Motivasi dalam Belajar

0 1.467

Motivasi dalam Belajar. Motivasi terbentuk dari suku kata motif yang memiliki arti sebuah kekuatan dalam diri individu. Ia merupakan sesuatu yang akan membuat individu bertindak ataupun berbuat sesuatu. Motiv sesungguhnya tidak dapat diamati secara langsung, ia hanya dapat diinterprestasikan melalui tingkah laku, berupa dorongan dan rangsangan sekaligus pembangkit munculnya tingkah laku. (Isbandi R dalam Hamzah B. Uno, 2006). George R. Terry dalam Meokijat (2002) menyebutkan bahwa: “Motivation is the desire within an individual thet stimulateshim or her to acton”. (Motivasi merupakan keinginan di dalam diri seorang individu yang membuat ia terdorong untuk melakukan sesuatu). Selanjutnya, Mc Donald yang dikutip oleh Sardiman (2000) mengatakan bahwa motivasi adalah perubahan energi yang terjadi dalam diri seseorang yang ditandai oleh munculnya “feeling” dengan didahului tanggapan terhadap suatu tujuan.

Mengacu kepada pendapat para ahli di atas maka, dapat simpulkan bahwa motivasi merupakan keseluruhan daya penggerak yang terjadi dalam diri seseorang dan diusahakan untuk menimbulkan serta menjamin kelangsungan kegiatan seseorang. Ia akan menjadi penentu arah dalam mencapai sebuah tujuan

Motivasi Belajar

Motivasi belajar merupakan aspek kejiwaan yang senantiasa mengalami berbagai macam perkembangan. Artinya, ia akan dipengaruhi oleh berbagai kondisi, baik fisiologis maupun kematangan psikologis peserta didik. Hal- hal yang barangkali mampu mempengaruhi motivasi belajar peserta didik diantaranya, cita- cita, kondisi siswa, lingkungan, kemampuan, unsur-unsur dinamis dalam pembelajaran serta upaya guru dalam proses membelajarkan peserta didik. Dalam upaya meningkatkan motivasi belajar peserta didik, tentu akan berkaitan dengan tenaga pengajar yang akan menjadi guru nantinya. Bagi tenaga pendidik, upaya-upaya yang dapat dilakukan diantaranya dalam rangka meningkatkan motivasi belajar peserta didik diantaranya: mengoptimalkan implementasi prinsip belajar, unsur dinamis belajar dan pembelajaran, pemanfaatan pengalaman serta kemampuan siswa, dan pengembangan cita- cita maupun aspirasi belajar. Sedangkan bagi peserta didik, upaya- upaya yang dapat dilakukan terdiri dari segi belajar, seperti memvisualkan materi pelajaran, belajar apapun, dan selalu mengembangkan tujuan belajar. Dari segi guru dan teman, seperti mencari guru ajar dan bergaul dengan orang-orang yang memiliki semangat positif.

Motivasi dapat disebut sebagai dorongan dasar yang mampu menggerakkan seseorang dalam bertingkah laku. Dorongan ini, berada pada diri setiap orang yang berupaya menggerakkan dan melakukan sesuatu. Oleh karena itu, perbuatan seseorang yang didasarkan atas motivasi tertentu selalu akan mengandung tema sesuai dengan motivasi yang mendasarinya (Uno, 2008).  Kekuatan- kekuatan yang ditimbulkan oleh adanya motivasi pada dasarnya dirangsang oleh adanya berbagai macam kebutuhan, seperti: (1) terpenuhinya segala macam keinginan; 2) tingkah laku ; (3) tujuan; (4) umpan balik. Proses interaksi yang demikian sering disebut sebagai produk motivasi dasar (basic motivations process).

Belajar dan Perubahan Perilaku

Belajar merupakan suatu proses perubahan yang terjadi pada tingkah laku seseorang. Hal ini terjadi tentu setelah memperoleh informasi yang menyangkut aspek pengetahuan, ketrampilan maupun sikap. Belajar dalam arti luas merupakan suatu proses perubahan tingkah laku yang dapat dinyatakan dalam bentuk penggunaan, penguasaan, dan penilaian. Ia juga berkaitan dengan sikap dan nilai- nilai pengetahuan serta kecakapan dasar yang terdapat dalam berbagai aspek kehidupan (Uno, 2008).

Ausubel (1986) dalam teorinya menyatakan bahwa belajar merupakan suatu proses mengaitkan sebuah informasi baru pada konsep- konsep relevan yang terdapat dalam struktur kognitif seseorang” (Yamin, 2009). Maka, motivasi dan belajar menjadi dua hal yang saling mempengaruhi satu sama lain. Menurut Iskandar (2009) motivasi belajar merupakan daya penggerak dari dalam diri individu untuk melakukan kegiatan belajar. Kegiatan dimaksud tentu dalam upaya menambah pengetahuan dan ketrampilan serta pengalaman. Motivasi ini tumbuh dan berkembang karena ada keinginan untuk bisa mengetahui dan memahami sesuatu. Ia akan mendorong dan mengarahkan minat belajar peserta didik untuk sungguh-sungguh dalam belajar dan termotivasi untuk mencapai prestasi terbaik.

Maka, motivasi berhubungan erat dengan tumbuhnya minat belajar dan perluasannya merupakan dasar utama dari perbuatan belajar. Salah satu bagian yang integral dan tak terpisahkan dari prosedur belajar adalah adanya bentuk motivasi yang efektif dan efisien.

Oleh: Dulmalik

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.