Nasib Ekonomi Indonesia Di Masa yang Akan Datang

0 496

Lyceum.id: Kondisi Ekonomi Indonesia saat ini mulai dari sektor riil hingga nilai tukar rupiah belum kembali normal. Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) masih saja merajalela dimana-mana, harga sembako terus merangkak naik tidak terkendalikan walaupun disaat tertentu ada sedikit penurunan tapi itu hanya sifat sementara, toh pada akhirnya naik kembali bahkan lebih mahal dari harga-harga sebelumnya. Siapa yang harus bertanggung jawab atas semua ini, pemerintah kah atau rakyat kah? Bagaimana dengan nasib ekonomi Indonesia di masa yang akan datang?

Jika masyarakat mampu mengelola dengan baik. Pemerintah mengeluarkan kebijakan yang pro terhadap masyarakat dan dilandasi dengan dasar kekeluargaan. Ekonomi indonesia di masa yang akan datang akan menjadi panutan semua negara di dunia. Tidak lagi menjadi negara berkembang, namun sudah bergeser menjadi negara maju. Di dasari dengan kemajuan perekonomian bangsa indonesia.

Saya kutif dari pemikiran Bung Hatta yang isnya kurang lebih seperti ini :

“Dalam saat yang singkat ini tentu tak dapat saya merancang susunan ekonomi Indonesia yang selengkapnya bagi masa datang. Hanya beberapa garis yang besar saya dapat di kemukakan di sni. Dasar politik perekonomian Republik Indonesia terpancang dalam Undang-Undang Dasar kita, dalam Bab Kesejahteraan Sosial, pasal 33 yang berbunyi:

  1. Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas azas kekeluargaan.
  2. Cabang Produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.
  3. Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh neagara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.”

Apakah Bentuk Kekeluargaan akan menjadikan Solusi?

Baca Juga: 1000 Budaya Untuk Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Indonesia

Bentuk kekeluargaan merupakan solusi yang sangat bijak dan perlu sadar diri bagi stiap masyarakat untuk menciptakan perekonomian yang stabil. Menciptakan sebuah produk unggul yang bisa diperjual belikan.

Negara tersubur tanahnya memberikan keuntungan untuk dapat dikelola oleh manusia. Sumber Daya manusia yang saat ini masih ada harus mampu mengelolanya sebelum orang asing mengelola apalagi berniat untuk menguasai. Penghasil rempah-rempah yang menjadi salah satu hasil pendapatan ekonomi rakyat dan negara perlu ditinjau kembali. Apakah sudah mampu untuk dikelola sendiri atau perlu bantuan dari pihak luar,

Sinergitas pemegang kebijakan. Karena segala sesuatu urusan kekayaan negara semuanya di atur oleh negara. Maka sebagai pemerintah wajib melindungi dan memberikan dorongan kepada masyarakat untuk ikut mengelola sumber daya yang ada. Pangsa pasar indonesia sangat di perhitungkan oleh negara lain untuk mencipakan perekonomian bangsa. Seperti itulah gambaran penulis, semoga tulisan ini bermanfaat. ** Karim Pamela

Komentar
Memuat...