Inspirasi Tanpa Batas

Inilah Pemicu terjadinya Konflik Antara Palestina dan Israel

0 911

Apa yang menjadi Pemicu terjadinya Konflik antara Palestina dan Israel? Kapan perang antara warga masyarakat Palestina-Israel ini berakhir ? Bagaimana pula sejarah lahirnya perang antara Israel dan Palestina ini terjadi. Soal-soal tadi, akan dikupas penulis dalam tulisan berikut ini.

Secara apatis, penulis merasa harus menyimpulkan bahwa antara Palestina dan israil akan selalu berperang. Berperang memperebutkan secuil daratan yang melahirkan sejuta penderitaan bagi penduduk setempat, setidaknya sulit berakhir. Inilah Kota misterius bukan hanya karena terdapat didalamnya Sollomon Temple, tetapi, aneka peristiwa suci tiga agama, Yahudi, Kristen dan Islam didalamnya yang sulit dihapuskan.

Yarusalem dan Buyut Tiga Agama Tauhid

Secara tidak disengaja, penulis menemukan sebuah tulisan yang disusun Erica Chernofsky. Ia seorang wartawan BBC London yang lama berkiprah dalam dunia jurnalistik. Sosok ini, mencoba menelusuri mengapa mengapa kota kecil ini penting bagi umat Yahudi, Kristen dan Islam. Hasil riset dia menyebutkan bahwa Jerusalem adalah kota dengan tiga kepemilikan didalamnya. Inilah kota di mana tiga agama [Yahudi, Kristen dan Islam] mengakui kesuciannya, karena merasa memiliki peran didalamnya.

Kita tahu, bahwa tiga agama missionaris ini, berakar dari nenek moyang dan pendiri agama tauhud [monotheisme] yakni Ibrahim. Ibrahim menjadi buyut bagi ketiga agama dengan kemampuan dan kehebatannya masing-masing dalam menerjemahkan kitab suci mereka. Karena itu, Kota Jerusalem selalu bergema di hati umat Yahudi, Kristen, Yahudi dan Muslim. Satu sama lain, jika terusik pasti akan melahirkan buncahan emosi yang tidak terkendali.

Dalam bahasa Ibrani, ia disebut Yerushalayim dan al-Quds  [Arab]. Inilah Kota tertua di dunia. Di masa lalu, kota ini pernah ditaklukan, dihancurkan dan dibangun kembali selama beberapa kali. Inilah yang menyebabkan setiap agama ini, merasa memiliki bagian tertentu, karena sama-sama merasa pernah membesarkan kota ini.

Memang dalam nalar sederhana, mengapa tiga agama yang berbeda ini, tidak mampu hidup bersama. Padahal, sesungguhnya menurut nalar biasa, bentuk saja negara nasionalis dengan pilar tiga agama. Setiap agama hidup dan rukun, satu sama lain saling berdampingan dan saling membesarkan.

Inilah fenomena Timur Tengah. Suatu lokus yang dalam banyak anggapan hanya bisa disatukan oleh manusia sekelas Nabi dan Rasul. Karena Nabi dan Rasul sudah tidak ada, maka, upaya menyatukan mereka hanya ada dalam mimpi yang sia-sia.

Hilangnya Hak Klaim

Karena masing-masing agama memiliki hak klaim yang berbeda, maka, tidak ada satu penduduk dengan agama tertentu, memiliki hak klaim yang tunggal. Karena itu, ketika wilayah ini menjadi fokus tertentu bagi agama tertentu, maka, hal itu pastilah akan memicu konflik.

Berbagai cerita mengenai perbedaan dan konflik antara orang yang berbeda agama, mereka bersatu dalam menghormati tanah suci ini, sebenarnya harus menjadi solusi penting bagi pembentukan negara yang berdaulat.

Coba anda lihat! Kota ini memiliki arsitektur bersejarah yang mencerminkan tiga agama berbeda. Di Kota ini, terdapat pembagian ‘wilayah’ bagi Yahudi, Kristen dan Muslim, dengan ornamen yang juga berbeda. Inilah hak klaim setiap agama baik Yahudi, Kristen maupun Islam.

Jerusalem dikelilingi tembok batu dan menjadi lokasi situs-situs suci tiga agama di dunia. Semua ini berasal dari kenyataan sejarah bahwa Ibrahim adalah Bapak bagi tiga agama ini. Karena ia menjadi bapak bagi tiga agama ini, maka, sesungguhnya konflik antara Yahudi, Kristen dan Islam, adalah konflik tiga saudara.

Jerusalam dengan demikian, seharus mampu mencitrakan bagian-bagian tertentu untuk mewakili populasinya sendiri-sendiri. Kristen memiliki dua ‘wilayah’ karena orang Armenia juga Kristen. Kristen memiliki wilayah paling kecil di antara Yahudi dan Islam.

Kristen secara historis menjadi pusat Armenia tertua di dunia. Menjadi unik karena komunitas mereka telah mempertahankan budaya sendiri dan peradaban di dalam Gereja St James Church dan biara. Dengan nalar ini, maka, hak klaim atau aneksasi antara satu komunitas dengan komunitas lain, akan melahirkan konflik.

Komentar
Memuat...