Mental Pengusaha di Era Globalisasi

0 7

Mental Pengusaha Di Era Globalisasi. Umat Islam Indonesia, tampaknya perlu dengan segera menghadirkan kembali mental entrepreneur. Sebab mental semacam ini, bukan hanya sejalan dengan mental ketuhanan, tetapi, juga merupakan mental asli Muslim. Mental pengusaha itu, menurut saya penting untuk terus diformulasi guna mendapatkan sesuatu agar umat Islam Indonesia memiliki kemampuan membagikan sesuatu ke ranah publik.

Kita harus mulai menghentikan suatu mental lain yang selalu ingin mendapatkan sesuatu. Mengapa? Sebab mental mendapatkan, biasanya beriringan dengan keinginan menyimpan entah untuk siapa dan karena apa. Hari ini dan untuk seterusnya, mari kita biasakan mental entrepreneur, agar umat Islam mampu memberi sesuatu, sekecil apapun pemberian itu untuk orang lain.

Pengusaha adalah Mental Mukmin

Mental pengusaha yang dicirikan dengan kemampuan memberi, sejatinya adalah tradisi kemukminan. Inilah pola hidup yang tampaknya telah lama ditinggalkan masyarakat Muslim. Dalam perspektif masyarakat Musli, kemampuan memberi akan menjadi cara kita untuk mengabadikan diri kita di tengah segenap kesementaraan hidup yang tengah dilalui.

Bagaimana cara melakukannya untuk menjadi pengusaha agar memiliki mental pengusaha dimaksud. Ciri Khas seorang yang spesifik dari pengusaha adalah keberaniannya untuk memulai, siap menerima resiko dari setiap pilihan yang diambil, penuh pertimbangan dalam memutuskan sesuatu, selalu menciptakan peluang baru guna menghidupi orang banyak dan tentu yang paling penting adalah kemampuan beradaftasi.

Banyak orang ingin belajar jadi entrepreneur (berwirausaha) namun terlalu takut untuk memulai. Ketakuan akan kerugian, takut tidak laku jika membuat barang atau jasa dan ketakutan lain yang sebenarnya belum tentu terjadi. Akibatnya, banyak orang yang kemudian tidak jadi memiliki kemampuan berwirausaha.

Mental Pengusaha tidak seperti itu. Para pengusaha akan meyakinkan dirinya untuk tidak takut, karena ia memiliki keyakinan yang utuh bahwa langkahnya adalah benar. Dengan kesabaran dan keuletan yang dimiliki para entrepreneur atau para pengusaha, mereka akan mampu menciptakan suasana baru dan dunia baru. Bagian tertentu yang dapat dilihat dari produk para pengusaha itu adalah apa yang kita saksikan dari dunia ini. Yu kita mulai. By. Prof. Cecep Sumarna

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.