Menjaga Keindonesian: Budaya Bangsa Yang Tertukar

0 66

MENJAGA Keindonesian – Indonesia bukan hanya negara yang menjadi bagian dari negara yang dijadikan rekan kerja sama bagi negara-negara tetangga atau negara lainnya. Dengan letaknya yang terlewatri oleh garis khatulistiwa, Indonesia menjadi bagian dari salah satu negara yang subur. Tak heran ketika saat ini Indonesia, selain dijadikan sebagi rekan kerjasama baik dalam bidang sosial, budaya, politik atau ekonomni. Indonesia juga bisa sajah menjadi musuh bagi negara-negara lain.

Hal ini tak bisa dihindari karena persaingan internasional antar negara saat ini semakin meningkat. Munculnya budaya lain ke Indonesia baik budaya yang bernilai positif ataupun budaya yang bernilai negatif, dengan bahasalainnya budaya yang baik atau budaya yang kurang baik. Tak bisa kita elakan bahwa itu merupakan pengaruh dari persaingan antar negara dalam bidang budaya, sosial, politik atau ekonomi yang muncul ke negeri ini.

Pertukaran budaya yang dihasilkan antar negara saat ini, tak mungkin bisa kita dihindari. Karena, itu merupakan buah dari hubungan antar negara yang telah melakukan kerjasama baik dibidang budaya, sosial, politik dan ekonomi.

Dampak Negatif Kerjasama Antar Negara

Dampaknya adalah banyak masyarakat melakukan pembiasaan budaya yang muncul dari negara lain, dan dilakukan terus menerus. Sehingga, diadopsilah seolah-olah kebiasaan itu merupakan buda kita sendiri. Seperti budaya individualisme, fashion, hiburan malam dan pola konsumtif.

Ketika seseorang tidak mampu membuat filter akan budaya yang mucul tersebut, maka akan mempengaruhi terhadap perilaku sosial mayarakat. Dan lebih luasnya bahkan akan membentuk pengikisan budaya-budaya yang sudah menjadi warisan nenek moyang negara ini.

Sifat atau karakter gotong royong yang menjadi warisan budaya bangsa Indonesia, sangat sulit dijumpai dalam Masyarakat saat ini. Baik di perkotaan ataupun di pedesaan yang dulu menajadi bagian ciri khas masyarakat pedesaan.

Fashion yang menjadi kebanggaan bangsa Indonesia yang diwariskan oleh nenek moyang kini semakin sulit dijumapai. Tetapi justru fashion yang merupakan pengaruh budaya luar yang saat ini mudah dujumpai. Seperti berambut pirang, berpakaian terbuka dan banyak lainnya. Lambat laun hal demikian akan mempengaruhi perilaku dan pola pikir masyarakat Indonesia kedepannya.

Melihat kejadian tersebut diabad 21 (dua satu) perjuangan kita kali ini bukan menjaga kemerdekaan tetapi menjaga keindonesiaan. Jika orang tua dulu mati-matian mejaga kemerdekaan, kita saat ini bagaimana bisa menjaga keindonesiaan dimana yang menjadi keindonesiaan kita adalah pancasisla, kebhinekaan dan budya.

Mempertahankan Budaya Bangsa

Bagaimana saat ini kita bisa mejaga keindonesiaan dengan cara menjaga nilai-nilai pancasila, menjaga nilai-nilai kebhinekaan dan menjaga kebudayaan kita. Dengan usaha menjaga keindonesiaan melaui pola perilaku dan kehidupan masyarakat, dengan terus menjalankan butir-butir pancasila, menjaga kebhinekaan dan melestarikan budaya yang menjadi warisan bangsa.

Ditengah-tengah persaingan yang muncul antar negara merupakan betuk nyata bahwa kita sedang menjaga keindonesiaan. Dengan sifat seperti ini yang tertanam dalam sikap seluruh masyarakat Bangsa Indonesia. Budaya-budaya asing yang muncul ke Indonesia tidak akan mudah menciderai budaya-budaya warisan bangsa. Dan Indonesia akan terus menjadi negara yang merdeka ditengah-tengah kejamnya persaingan antar negara di dunia.**(NN)


Penulis : Nunu Nurfirdaus, M.Pd

Komentar
Memuat...