Menjadi Dewasa itu Pilihan gak Mungkin dihidari dan Gak Bisa Diburu-buru

0 73

Dewas itu fase setelah petualangan kamu di masa anak-anak selesai. Dewasa itu Fase dimana kamu mulai punya harapan. Ya, sebuah harapan yang titik akhirnya satu yaitu kebahagiaan. Dewasa itu Fase dimana ketakutan kamu mulai bertukar, dari yang tadinya cuma takut akan gelap jadi takut kalau kamu gagal menggapai impianmu. Begitulah kiranya yang di katakan Christina Cooper dalam puisinya Welcome Me, Adulthood

Nah jadi Dewasa itu sebuah kata namun artinya banyak. Kenapa “dewasa” bisa punya bermacam-macam arti? karena sesungguhnya, dewasa itu bukan cuma tentang bertambahnya umur, bertambahnya tinggi badan, dan bertambahnya teman. Tetapi masih banyak faktor penentu yang lain yang jika dijelasin akan susah banget buat diekspresikan, susah dicerna. Yang pasti dewasa itu dijalani dan difahami. Nah dari itu ada beberapa hal yang perlu kamu tau seperti apa dewasa itu?

Jangan Terburu-buru Menjadi Dewasa?

lah kenapa? stttt… Menjadi dewasa itu gak gampang guys.. gak semudah pengucapannya. Jika dulu saat remaja atau masa anak-anak kita pengen banget cepet dewasa, pengen banget cepet gede atau dalam pikiran kita dulu tersirat “asik dan bebasnya kalau jadi dewasa” ternyata itu hanya imajinasi saja. Lah,, soalnya setelah usia menginjak dewasa ko kelakuan masih kayak anak-anak, sebagian lagi banyak ngeluh, gak sedikit juga yang ingin kembali ke masa anak-anak. Why? Ada apa dengan dewasa? Menakutkan kah?

Jawabanya cukup sederhana Jangan terburu-buru menjadi dewasa, dewasa itu tidak semuanya menyenangkan. Jadi biarkana waktu menntukan. Buat yang baru lulus SMA, ini kesempatan buat ngurangin hal-hal yang sering kamu lakuin yang gak memiliki bobot manfaat.

Nah buat kamu yang baru lulus kuliah, ini proses pendewasaan kalian dimulai dari sini. Kalian bakal mulai berurusan sama proses pencarian pekerjaan, harus mulai berurusan dengan pertanyaan kapan nikah? kerja apa? dan banyak lagi pertanyaan yang gak pernah kamu temui di masa anak-anak dan masa kuliah kamu.  sama pajak, dan tanggung jawab lain yang dateng tanpa ujung, pekerjaan, pajak, sama tanggung jawab ini gak sungkan-sungkan buat mengintimidasi kalian kalau kalian gak siap buat menghadapi kerasnya perlakuan mereka.

Dalam Proses Pendewasaan Akan Dipertemukan Dengan Pilihan Hidup

Proses pendewasaan juga akan mempertemukan kamu dengan beberapa hal yang membuat kamu dilema. di antaranya memilih pilihan hidup, menetukaan pasangan atau dilema akan masa depan kamu akan seperti apa. Heiii jangan salah buakan hanya itu dilema ini kadang menguntit dan seakan ada ditiap tempat. Lalu seperti apa mengatasinya?

dimanapun langkah kaki membawa raga yang cuma bisa pasrah ini. Dilema memilih pasangan hidup, dilema memilih pekerjaan, serta dilema-dilema lain yang kadang berkaitan dengan proses eliminasi kebiasaan masa kecil yang udah dianggap tabu di fase dewasa. Proses mengubah kebiasaan kan susah banget, ya gak. Dan semua harus dihilangkan demi fase kedewasaan kamu berjalan lancar. satu pertanyaan, kalian siap?

Banyak Yang Harus Disiapkan Banyak Yang Harus di Kerjakan

terlalu banyak yang harus dikerjain, tapi terlalu sedikit waktu yang tersedia. Sebenernya masalah ini sudah dihadapin di fase anak-anak juga, satu hal yang membedakan dengan fase dewasa adalah, lagi lagi, umur. kenapa umur? karena bertambahnya umur ini berbandingan terbalik dengan kekuatan fisik, kemampuan berpikir, dan fungsi tubuh lain yang berkaitan dengan kemampuan beraktivitas. Karena kerjaan makin banyak dan kemampuan fisik makin berkurang ini kadang waktu ngambil tempat buat memperparah keadaan dengan seolah-olah berlaku terbatas.

Dewasa itu Gak Bisa di Hindarin

Saat masa anak-anak yang biasanya diisi dengan teriak minta tolong, nangis, tidur, makan dan lain-lain, ini bakal bakal kamu rindukan setelah kamu udah masuk fase kedewasaan. Semua akan berganti seiring tekanana dari lingkungan, kebutuhan dan cara pandang pada hal-hal di sekitar kamu.

ini bisa di hidari? tentu tidak. Dewasa itu gak bisa kamu hidari walaupun ada saat kamu Rindu Masa Anak-anak. Pergaulan ditingkat orang dewasa dengan anak-anak juga beda banget, berbeda dari segi materi pembicaraan, orang yang dihadapi dan gak bisa dipungkiri kalau akan ada masanya kamu sebagai orang dewasa merindukan fase anak-anak dimana semua berjalan smoooth, serba mudah dan tinggal menadah.

Ingat jika masa Anak-anak hidup dengan fantasi dan imajinasi, tapi gak semua imajinasi dan fantasi ini berlanjut ke fase dewasa. Pembahasan ini sengaja di peringan, agar kita terbiasa dan sadar dewasa itu penting walaupun dengan segala problematikanya. Jadi sekarang saatnya siapkan diri kamu, ngejalanin hidup dewasa itu asyik walaupun sulit. [aL]

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.