Inspirasi Tanpa Batas

Metode Pembelajaran Cooperative Learning

0 1.091

Konten Sponsor

Banyak metode yang digunakan untuk melakukan pembelajaran di sekolah. Berikut ini, penulis akan mencoba menjelaskan beberapa metode-metode pembelajaran yang biasa digunakan guru di sekolah. Guru yang melakukan proses belajar mengajar pada bidang studi yang diampunya.

Setidaknya terdapat beberapa kebiasaan dalam mengajar. Seperti metode Cooperative Learning, Metode ceramah, Metode tanya jawab, Metode diskusi dan Metode pemberian tugas. Selain tentu masih terdapat metode lain seperti: Metode kerja kelompok, demonstrasi dan eksperimen. Terdapat metode lain yang rupanya diambil dari dunia seni. Hal ini terlihat dari metode: Sosiodrama, problem solving, sistem regu, latihan, karyawisata, survey masyarakat dan simulasi.

Metode-metode di atas juga sering digunakan para mahasiswa yang sedang menyusun skripsi atau karya tulis ilmiah lain. Untuk dijadikan bahan penelitian sehingga dengan menggunakan metode-metode tersebut di atas dapat menyelesaikan atau memecahkan  masalah dalam proses pembelajaran sehingga mendapatkan kesimpulan yang diharapkan. Meski sangat singkat, akan penulis gambarkan metode cooperative learning berikut ini.

Metode Cooperative Learning

Cooperative Learning biasa diterjemahkan dengan belajar dalam prinsip yang koperatif. Metode ini paling sering digunakan untuk melakukan pembelajaran. Mengapa? Karena selain mudah diterapkan, metode ini juga dapat menyenangkan peserta didik karena dilakukan secara bersama-sama.

Metode Cooperative Learning adalah salah satu cara mengajar dengan jalan melatih siswa menghadapi masalah. Peserta didik dilatih memecahkan masalahnya, baik secara sendiri maupun bersama-sama. Langkah yang digunakan, biasanya dengan cara mengerahkan segala kemampuan yang dimiliki peserta didik dalam bentuk pikiran, kemauan, perasaan serta semangat untuk mengetahui pemecahannya sampai pada suatu kesimpulan yang diharapkan.

Metode ini, adalah bagian dari model inteactive learning yang menghimpun kekuatan dan potensi yang dimiliki setiap peserta didik untuk turut serta menganalisis berbagai keadaan yang terjadi.

Perlu Diperhatikan

Untuk melaksanakan metode cooperative learning yang baik dan efektif, ada beberapa persoalan yang harus diperhatikan. Persoalan dimaksud adalah:

  1. Metode tersebut harus dianggap paling tepat untuk pembelajaran tertentu yang berlangsung dalam kegiatan pembelajaran.
  2. Guru harus meng’itikadi bahwa metode tersebut digunakan dengan maksud untuk melatih siswa berfikir kritis dan dinamis, sehingga setiap pembelajaran dengan model ini dapat meningkatkan perkembangan intelegensi.
  3. Guru harus meng’itikadi bahwa metode tersebut digunakan dengan maksud untuk melatih siswa agar memiliki kearifan hidup secara bersama di tengah segenap perbedaan yang terjadi.
  4. Bentuk metode ini dapat bervariasi artinya dapat berbentuk pertanyaan, dapat pula dalam bentuk tugas atau pernyataan tertentu yang memungkinkan siswa untuk terlibat aktif dalam proses pembelajaran yang dilangsungkan.
  5. Seluruh siswa harus mendapat tugas, sehingga tidak ada kesempatan untuk meniru atau menyuruh orang lain.
  6. Memungkinkan bertanya atau tugas berbeda antara satu dengan yang lain sehingga tidak ada kerjasama.
  7. Persoalan atau tugas harus jelas, singkat agar tidak menimbulkan keragu-raguan dan kekeliruan pada siswa.

Setelah memahami faktor-faktor di atas, guru hendaknya memperhatikan langkah-langkah dalam pelaksanaanya. Langkah yang harus dipahami dan digunakan guru, terdiri dari: perencanaan, uji coba dan pelaksanaan dan diakhiri dengan adanya evaluasi. (J.J. Hasibuan dan Mujiono, 1993: 3).

Langkah Cooperative Learning

Terdapat beberapa langkah dalam mengimplementasikan model atau metode ini. Langkah dimaksud adalah sebagai berikut:

  1. Merumuskan dengan jelas kecakapan dan/atau kemampuan apa yang diharapkan dicapai oleh siswa sesudah masalah “digulirkan”.
  2. Mempertimbangkan dengan sungguh-sungguh, apakah metode itu wajar dipergunakan, dan apakah ia merupakan metode yang paling efektif untuk mencapai tujuan yang dirumuskan.
  3. Alat-alat yang diperlukan itu bisa didapat dengan mudah, dan sudah dicoba terlebih dahulu supaya waktu diadakan pemecahan masalah tidak gagal.
  4. Menetapkan garis-garis besar langkah-langkah yang akan dilaksanakan.
  5. Memperhitungkan waktu yang dibutuhkan, apakah tersedia waktu untuk memberi kesempatan kepada siswa mengajukan pertanyaan-pertanyaan dan komentar selama dan sesudah metode itu digunakan.
  6. Selama proses berlangsung, hal-hal yang harus diperhatikan: 1). Keterangan-keterangan dapat didengar dengan jelas oleh siswa. 2). Alat-alat telah ditempatkan pada posisi yang baik, sehingga setiap siswa dapat melihat dengan jelas. 3). Telah disarankan kepada siswa untuk membuat catatan-catatan seperlunya.

Menetapkan rencana untuk menilai kemajuan siswa. Sering perlu diadakan diskusi sesudah penerapan metode cooperative learning berlangsung.

Lakukan Uji Coba

Setelah perencanaan-perencanaan telah tersusun sebaiknya diadakan uji coba terlebih dahulu agar penerapannya dapat dilaksanakan dengan efektif dan tercapai tujuan belajar mengajar yang telah ditentukan dengan mengadakan uji coba dapat diketahui kekurangan dan kesalahan praktek secara lebih dini dan dapat peluang untuk memperbaiki dan menyempurnakannya. Langkah selanjutnya dari metode ini adalah guru memberikan beberapa asumsi-asumsi dasar mengenai suatu objek tertentu yang layak didiskusikan atau dikaji siswa.

Asumsi-asumsi dasar ini tentu saja yang berkaitan dengan permasalahan-permasalahan yang sering dihadapi siswa. Kemudian siswa dibagi menjadi beberapa kelompok, di mana masing-masing kelompok disuruh untuk memecahkan masalah tersebut dengan cara bermusyawarah atau voting.

Dengan demikian unsur-unsur manusiawi siswa dapat dilibatkan baik emosi, intelegensi, tingkah laku serta indera mereka, pengalaman langsung itu memperjelas pengertian yang ditangkapnya dan memperkuat daya ingatnya mengetahui apa yang dipelajarinya. Untuk mengetahui sejauhmana hasil yang dicapai dari penggunaan metode tersebut diadakan evaluasi dengan cara menyuruh murid mempresentasikan apa yang telah dimusyawarahkan.

Pada hakikatnya, semua metode itu baik. Tidak ada yang paling baik dan paling efektif, karena hal itu tergantung kepada penempatan dan penggunaan metode terhadap materi yang sedang dibahas.Guru mengetahui kelebihan dan kekurangan metode-metode tersebut.

Kelebihan dan Kekurangan Metode Cooperative Learning

Penggunaan metode cooperative learning dalam proses pembelajaran memiliki arti penting. Banyak keuntungan psikologis-pedagogis yang dapat diraih dengan menggunakan metode tersebut. Di antara keuntungan itu antara lain:

  1. Situasi belajar anak akan menjadi lebih aktif dan dapat meningkatkan semangat siswa dan tentu siswa akan memiliki kesan mendalam.
  2. Anak didik belajar berfikir kritis, ilmiah dan sistematis.
  3. Menumbuhkan rasa percaya diri terhadap penguasaan materi sehingga akan bersikap objektif.
  4. Menumbuhkan keberanian, kesungguhan dan tanggung jawab terhadap segenap tanggungjawab yang dibebankan kepada siswa.
  5. Dapat menumbuhkan sikap dan jiwa demokratis di kalangan peserta didik

Adapun kekurangan penggunaan metode cooperative learning, sejauh yang mampu peneliti kaji adalah sebagai berikut:

  1. Terkadang guru kesulitan mengevaluasi secara tepat.
  2. Bagi anak yang kurang mampu akan menjadi rendah diri dan cenderung minder bahkan putus asa.
  3. Bila anak didik kurang menguasai masalah, maka sulit bagi guru untuk mengatur waktu, sehubungan waktu kurang memada

Simpulan

Metode cooperative learning adalah suatu metode yang menempatkan seorang guru dengan jalan memberikan pertanyaan-pertanyaan yang mengandung masalah bagi peserta didik, atau meminta peserta didik menyampaikan masalah yang dia miliki, yang harus diselesaikan secara bersama, dengan mengakomodir setiap kemungkinan perbedaan yang terjadi di lingkungan mereka.

Diharapkan ilmu atau keterampilan yang disampaikan lebih bermakna dan lebih kuat tersimpan dalam ingatan masing-masing siswa.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar