Meracik Cinta dalam Bingkai Tuhan

10 795

Lyceum.id menghadirkan puisi cinta dan ketulusan, yang membangunkan jiwa kemanusiaan dan ketuhanan. Dalam daftar yang kami terima di redaksi lyceum, setidaknya ada 15 penulis yang mengirim puisi dalam sebulan terakhir, dan beberapa diantaranya telah kami terbitkan seperti puisi karya Ibu Lilik Isdianawati, Pandi Galapagos, Mamat dan beberapa penulis puisi lainnya. Setelah kami top upgrade, puisi-puisi sejenis ini, akan kembali kami hadirkan melalui Hipster Lyceum. Meracik Cinta dalam Bingkai Tuhan

Kami memberi apresiasi terhadap karya seni dan sastra, karena melalui karya sejenis inilah, otak kanan manusia akan teraktivasi. Kali ini kami hadirkan, puisi karya ibu Euis Istifadah Syakir, M.Pd. dosen Institut Agama Islam Bunga  Bangsa Cirebon dan Guru di MTs. Al-makmur Cirebon. Berdasarkan data yang ditulisnya, puisi ini ia susun pada kisaran 15 atau 16 tahun yang lalu, saat mungkin penulis puisi ini sedang berada dalam masa remaja akhir atau masa masuknya usia dewasa awal. Karena itu, puisi ini, sangat cocok untuk mereka yang masih muda dan remaja saat ini.

Aroma Cinta di Pagi yang Sejuk

Di awal pagi yang sejuk tentangmu menyapa
Sendiri dalam sepi bayangan menjelma
Mengajak nurani berjalan dan bercerita cinta
Indah penuh asa dengan senyum penuh makna.

Kulihat raut langka dalam jumpa
Hadir seonggok raga milik sang kuasa
Menari kian kemari dalam asa menghibur logika
Indah terlihat begitu nyata di jendela mata

Aku terlena dalam waktu menahan jiwa dan raga
Tak sadar segala aktivitas cinta terbengkalai begitu saja
Terasa hanya damai bahagia tentram di upuk cerita
Mengalun nyanyian indah dalam nyata membawa asa melanglang buana

Bersamamu terasa penuh cita asa cinta juga pesona bahagia
Raga takkan lelah seperti dirasa dan hati yang tentram selamanya
Nyanyian dalam nyata berganti tema
Aku dan dirinya terus bersama dalam irama cinta

Berjalan dan berlari menjelajah angkasa
Sesaat hasyrat asmara menjerat sukma
Tak kuasa noda indah hadir antara air mata dan ceria
Memunculkan kesadaran sang surya kian memaksa
Menyudahi perjalanan dalam nyanyian nyata

Dan …. bayangan cinta penuh bahagia
Tak kuasa tak bisa diam saja meninggalkan jiwa yang terpenjara
Hati berkata raga memaksa bangkit menuju mihrab cinta
Tertulis rasa yang tengah dirasa

Tertuang dalam kata penuh makna dan tiada dusta
Wahai raga yang langka dalam jumpa
Harapan pasti kau membuka dan membaca pesan jiwa

Harapan hati sudilah jemari membalas kata
I love you selamanya di mihrab cinta
dalam nyata saat mengakhiri panggilan cinta.

Cirebon, Juli 2001

 

Menjalani Takdir Cinta

Selalu terbersit wajahMu dengan wajahnya
Selalu ketika di tempat antara kuasa dan rasa
Sungguh aku telah kalah ketika rasaku terhadapnya bertahta
Sungguh aku juga tak berdaya dalam takdirNya
TakdirMu dan wajahmu

KuasaMu tak jua meredam segala rasa
Rasa estetis nan eksis dan mendera dalam jiwa
Duuuh … jiwa dan ragaku telah tergadai rasa dan asa
Meskipun siksa terbelalak di pelupuk mata

Aku tetap kalah dan tak berdaya.
Wahai siksa… rasa … asa … kuasa dan cinta
Kapan dan manakah yang kan menenangkan jiwa selamanya
Kapan lakonku tak lagi menderita dan melelahkan jiwa

Cintamu dan cintanya Tuhan
Memaksa aku tuk berpura dalam
Kenyataan dalam kebohongan dan rahasia
Kejujuran tersimpan tak dapat dibuka dan dikata

Sungguh sulit selalu melilit jiwa dan raga
Biarlah … demi baktiku padaMu serta huru hara tak menimpa
Demi rasaku padamu yang membara dan apa adanya
Kujalani takdir yg entah kapan ujungnya

Takdir indah dan mempesona namun menyiksa jiwa
Selalu ku tunggu ujungnya dengan harap diwarnai bunga beraroma bahagia
Namun tetap wajahMu dan wajahnya
Selalu mempesona dalam hati dan jiwa serta raga.

Cirebon, Agustus 2001

Puncak Asmara

Canda tawa dan ceria mewarnai liku perjalanan menuju puncak asmara
Lurus berliku berbelok berputar tak jera
Turun dalam bahagia terkadang meninggi penuh ceria
Terhenti tak pasti berjalan kembali ke semula

Begitu rupanya cinta
Tiada lelah hanya senang yang terasa
Ada bahagia beriring cemas kadang beradu kuasa
Kembali terhenti namun tiada pasti kembali

Mata hati jiwa dan raga mencari alasan sejati
Tak ingin diketahui keberadaan diri
Terus lagi … berjalan berputar tiada henti
Berbelok mencari kedamaian dan ketenangan kian pasti

Berhenti … membiarkan keinginginan
hasrat kebahagiaan, kecemasan dan kesenangan
Selalu menghampiri secara bersama

Ooh … cinta
Aroma rasa asmara dan cinta
Bergulat menghiasi keterlenaan dan kenikmatan sejati tak berperi
Indah … melupakan diri dan segala kedirian yang ada

Melebur kerinduan dan rasa yang menggoda
Bahagialah cinta menghapus derita dan lelah dalam jiwa
Biarkan tersiram kesejukan cinta
Cinta nan indah tak tergantikan

Cinta nan abadi penuh misteri
Cinta nan sekejap menyimpan bahagia dalam dekap
Oooh cinta …
Aku berbunga beraroma surga dunia

Beraroma noda mewangi sepanjang masa
Terhenti kesadaran terkoyak keyakinan
Sejenak cinta pudar pekat dalam ketakutan
Inilah cinta bersandar keimanan dan nalar

Kembali lurus dan berjalan ke tepian kesadaran
Berbelok dan berliku menuju kesejatian dan keharusan
Tak henti segera mencari perlindungan dan tempat pulang
Di senja penuh cemas dengan kebahagiaan penuh harapan

Cirebon, Juli 2001

 

  1. Titi Heryati berkata

    Cinta
    Cinta memang tidak bisa terlepas dari suatu kehidupan. Karena pada hakikatnya setiap manusia dianugrahi cinta. Jadi jangan merasa heran ketika kita merasa jatuh cinta, karena cinta adalah anugrah dari tuhan. Namun cinta harus dilandasi dengan keimanan agar cinta yang kita miliki tidak berubah menjadi nafsu belaka.

    “Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu Yang menciptakan kamu dari satu jiwa dan darinya Dia menciptakan jodohnya, dan mengembang-biakan dari keduanya banyak laki-laki dan perempuan; dan bertakwalah kepada Allah swt. yang dengan nama-Nya kamu saling bertanya, terutama mengenai hubungan tali kekerabatan. Sesungguhnya Allah swt. adalah pengawas atas kamu”. (An Nisa: 1)

  2. Titi Heryati berkata

    *

  3. E. Istifadah Syakir berkata

    Terima kasih banyak buat yang sudah membaca puisi saya. Semoga bermanfaat

  4. Anggih Setiawati berkata

    ANGGIH SETIAWATI
    1608104017
    T.IPS A Semester 1

    Cinta adalah sebuah rasa dimana setiap makhluk hidup pasti akan merasakannya. Cinta merupakan suatu rasa yang mutlak dan murni Allah SWT, oleh sebabnya cinta yang benar adalah cinta karena Allah bukan cinta karena kecantikannya, ketampanannya, hartanya, ataupun tahtanya. Karena cinta yg murni, cinta yang suci itu mengalir begitu saja, tidak peduli bagaimana rupanya dan bagaimana tahtanya. Sejati nya cinta itu datang karena Allah, untuk Allah, dan kembali lagi kepada Allah. Karena sejatinya Dia lah yang maha pemilik segala rasa, bukan saya, dia ataupun mereka yg berkuasa. Cintailah pasanganmu karena – Nya, sang penguasa yang maha kuasa. Bukan hanya sekedar untaian kata ataupun rasa, karena cinta itu adalah anugerah Tuhan. Jadi jika kalian ingin mencintai dan dicintai, maka cintailah Tuhanmu ( Allah ) terlebih dulu. Baru kalian semua akan merasakan cinta yang indah nan damai.

  5. AFINAH NGIZATIN berkata

    AFINAH NGIZATIN
    1415104007
    SEMESTER 3 IPS
    cinta,cinta antra insan itu timbul dengan sendirinya dengan berjalanya waktu kita sering bertemu,bercada gurau,saling menyapa perasan itu timbul dengan sendiri.
    cinta itu selalu terselip bayangan nya, dimanapun dan kapan pun selalu membayangin wajahnya teringat canda tawanya yang wewarnai kehidupan menjadi lebih berwarna tidak mengenal lelah hanya rasa senang dan bahagia saat bersamanya….
    tapi, kita sebagai makhluk ciptaan tuhan jangan pernah juga lupa atas cinta tuhan yang telah diberikan kepada kita yang tak pernah henti-hentinya tuhan selalu cinta kepada kita …
    jadi, kita harus mencintai tuhan terlebih dahulu baru kita mencintai insan.

  6. Diaz Ayu Sudwiarrum berkata

    Diaz Ayu Sudwiarrum
    1415104029
    Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial A/3
    IAIN Syekh Nurjati Cirebon

    Ketika Tuhan menciptakan mahluk nya dia selalu menggunakan cinta , bahkan ketika tuhan menciptakan manusia pertama kali pun juga dengan cinta , awal kisah hidup manusia pertama kali bercerita tentang kisah “cinta” antara adam dan hawa ,Nabi Muhammad di utus oleh Allah Swt pun salah satu nya adalah untuk mengajarkan kan cinta kepada sesama manusia , mengajarkan tentang keharmonisan satu sama lain , juga mengajarkan cinta dalam berumah tangga nya .Kehidupan ini memang sudah di bentuk sedemikian rupa oleh tuhan dengan perasaan cinta , mahluk nya pun ia beri rasa cinta , karna kehidupan kita ini tidak bisa jauh-jauh dari cinta , dalam hal kita mencintai seseorang kita harus mencintai dia atas dasar cinta allah terlebih dahulu lalu cinta kepada orang tersebut , kenapa kita harus cinta kepada allah terlebih dahulu karna hanya allah lah yang menentukan kita berpasangan pada siapapun yang menurut nya pantas , juga karna hanya allah lah yang bisa membolak-balikan perasaan , maka dengan itu jika kita mencintai seseorang cintailah dia dengan jalan allah , berbuat baik lah agar allah memantaskan kita dengan dia yang kita cinta karna orang baik akan mendapatkan pasangan yang baik pula. karna tuhan menciptakan hidup ini sebenar nya di penuhi oleh rasa cinta.

  7. Intan berkata

    cinta?
    mengejarnyapun penuh tanya.
    mungkin hanya Tuhan yang berhak menjawab.

    1. alialamsyah
      alialamsyah berkata

      cinta itu anugrah tuhan, wajar jika sebagian memilih “Tuhan yang berhak menjawab”. tapi, alangkah lebih arif jika kita dapat menjawabnya sendiri, sebagai bentuk fitrah manusia yang memiliki sifat Ketuhanan.

  8. BETTY NOVITA SARI berkata

    An: BETTY NOVITA SARI
    T. IPS SEM 3/A IAIN SYEKH NURJATI CIREBON JAWA BARAT
    NIM: 1415104018

    Alhamdullillah saya sdh membaca puisi tentang meracik cinta dengan tuhan cukup menarik bagi saya. Pelajaran yang dapat diambil hikmah nya untuk anak muda zaman sekarang. Bagi saya cinta itu mutlak akan datang pada diri seseorang dimanapun dan kapan pun. Jadi kita seorang yang mempunyai rasa cinta , haruslah mempunyai rasa tenggang rasa dan harus berbagi.

    Dilihat dari sisi positif puisi ini cinta selalu akan dimaknai dengan kata tuhan. Kenapa bisa gitu? So rasa cinta tidak bisa tumbuh sendiri apabila tidak ada kehendak dari-Nya.
    Banyak bersyukur lah bila kita menjalan kan cinta dengan tenang. Tidak menggebu gebu dalam segala hal. Selalu santai. Mahabbah harus harus dan harus selalu kita tingkatkan.

    Mencintai seseorang intinya jangan dilihat dari luarnya saja. Isi nya juga harus paham antar kedua insan. Jangan merasa bangga ketika cinta sudah kita dapat terus kita lupa akan tuhan.

    Semoga comen ini bermanfaat bagi semua yang membaca. Bila ada salah kata mohon dimaafkan. Terimakasih

    1. alialamsyah
      alialamsyah berkata

      Tanks… BETTY NOVITA SARI semoga anda juga bisa ikut berpartisipasi di Lyceum Indonseia dengan berbagi karya, Agar bisa ikut andil bebagi kepada pembaca setia Lyceum Indonseia.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.