Take a fresh look at your lifestyle.

Menyusun Abstrak Penelitian dalam 30 Menit

0 251

Abstrak merupakan sebuah rangkuman atau ringkasan inti dari sebuah karya tulis ilmiah yang sangat singkat. Abstrak ditulis untuk membantu seorang pembaca agar dapat dengan mudah dan cepat untuk melihat tujuan dari penulisannya. Di dalam dunia akademik, tulisan pendek ini digunakan oleh institusi/lembaga/organisasi pendidikan sebagai informasi awal atas sebuah penelitian ketika dimasukkan dalam jurnal, konferensi, lokakarya, atau yang sejenisnya. Abstrak ditempatkan pada bagian awal artikel ilmiah.

Penulisan abstrak yang baik perlu beberapa hal yang harus dipertimbangkan mengingat bagian ini merupakan bagian artikel yang dibaca setelah judul. Sangatlah beralasan, dibaca atau tidaknya suatu artikel ilmiah tergantung pada kesan yang diperoleh pembaca saat membaca abstraknya. Menurut beberapa penulis mengemukakan bahwa bagian artikel yang paling sulit dikerjakan adalah abstrak. Sebelum kita menulis abstrak, maka penting bagi pemula untuk memahami konsep dasar tentang pembuatan abstrak dibawah ini.

Tujuan Pembuatan Abstrak

Ada beberapa tujuan pembuatan abstrak menurut Santoso (2009)  antara lain :

Pertama. Melengkapi tulisan ilmiah seseorang. Salah satu unsur yang tidak bisa dipisahkan dalam dunia akademik khususnya penelitian yakni abstrak. Seperti diawal paragraph disinggung bahwa abstrak merupakan salah satu syarat dalam penerbitan karya ilmiah seperti jurnal, skripsi, thesis atau disertasi dan lain-lain.

Kedua. Membantu memperoleh informasi penelitian.  Abstrak memberikan informasi seputar hasil penelitian yang telah dilakukan. Informasi itu dapat berupa tujuan penulisan, metode penelitian, populasi, sampe dan hasil yang diperoleh. Dalam bagian ini penulis harus menggunakan pemilihan bahasa yang baik agar mampu menarik para pembaca membuka lebih jauh hasil penelitianya. Gambaran utama yang memang perlu diperhatikan.

Ketiga. Mengatasi kendala bahasa. Abstrak digunakan untuk mengatasa kendala bahasa artinya bahasa yang digunakan dalam abstrak adalah kata yang mudah dipahami oleh pembaca. Tidak ada istilah asing yang muncul.

Sifat-sifat Abstrak

Berdasarkan tujuan diatas maka kita pun perlu mengetahui sifat-sifat abstrak antara lain sebagai berikut :

  • Ringkas. Bahasa yang digunakan efektif dan efisien, penulis menghindari pemborosan kata. Setiap unsur hendaknya diungkapkan dalam kalimat yang singkat dan jelas, dengan demikian keseluruhan abstrak menjadi tidak terlalu panjang.
  • Jelas. Pesan yang disampaikan dalam abstrak harus jelas maksud dan tujuanya, tidak diperkenankan menggunakan bahasa yang ambigu atau multi tafsir
  • Tepat. Pemilihan kata (diksi) yang baik dan tepat agar abstrak kita tepat sasaran pada pembaca
  • Berdiri Sendiri. Abstrak harus berdiri sendiri, memiliki tempa khusus yakni dibagian awal setelah cover penelitian.
  • Objektif.  Apa yang ditulis dalam asbtrak sudah seharusnya sama dengan hasil penelitian yang kita lakukan. Tidak diperkenankan merubah data atau hasil penelitian. Sampaikan apa adanya didalam abstrak tersebut. Abstrak harus bersifat informatif dan deskriptif, artinya setiap informasi yang terkandung pada abstrak tersebut harus berdasarkan fakta. sangat tidak diperkenankan untuk mencantumkan informasi yang tidak ada faktanya yang jelas dalam isi artikel pada suatu abstrak.

Aturan Penulisan

Menurut beberapa referensi mengungkapkan bahwa format penulisan abstrak adalah sebagai berikut.

  • Awal kalimat merupakan kata benda.
  • Terdiri dari maksimal 250 kata, diluar kata depan dan kata sambung.
  • Dalam bentuk satu paragraf.
  • Menggunakan spasi 1.
  • Menggunakan huruf Times New Roman.
  • Terdapat kata kunci yang terdiri dari maksimal 5 kata dan disusun secara alfabet.
  • Ditulis sebelum bab pendahuluan.
  • Rata kiri-kanan.
  • Ditulis dengan huruf Times New Roman ukuran 12 pt.

Konten Abstrak

Setidaknya ada empat cakupan isi yang ada didalam abstrak penelitian diantarnya :

  • Masalah utama yang diteliti dan ruang lingkupnya.
  • Metode yang digunakan
  • Hasil yang diperoleh.
  • Kesimpulan utama dan saran yang diajukan (bila ada).

Menulis Abstrak dalam 30 menit

Pertama. Tahap persiapan.

Untuk menulis abstrak dalam waktu singkat (30 menit) ada beberapa hal yang perlu disiapkan, Misalnya, Bab I Pendahuluan, Bab III Metode Penelitian dan Bab V Penutup.

  • Pada Bab I Pendahuluan kita mengambil/mengkopi tujuan penelitian untuk dimasukan dalam abstrak.
  • Pada Bab III Metodologi Penelitian. Kita dapat mengambil data seperti metode penelitian (kuantitatif/kualitatif), teknik pengambilan data (angket, kuesioner, obervasi, wawancara) dan jumlah populasi sampel penelitian.
  • Bab V Penutup. Kita dapat mengambil hasil penelitian, tidak perlu melihat lagi Bab IV Pembahasan lagi.Mempersiapkan dan melaksanakan proses ini memerlukan waktu sekitar 5 menit.
Kedua. Tahap indentifikasi

Sebagai Peneliti, anda semestinya fokus penelitian dijelaskan secara singkat agar pembaca memahami apa yang diamati oleh seorang peneliti di dalam penelitiannya.

Contoh :

Salah satu metode yang sering diterapkan dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) yaitu metode sosiodrama. Metode ini menekankan pada penguasaan bahan pembelajaran melalui pengembangan imajinasi, daya ekspresi dan penghayatan siswa. Proses ini memakan waktu sekitar 5 menit. Jumlah kata yang digunakan hanya 25

Ketiga, penulis perlu menggambarkan secara jelas desain penelitian yang dilakukan dalam proses pencarian jawaban atau solusi atas persoalan yang diangkat di dalam penelitiannya. Desain langkah penyelesaian masalah ini oleh mahasiswa lazim dikenal dengan istilah Metode Penelitian.

Contoh :

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauhmana pengaruh sosio drama terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas lima yang berjumlah 30 siswa. Pengumpulan data dilakukan deangan observasi, wawancara, dokumentas dan pemberian evaluasi berupa tes tertulis. Proses ini memakan waktu sekita 5 menit. Jumlah kata yang digunakan sebanyak 34

Keempat, selanjutnya penulis menjelaskan hasil temuannya kepada pembaca. Beberapa peneliti menganggap hasil temuan yang diungkap tidak perlu mengungkap pembahasan yang dilakukan karena hal itu justru akan membuat pengulangan isi tulisan. Jelas maksudnya karena bagian pembahasan temuan penelitian juga diurai di dalam bagian kesimpulan.

Contoh :

Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa: (1). Metode sosiodrama mampu meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKn kelas V  di SDN 1 Ciputat Kecamatan Ciawigebang Kabupaten Kuningan. Hasil belajar siswa rata-rata pada kondisi awal adalah 64. Setelah penelitian prestasi belajar mampu diperbaiki menjadi 75,20. (2). Nilai t hitung adalah sebesar –8.043 dengan signifikan 0.000. karena nilai signifikan 0.000 < 0.05 maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak, artinya rata-rata nilai pre-tes dan pos tes tidak sama atau berbeda. dengan demikian dapat dinyatakan bahwa Ha diterima. Proses ini memakan waktu sekitar 10 menit. Jumlah kata yang digunakan sebanyak 117

Tahap terakhir, bagian kesimpulan dan review

Bagian ini tetap mendapatkan perhatian penting sebagai bagian akhir dari paragraf. Pada bagian ini kadangkala sejumlah peneliti menyisipkan rekomendasi penelitian namun tanpa pembahasan atau uraian yang panjang. Lebih lanjut, tidaklah lazim sebuah abstrak diisi oleh nama si penulis serta para pembimbing tulisannya, apalagi hal itu ditulis dalam huruf cetak tebal.

 Contoh

Jadi dapat disimpulkanbahwa ada Pengaruh Metode Sosiodrama Terhadap Prestasi  Siswa Pada Mata Pelajaran Pkn Di SDN 1 Ciputat Kecamatan Ciawigebang Kabupaten Kuningan Tahun 2017. Proses ini memakan waktu kurang dari 5 menit. Jumlah kata yang digunakan sebanyak 24

Naah… mudah bukan? Penulis menyadari bahwa membuat abstrak penelitian memang tidak bisa diselesaikan dalam satu kali penulisan. Sama halnya dengan penulisan esei (essay), penulisan abstrak juga memerlukan latihan agar bisa menciptakan hasil tulisan yang baik. Tulisan ini hanya bentuk opini dan motivasi agar kita terus berkembang kearah yang lebih baik lagi. Aldy Nurcahya

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar