Take a fresh look at your lifestyle.

Modal Bisnis yang Paling Utama

0 7

Tahun 2011 ahkhir, penulis mulai bekerja di sebuah perusahan property di Cirebon. Penulis diposisikan oleh perusahan tersebut sebagai staff marketing. Disinilah karir pertama dimulai oleh penulis meskipun saat itu penulis tidak memiliki kemampuan sebagai marketing, karena pada saat itu penulis masih duduk di bangku kuliah yang sebetulnya tidak ada korelasi antara jurusan kuliah yang diambil oleh penulis dengan profesi sebagai marketing. Saat itu, hanya teringat dengan pesan orang tua bahwa “Bisa itu karena biasa”, dan hidup itu kadang-kadang tidak selalu sama dengan apa yang di harapkan, maka karenanya kita harus mampu untuk menghadapi tantangan itu. Modal Bisnis yang Paling Utama kita harus bisa memulai untuk melangkah. Ujarnya…

Dari dasar itulah salah satu tekad penulis memutuskan untuk bekerja sambil kuliah, meskipun teman-teman penulis selalu menyarankan agar tidak bekerja dulu dan tetap focus terhadap kuliah yang sedang dijalani. Konon katanya kalau kuliah sambil bekerja akan mengganggu perkuliahan, tidak sedikit orang yang gagal kuliah karna bekerja. Tetapi, penulis berfikir lain dan tidak terpengaruh terhadap saran teman-teman. Mungkin yang menyebabkan perbedaan pemikiran itu dikarenakan kondisi penulis dengan teman-temannya sangat jauh berbeda. Teman-teman penulis berasal dari keluarga yang ada, sedang penulis sendiri berasal dari keluarga sederhana. Sehingga tidak ada hal lain yang terpikirkan penulis melainkan bagaimana cara penulis bisa meringankan beban orang tua. Minimal nya penulis bisa bertahan  hidup tanpa mengandalkan kiriman orang tua.

Pemimpin tidak Dibatasi Usia

Dengan landasan yang sangat sederhana itu, dalam menjalani pekerjaan. penulis tidak pernah terpikir untuk memiliki karier yang baik seperti halnya pekerja lain pada umumnya. yang selalu dipikirkan penulis pada saat itu adalah bagaimana caranya bisa bekerja dengan baik untuk mencapai hasil yang baik. Penulis hanya menjalankan apa yang semestinya dikerjakan. Karena yakin bahwa ketika bekerja dengan baik maka hasil yang diperoleh pun akan baik. Seiring waktu berjalan, kinerja penulispun mulai ada peningkatan. Saat itu penulis dipercayai oleh atasan dan dinaikan jabatan sebagai Manager Marketing. Sebetulnya penulis sendiri tidak percaya akan hal itu, karena dari awal bekerja pun tidak pernah mengharapkan jabatan. Tapi inilah mungkin perjalan hidup yang seperti tadi pepatah orang tua penulis.

Dengan tanpa beban penulis menjalankan tanggung jawab itu  selama 2 tahun sebagai manager dan Alhamdulillah samapai akhirnya penulis dipercaya lagi untuk memimpin kawasan baru dengan jabatan sebagai Direktur Pelaksana Daerah. Posisi dan jabatan ini, tentunya tidak sebanding dengan usia penulis  yang relative masih muda. tentunya semakin banyak beban yang akan dihadapi. Tidak hanya mengurusi staff seperti halnya ketika berada di posisi manager waktu itu. Kini penulis membawahi beberapa manager dan staff-staff. Yang tentunya dari sisi usia dan kemampuannya pun tidak sedikit yang lebih dari penulis

Di awal perjalanan sebagai pimpinan wilayah, Persoalan pun terus berdatangan silih berganti. Baik dari internal maupun ekternal, gesekan antara pegawai sering terjadi, bisikan-bisikan yang sifatnya provokatif dari pihak-pihak yang berkepentingan setiap saat muncul, seakan penulis sendiri merasa bingun membedakan mana yang benar dan mana yang salah.  Hal inilah yang selau menjadi renungan penulis, yang menyebabkan tidur malam berkurang, makan kadang-kadang terlewatkan, istri kadang-kadang marah-marah karena pulang terlalu malam. Yang menjadi kehawatiran penulis adalah ketidak puasan karyawan terhadap cara yang diterapkan atau mungkin karena penulis sendiri belum melakukan langkah-langkah sebagaimana tugas dan fungsi yang di emban

Keberhasilan Menjadi Pemimpin di Perusahaan

Akhir nya penulis pun sadar bahwa ini suatu realitas yang harus dihadapi, meskipun pertama kalinya dan tidak pernah punya pengalaman mengemban tanggung jawab yang sebesar ini, tapi ada satu keyakinan di dalam hati bahwa ketika berani melakukan sesuatu niscaya akan mendapat hasil, yang terpenting adalah tidak menghindari masalah yang sedang dihdapi dan berpegang teguh terhadap nurani sendiri serta belajar untuk tidak mempercayai orang lain, karena penulis yakin tidak ada rumus hidup yang sama, tidak ada rumus kepemimpinan yang sama, maka naluri lah satu-satu nya kemungkinan yang dapat membimbing penulis

Pada akhirnya, Alhamdulillah persoalan demi persoalan sedikit demi sedikit dapat di selesaikan. Kondisi perusahaan pun mulai kondusif berjalan sesuai dengan perencanaan. Penulis bersyukur terhadap tuhan yang maha kuasa atas keberkahan hidup yang diberikanNya, sehingga membuat penulis tahu akan hikmah hidup, bahwa segala sesuatu itu dapat dijadikan ilmu, tidak hanya dari sesuatu yang baik ternyata dari sesuatu yang buruk sekalipun terdapat ilmu yang dapat dipetik._Iman Solahudin***Iman Solahudin

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar