Inspirasi Tanpa Batas

Orang Hebat selalu Memiliki Tradisi Membaca

Orang Hebat selalu Memiliki Tradisi Membaca
0 30

Ciri orang hebat selalu memiliki tradisi membaca. Orang hebat selalu saja unik. A�Menarik perhatian banyak orang karena kelakuannya yang kadang konyol dan tidak lazim. A�Jika anda pernah mendengar nama Bambang Mustari Sadino, A�atau Bob Sadino, maka, tipikalnya juga unik. Selalu menarik untuk diamati.

Pria ini lahir di Tanjung Karang [Bandar Lampung] pada 9 Maret 1933. Pengusaha di bidang Pangan dan Peternakan ini, meninggal di Jakarta, 19 Januari 2015, di usia yang ke 81 tahun. A�Miliarder Indonesia ini, terbiasa memakai celana pendek dengan baju yang nyentrik. Sering juga memakai kaos dan di kepalanya ada Topi. Persis seperti seorang Koboy jalanan.

Kebiasaan Om Bob ternyata adalah membaca. Membaca apa saja yang membuat dirinya terinspirasi untuk mengembangkan diri dan mengerjakan sesuatu. Membaca adalah bagian penting untuk mengasah nalar.

Pesohor dollar dunia lain juga sama. Kehidupan mereka selalu menarik disimak karena keunikannya. Jika anda bertanya, ooooh mereka begitu, karena mereka kaya. Ia tidak butuh penampilan, dan banyak memiliki waktu senggang. Meski mereka tampak sederhana, tetapi, apa yang dipakainya sesungguhnya mahal.

Oke jika begitu, mari kita lihat kebiasaan orang hebat lain. Miliarder papan atas dunia. Sebut misalnya, Bill Gate. Ia ternyata kutu buku sejati. Pendiri Microsoft tersebut mampu membaca setidaknya 50 buku dalam setahun.A� Bagi Bill Gate, membaca adalah waktu terbaik untuk menjadi seseorang yang ingin tahu. Masalah saya adalah selalu terjaga sampai larut malam, karena saya membaca. Namun setelah aktivitas membaca, maka, rasa lelah di hari berikutnya menjadi hilang.

Bill Gate dan Warren Buffett si Kutu Buku

Lain Bill Gate, lain dengan Warren Buffett. Manusia yang disinyalir Majalah Forbes memiliki harta kekayaan bersih hampir $ 82 miliar ini, ternyata menghabiskan waktunya sebanyak 80 persen untuk membaca. Padahal dia dikenal sebagai investor terbesar sepanjang masa. Selama beberapa dekade, ia yang menjadi CEO di Berkshire Hathaway, yang dijuluki Oracle of Omaha,A� telah menunjukkan kemampuannya untuk membaca Wall Street seperti sebuah buku.

Sosok dikenal sangat tangguh, ketika perusahaan yang dipimpinnya gagal bayar keuntungan ke pemilik saham. Ia langsung menanggung jawabi semua kesalahannya, ketika kegagalan itu menyergap dirinya. Sejak saat itu, Ia dikenal tidak memiliki sipat menyalahkan orang lain, pun ternyata kegagalan itu, justru dibuat oleh anak buahnya.

Membaca memang dapat menginspirasi hidup kita. Tanpa membaca hidup menjadi hampa. Selamat membaca. Prof. Cecep Sumarna

Komentar
Memuat...