie dan Ainun mereka salah satu pasangan yang usianya hanya terpaut beberapa bulan tapi mereka bisa menjadi pasangan paling fenomenal dengan kesetiaan dan keharmonisannya dalam menjalin sebuah bahtera cinta selama 48 tahun sampai di akhir hayatnya Ibu Ainun. Ada beberapa perekat sehingga cinta mereka benar – benar fenomenal, yaitu diantaranya:

  • Segala sesuatu memang perlu di rencanakan, meskipun masa perkenalan BJ.Habibie dan Ainun di bilang singkat, namun keduanya beranggapan semakin cepat melabuhkan cinta dalam bahtera pernikahan, semakin banyak waktu yang tidak terbuang percuma, oleh sebab itu setelah hati keduanya sudah saling terpagut mereka tak menunda waktu lagi untuk melangsungkan pernikahan. Seperti halnya Ainun yang selalu setia mendampingi BJ. Habibi kemanapun sang suami bertugas beliau selalu mendampinginya dengan penuh setia.
  • Dengan beragam kesulitan yang di lewati oleh BJ. Habibi dan Ainun saat berada di Jerman, apapun yang di rasa halal di kerjakan oleh BJ. Habibie sembari menyelsaikan Study Doctornya, sementara Ainun melupakan sementara karir dokternya dan berkonsentrasi terhadap manajemen kluarganya di rumah Ainun selalu berusaha untuk tidak bergantung pada orang lain, semua hal yang bisa dilakukan sendiri di tanganinya tanpa menunggu sang suami.
  • Habibie – Ainun bisa saling menghayati dan mendalami perasaan masing. Adakalanya sang suami terpuruk dalam sebuah kekecewaan hingga membuat semangatnya benar – benar jatuh, dalam kondisi seperti itu istri dengan segala upaya berusaha untuk kembali membangkitkan semangat dan gairah hidup suami. Begitupun sebaliknya.

Ternyata tak sesulit itu menjalin hubungan dengan pasangan seumuran, mereka hanya sedang gak tahu aja, bahwa punya pasangan seumuran itu banyak banget sisi positifnya.

  • Sisis Positif Menikah Dengan Pasangan Seumuran

Obrolannya sama jadi nyambung, beda kalau pasangannya beda generasi yang satu bercanda, satunya nganggap serius. Yang satu ngomongin apa, satunya ngerasa itu gak penting untuk diomongin. Beda kalau seumuran. Bawaannya apa-apa jadi fun! Bisa ketawa bareng bahkan untuk hal yang gak penting, membicarakan hal-hal kekinian, dan seterusnya.

Pergaulan yang sama, cara bergaul yang hampir sama, lingkup pertemanan yang hampir sama, membuat kiata bisa lebih menjadi diri sendiri gak perlu so’ dewasa, gak so’ pendiam. bahkan kita bisa melewati hal-hal seru bersama.

  • Kesimpulan

MITOS Menikah Dengan pasangan Seumuran – Tak ada yang mendominasi, kalau beda usia yang tua akan cenderung pengen dipatuhin dan diikutin. Sedangkan kalo seumuran, itu jarang terjadi. Yang ada, kita saling mengisi, sama-sama belajar dari pasangan masing-masing.

wanita selalu lebih dewasa dari laki – laki yang seumuran, karna memang perempuan memiliki sifat keibuan yang membuat mereka lebih menggunakan perasaannya, berbeda dengan laki – laki yang kadang sedikit punya sifat teledor, egois, dan keras kepala. Namun saat momen itulah perempuan bisa menjadi motivator paling dahsyat dalam sebuah hubungan.

Bisa saling memberi ruang untuk bermimpi panjang,  kita gak mau kan diburu-buruin nikah? kuliah aja belum kelar, khususnya bagi pihak perempuan. Nah masalah kayak gini biasanya dialami oleh mereka yang berhubungan dengan beberapa tahun yang lebih tua atau lebih mapan duluan. Tapi kalau kita seumuran, kita akan saling memberi ruang untuk merajut mimpi. Fokus pada kuliah dan masa depan yang panjang. Jadi kita lebih bisa menentukan pilihan tentang jalan hidup yang ingin kita ambil.

Akhirnya, jika kita berjodoh, kita akan menua bersama, keriput bersama dan ompong bersama. Jadi gak ada tuh cerita istri dicemburuin suami karena sang istri masih cantik sementara suami sudah keriput sana sini. Kita akan saling mengisi baik saat masih cantik dan ganteng, ataupun saat sudah sama-sama tua. Dan inilah ending yang di idam – idamkan bagi semua pasangan yaitu bisa menghabiskan waktu bersama sampai tua bahkan sampai akhir hayatnya. So’ Why Not???? ** (Syifa)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar