Inspirasi Tanpa Batas

Menyusuri Indahnya Taman Nasional Indonesia Part-1

0 23

Konten Sponsor

Kekayaan alam Indonesia memang sudah diakui dunia, dengan julukan Heaven Eart disandangnya karena kekayaan alam Indonesia yang subur dan hasil bumi yang melimpah. Begitu juga pemandangan yang disajikan alam Indonesia begitu memanjakan mata.

Selain pantai dan gunung, Indonesia juga memiliki banyak taman nasional yang patut kamu kunjungi. Taman nasional sendiri merupakan kawasan pelestarian alam yang memiliki ekosistem yang asli. Dikelola dengan system zonasi yang dapat dimanfaatkan untuk penelitian, pengetahuan, Pendidikan, budidaya, dan pariwisata.

Nah, apakah kamu penasaran dan ingin segera menjelajahi taman-taman nasional yang terdapat di Indonesia? Yuk simak!

1. Taman Nasional Gunung Leuseur

taman nasioanal gunung leuseur
Sumber

Taman Nasional Gunung Leseur merupakan taman nasional yang terdapat di antara kabupaten Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Singgkil, Aceh tenggara, Aceh Tamiang, Provinsi Aceh dan Kabupaten Dairi, Gayo Lues, Karo, Langkat, dan Provinsi Sumatera Barat.

Ditetapkan pada tahun 1980 sebagai Cagar Biosfer oleh UNESCO, taman nasional ini menjadi lokasi konservasi dan pembangunan keanekaragaman hayati. Taman Nasional Gunung Leuseur tendiri dari ekosistem pegunungan, hutan pantai, dan hutan hujan tropis dataran rendah.

Saat mengunjungi taman nasional ini kamuu akan mersakan serunya trekking menyusuri hutan belantara dengan segenap keanekaragaman flora dan fauna nya. Jika kamu beruntung kamu dapat menemukan Gajah Sumatera, kambing hutan, orang utan hingga Harimau Sumatera. Bulan Juli hingga Oktober merupakan waktu terbaik untuk mengunjungi taman Nasional ini.

2. Taman Nasional Ujung Kulon

taman nasional ujung kulon
pantai pulau peucang (sumber)

Taman Nasional Ujung Kulon merupakan salah satu taman nasional di Indonesia yang diresmikan paling awal. Terletak di bagian ujung Pulau Jawa bagian barat dengan luas sekitar 122.956 hektar. Taman ini mendapat penghargaan dari UNESCO pada tahun 1991 sebagai salah satu situs warisan dunia.

Di taman nasional ini kamu dapat menemukan banyak pemandangan yang begitu cantik, seperti jeramnya sungai, air terjun, putih nya pasir pantai pulau Peucang, sumber air panas, taman laut dan situs peninggalan budaya.

Tempat ini menjadi habitat asli sekaligus perlindungan bagi badak jawa yang saat ini sudah tinggal puluhan ekor tersisa.  Selain itu, kamu juga dapat menemukan banyak babi dan monyet yang hidup secara liar. Waktu terbaik untuk mengunjungi taman nasioanal ini adalah pada bulan April hingga September.

3. Taman Nasional Baluran

taman nasional baluran
sumber

Taman Nasional Baluran merupakan kawasan yang terletak di Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur. Taman nasional ini merupakan taman savanna terluas di Pulau Jawa dengan luas sekitar 25.000 hektar. Ditaman ini juga terdapat Gunung Baluran yang sudah tidak aktif.

Ratusan rusa berlarian menuju kubangan air menjadi pemandangan alam yang indah memukau. Tidak hanya itu, kamu juga dapat melihat merak jantan melebarkan ekornya untuk menarik perhatian sang betina. Dan juga terdapat puluhan kerbau yang gagah dan lain-lainya dapat kamu saksikan di taman nasional ini.

4. Taman Nasional Kepulauan Seribu

taman nasional kepulauan seribu
sumber

Taman Nasional Kepulauan Seribu merupakan kawasan yang terdiri dari gugusan karan yang membentuk pulau pulau kecil ataupun besar. Dikawasan ini setidaknya terdapat 78 pulau yang tingginya tidak lebih dari 3 mdpl.

Ditaman nasional ini kamu dapat menemukan lebih dari 54 jenis kerang keras atau lunak, 2 jenis kima, 3 kelompok ganggang, 6 jenis rumput laut, 144 jenis ikan, dan 17 jenis burung pantai. Di tempat ini juga kamu bias menyaksikan peneluran penyu sisik dan penyu hijau yang tergolong langka. Waktu terbaik untuk mengunjungi taman nasional ini adalah bulan Maret hingga Mei.

5. Taman Nasional Way Kambas

taman nasioanal way kambas
sumber

Taman Nasional Way Kambas merupakan taman nasional yang terletak di Kecamatan Labuhan Ratu, Lampung Timur. Dengan luas sekitar 125.621 hektar, ekosistem dikawasan ini terdiri dari hutan dataran rendah yang terdiri dari hutan air tawar, hutan pantai, dan padang alang-alang. taman ini difungsikan sebagai pusat perlindungan Gajah.

Taman nasional ini berdiri sejak tahun 1985. Sekitar 200 ekor gajah sudah berhasil dijinakan dikawasan ini. Tidak hanya itu di kawasan ini juga terdapat International Rhino Foundation yang menjaga badak agar tidak punah. Waktu terbaik untuk mengunjungi taman ini adalah pada bulan Juli hingga September.

To be continued…

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar