Beranda » Sosial » Musim Mudik 2017 Google Ikut Berpartisipasi dengan Doodle Spesial

Share This Post

Sosial

Musim Mudik 2017 Google Ikut Berpartisipasi dengan Doodle Spesial

Musim Mudik 2017 Google Ikut Berpartisipasi dengan Doodle Sejarah Singkat Mudik dan Asal Muasal Mudik Mudik adalah kegiatan para perantau atau

Mudik adalah kegiatan para perantau atau para pekerja migran untuk kembali ke kampung halamannya. Mudik itu sangat didentik dengan tradisi tahunan yang terjadi menjelang hari raya besar keagamaan contohnya seperti hari raya idul fitri (Lebaran). Mudik Juga di jadikan salah satu kesempatan untuk berkumpul dengan sanak saudara yang tersebar di perantauan.  Selain itu tentunya juga sowan dengan orang tua.

Kali ini ada yang unik pada tampilan Google edisi 19 Juni 2017, ya google ikut beri selamat mudik pada mayarakat indonesia. Dengan mencantumkan gambar alat transportasi yang biasa di gunakan mudik pada tampilan mesin pencariannya. Dari mulai kendaraan motor, mobil, bajaj, bus dan kereta.

Tidak bisa dipungkiri banyaknya warga yang mudik dan besarnya volume kendaraan di jalan menuju kota-kota tujuan menjadi pemandangan yang tidak asing lagi setiap tahunya saat menjelang lebaran. Antrean kendaraan di ruas tol, kemacetan-kemacetan yang terjadi dipersimpangan jalan menjadi warna tersediri bagi tradisi bangsa kita. Tentu Inilah sepertinya salahsatu alasan google menapilkan doodle mudik.

Rekomendasi untuk anda !!   ‘’Area Bebas Asap Rokok’’ Peringatan Yang Tak di Indahkan

Sejarah Singkat Mudik dan Asal Muasal Mudik

Kata mudik berasal dari kata “udik” yang artinya selatan atau hulu. Pada saat itu di Jakarta ada wilayah yang bernama Meruya Udik, Meruya Ilir, Sukabumi Udik, Sukabumi Ilir, dan sebagainya. Pada saat Jakarta masih bernama Batavia, suplai hasil bumi daerah kota Batavia diambil dari wilayah-wilayah di luar tembok kota di selatan. Karena itu, ada nama wilayah Jakarta yang terkait dengan tumbuhan, seperti Kebon Jeruk, Kebon Kopi, Kebon Nanas, Kemanggisan, Duren Kalibata, dan sebagainya.

Para petani dan pedagang hasil bumi tersebut membawa dagangannya melalui sungai. Dari situlah muncul istilah milir-mudik, yang artinya sama dengan bolak-balik. Mudik atau menuju udik saat pulang dari kota kembali ke ladangnya, begitu terus secara berulang kali. (Wikipedia)

Rekomendasi untuk anda !!   Tips Ini Mungkin Membantu Anda Menghadapi Karyawan Yang Lebih Tua

Untuk mereka yang biasa mudik di setiap tahunya, beban yang paling berat yang dihadapi adalah penyediaan sistem transportasinya. Ini karena secara bersamaan jumlah masyarakat menggunakan angkutan umum atau kendaraan melalui jaringan jalan yang ada sehingga sering mengakibatkan penumpang atau pemakai perjalanan menghadapi kemacetan, penundaan perjalanan.

Ya, mudik identik dengan kemacetan. Namun, jangan sampai memaksakan mudik jika dalam kondisi tidak fit, apalagi membawa kendaraan sendiri. Hati-hati jangan sampai mudik membawa maut. [Ali Alamsyah]

Share This Post

Ali Alamsyah
Sosok muda yang banyak menghabiskan waktu untuk membaca berbagai literatur penting dalam soal ilmu pengetahuan. Hobi traveling, Penyuka Sastra dan sosok dingin dalam menyikapi perkembangan Zaman. Itu juga yang menyebabkan ia pindah haluan dari pekerja profesional perkantoran menjadi webster ilmu dalam dunia maya. Dialah, Bagian tertentu yang menjadikan lyceum menjadi ternama di dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>