Inspirasi Tanpa Batas

Pengertian dan Tujuan Internalisasi Nilai Dalam Pembelajaran

54 6.265

Konten Sponsor

Pengertian dan Tujuan: Internalisasi (internalization) adalah suatu proses memasukkan nilai atau memasukkan sikap ideal yang sebelumnya dianggap berada di luar, agar tergabung dalam pemikiran seseorang dalam pemikiran, keterampilan dan sikap pandang hidup seseorang. Internalisasi dalam pengertian dimaksud, dapat pula diterjemahkan dengan pengumpulan nilai atau pengumpulan sikap tertentu agar terbentuk menjadi kepribadian yang utuh.

Internalisasi pada hakikatnya adalah upaya berbagi pengetahuan (knowledge sharing). Internalisasi dengan demikian, dapat pula diterjemahkan sebagai salah satu metode, prosedur dan teknik dalam siklus manajemen pengetahuan yang digunakan para pendidik untuk memberikan kesempatan kepada anggota suatu kelompok, organisasi, instansi, perusahaan atau anak didik agar berbagi pengetahuan yang mereka miliki kepada anggota lainnya atau kepada orang lain.

Tiga Momen Dalam Proses Membangun Pengetahuan

Berger dan Luckmann (1966) menyebut tiga momen dalam proses membangun pengetahuan dalam organisasi, termasuk dalam proses pembelajaran di dalam kelas. Ketiga momen dimaksud adalah: Eksternalisasi, Obyektifikasi dan Internalisasi. Atas asumsi seperti itu pula, penulis memandang bahwa internalisasi adalah suatu model, suatu cara, suatu metode bahkan secara teknis, internalisasi adalah bagian dari upaya berbagi pengetahuan.

Secara konseptual, eksternalisasi pengetahuan adalah proses di mana terjadi pertukaran pengetahuan personal, sehingga pengetahuan dikomunikasikan di antara anggota yang ada. Obyektifikasi pengetahuan adalah proses di mana pengetahuan menjadi realitas obyektif, sehingga pengetahuan tersebut diakui organisasi (komunitas). Sedangkan internalisasi pengetahuan adalah proses di mana pengetahuan yang terobyektifikasi tersebut digunakan personal tertentu dalam mensosialisasikan sikap tertentu atau dari apa yang disebutnya dengan nilai. Internalisasi pengetahuan dilakukan melalui kegiatan pencarian dan menemukan kembali pengetahuan yang tersimpan.

Ada dua kerangka teori yang dapat dijadikan alat analisis dalam mengkaji teori internalisasi. Kedua teori dimaksud adalah psikoanalisis dan psikologi. Kajian psikologi, menyebut bahwa internalisasi, tidak lebih dari sebuah cara membangun dan mengembangkan dimensi-dimensi kejiwaan. Dengan bahasa lain, psikologi mendorong kesadaran kebathinan terhadap nilai-nilai tertentu agar diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam bahasa Achmad Sanusi, internalisasi tidak lain merupakan pengejawantahan perilaku (overt behaviour)  dari pengetahuan yang dimiliki atau harus dimiliki seseorang (covert behaviour). Kajian psikologi melihat internalisasi sebagai aspek-aspek dunia (khususnya aspek orang) di dalam diri rupa agar terjadi internalized yang diambil dari fungsi-fungsi eksternal.

Psikoanalisis, melihat bahwa internalisasi adalah transformasi nilai yang dimiliki kelompok tertentu misalnya dari orang tua kepada generasi sesudahnya. Internalisasi model demikian, akan mendorong pembentukan superego seseorang.

Tujuan Internalisasi

Metode internalisasi, menurut A. Tafsir, memiliki tiga tujuan. Ketiga tujuan dimaksud adalah:

  1. Agar peserta didik tahu atau mengetahui (knowing). Di sini tugas guru ialah mengupayakan agar peserta didik mengetahui sesuatu konsep. Peserta didik diajar agar mengetahui menghitung luas bidang. Guru mengajarkan bahwa cara yang paling mudah untuk mengetahui luas bidang segi empat ialah dengan mengalikan panjang (p) dengan lebar (1) guru menuliskan rumus: luas = panjang x lebar (l = p x 1). Guru mengajarkan ini dengan cara memperlihatkan beberapa contoh bidang. Untuk mengetahui apakah peserta didik telah memahami guru sebaiknya memberikan soal-soal latihan, baik dikerjakan disekolah maupun dirumah. Akhirnya guru yakin bahwa peserta didiknya telah mengetahui bahwa cara menentukan luas bidang segi empat. Selesai aspek knowing.
  2. Agar peserta didik mampu melaksanakan atau mengerjakan yang ia ketahui itu (doing). Dalam hal mengetahui luas bidang seharusnya peserta didik dibawa kealam nyata yaitu menyaksikan bidang (bidang-bidang) tertentu, lantas satu persatu peserta didik (dapat juga dibagi menjadi kelompok-kelompok) mengukur secara nyata dan menentukan luas bidang-bidang itu. Bila semua peserta didik (sekali lagi: semua peserta didik) telah menghitung dengan cara yang benar dan hasil yang benar maka yakinlah guru bahwa peserta didik telah mampu melaksanakan yang ia ketahui itu (dalam hal ini konsep dalam rumus itu tadi). Sampai disini tercapailah tujuan pembelajaran aspek doing.
  3. Agar peserta didik menjadi orang seperti yang ia ketahui itu. Konsep itu seharusnya tidak sekedar menjadi miliknya tetapi menjadi satu dengan kepribadiannya. Dalam hal ini setiap ia hendak mengetahui luas, ia selalu menggunakan rumus yang telah diketahuinya itu. Inilah tujuan pengajaran aspek being.

Pembelajaran Bebas Nilai

Dalam pengajaran yang tidak mengandung nilai buruk-baik (seperti pengajaran matematika itu) proses dari knowing ke doing, dari doing ke being itu akan berjalan secara otomatis. Artinya, bila peserta didik telah mengetahui konsepnya, terampil melaksanakannya, secara otomatis ia akan melaksanakan konsep itu dalam kehidupannya. Nanti dalam kehidupannya, ia akan selalu mengalikan panjang dengan lebar bila mencari luas. Jika ia kurang baik akhlaknya, paling jauh ia menipu angka mungkin ia menipu dalam mengukur panjang atau lebar, tetapi rumus itu tidak mungkin di selewengkannya. Karena itu dalam pengajaran yang tidak mengandung nilai (maksudnya: konsepnya bebas nilai) proses pembelajaran untuk mencapai aspek being tidaklah sulit. Hal itu, menurut A. Tafsir akan sangat berbeda dengan apa yang diajarkan guru dalam bidang sosial, termasuk dalam mata pelajaran agama.

Internalisasi nilai dalam proses pembelajaran, pun dalam soal pendidikan agama dan ilmu-ilmu sosial lainnya, impelementasinya setidaknya membutuhkan motivasi dari seluruh elemen pendidikan. Tidak hanya guru, atau dosen, tetapi, juga pemimpin lembaga pendidikan dimaksud.

Secara teoretik, implementasi motivasi untuk melakukan internalisasi nilai itu, setidaknya membutuhkan tiga pendekatan, yaitu; 1) isi (content), 2) proses, 3) dan pengetahuan. Teori dengan pendekatan isi lebih banyak menekankan pada faktor apa yang membuat individu melakukan suatu tindakan dengan cara tertentu atau nilai tertentu. Tergolong kedalam kelompok teori ini masuk misalnya teori jenjang kebutuhan dari Maslow, yang sepintas terkesan secular karena menjauhkan dimensi keberagaman.

Oleh: Dr. H. Djono

  1. eka ali wahab berkata

    internalisasi adalah memasukan atau mentransfer nilai-nilai keilmuan ataupun moralitas kepada orang lain agar orang tersebut mentransferkan kembali kepada orang lain. begitu pula ketika diskusi mahasiswa di luar mata kuliah.

  2. eka ali wahab berkata

    internalisasi nilai adalah memasukan atau mentransfer nilai-nilai keilmuan terhadap suatu individu yang utuh agar di transferkan kembali kepada orang lain. ini juga bisa di terapkan ketika kita berdiskusi dengan mahasiswa di luar jadwal mk.

  3. Amalia Fitriyanti berkata

    Menurut saya internalisasi nilai yaitu suatu pengetahuan yang kita miliki bahkan suatu pengetahuan yang baru saja kita miliki. Jika pengetahuan yang kita miliki artinya bisa saja kita memberikan pengetahuan kepada orang lain ataupun kelompok. Tetapi jika kita mendapatkan pengetahuan atau pengetahuan yang baru saja kita miliki itu artinya orang lain atau kelompok memberikan pengetahuannya kepada kita.

  4. Siswanto biasa berkata

    Setelah saya membaca artikel ini , saya menangkap bahwa internalisasi nilai merupakan metode atau cara mentranfermasikan ilmu terhadap apa yang diperoleh melalui pendekatan individual maupun kelompok. Pada hal ini transfer ilmu terhadap seseorang dapat menangkap apa yang dipelajari maupun dilakukannya. Maka nilai tersebut akan menjadi poin positifnya.

  5. Futihatus sholihah berkata

    Internalisasi nilai adalah penanaman nilai kedalam kepribadian seseorang dan pada tujuan internalisasi disini memberikan kesempatan kepada anggota lain untuk mensharing pengetahun-pengetahun yang lainnya

  6. Sukinih AR berkata

    Salah satu kelebihan manusia sebagai makhluk Alla SWT, adalah dia dianugerahi fitrah (perasaan dan kemampuan) untuk mengenal Allah dan melakukan ajaran-Nya. Dalam kata lain, manusia dikaruniai insting religius (naluri agama).

  7. Rismawati berkata

    Internalisasi adalah proses mempengaruhi seseorang agar seseorang itu dapat mempengaruhi orang lain. Internalisasi nilai suatu proses untuk memasukan nilai yang ideal. Pengumpulan nilai/pengumpulan sikap tertentu agar terbentuk menjadi kepribadian yang utuh.

  8. Musfiq Hadining Amrullah berkata

    Internelisasi nilai adalah suatuu pengumpulan nilai / sikapa tertentu agara dapat membentuk kepribadian yang baik .
    Hakikat dari internilasi pendidikan adalah suatu metode yang digunakan pendidik untuk membagi pengetahuan dengan nembentuk kelompok kelompok didalam lingkungan kelas dengan tujuan agar bisa saling sharing dengan kelompok lain.
    Tujuan dari internilasasi pendidikan antara lain ialah untuk mendorong siswa belajar untuk mengetahui ( leraning to now), kemudian mendorong siswa untuk belajar untuk bisa ( learning to do, mendorong para siswa untuk bisa menjadi diri sendiri ( leraning to be () dan yang terakhir adalah mendorong siswa untuk belajar mampu( learning to live together)

  9. Febrialdy Imandyanto Kusuma berkata

    Internalisasi nilai adalah suatu perpaduan antara teori yang sudah dilakukan dan di implementasikan ke dunia nyata (doing). tujuan internalisasi yaitu 1. peserta didik megetahui (knowing) 2. peserta didik mampu melaksanakan yang ia ketahui (doing) dan 3. peserta didik menjadi orang yang ia ketahui itu (being).

  10. Nenis Nursona Jamil berkata

    Internalisasi nilai merupakan suatu metode menerapkan nilai nilai ke dalam diri seseorang yang harus dipraktikan dan diimplikasikan pada sikap maupun tingkah laku seseorang dan agar terbentuk kepribadian yang utuh.

  11. Fakhira Alifatunnisa berkata

    Internalisasi nilai adalah pengumpulan nilai atau sikap tertentu agar tetbentuk menjadi kepribadian yang utuh. Sebenarnya Internalisasi merupakan upaya berbagi pengetahuan yang dilakukan seseorang untuk memberikan kesempatan pengetahuan yang mereka miliki kepada anggota lainnya. Tujuan internalisasi yaiti learning to know (belajar untuk mengetahui), learning to do (belajar untuk bisa), learning to be (belajar untuk menjadi diri sendiri).

  12. Maemunah fadillah berkata

    Assalamu’alaikum

    Internalisasi nilai adalah suatu metode atau cara yang dilakukan untuk berbagi pengetahuan. Yaitu dengan proses memasukan nilai atau sikap ideal yang sebelumnya dianggap berada di luar, agar tergabung dalam pemikiran seseorang dalam pemikiran, keterampilan dan sikap pandang hidup seseorang.

  13. dhini apriliani berkata

    Asalamualaikum
    internalisasi nilai merupakan proses memasukan nilai atau sikap ideal yang sebelumnya dianggap berada di luar agar tergabung dalam pemikiran seseorang. Pada hakikatnya internalisasi adalah upaya berbagi pengetahuan . Pendidik jyga bisa memberikan kesempatan kepada anggota suatu kelompok, organisasi dll agar berbagi pengegahuan yang di miliki kepada anggota atau kelompok lainnya
    terimakasih.

  14. yuni anna berkata

    internalisasi nilai merupakan memasukan nilai atau ide yang sebelumnya di anggap berada di luar, agar bisa tehubung dalam pemikiran..internalisasi nilai juga dapat di pasang di lingkungan masyarakat yaitu untuk membangun kepribadian seseorang yang sesuai dengan nilai-nilai yang berlaku

    1. Cecep Sumarna
      Cecep Sumarna berkata

      Good … mantaplah ini

    2. Lia Herliana berkata

      Internalisasi nilai merupakan proses memasukan nilai atau sikap seseorang yang sebelumnya berada diluar sehingga nilai tersebut dapat dikumpulkan agar menjadi kepribadian yang utuh.
      Internalisasi nilai juga dapat dikatakan sebagai salah satu metode seorang pendidik untuk memberikan dorongan pda peserta didik agar dapat berbagi pengetahuan dengan orang lain.

  15. luinah berkata

    Internalisasi nilai merupakan metode pengumpulan nilai atau pengumpulan sikap tertentu agar terbentuk menjadi kepribadian yg utuh, Dan dapat dilakukan dalam kehidupan sehari hari. Seperti dalam lingkungan sekolahnya, masyarakatnya ataupun dalam lingkungan keluarga itu sendiri.

    1. Sri Anisah berkata

      Jadi internalisasi merupakan sebuah pengumpulan nilai sikap ideal agar tergabung dalam pemikiran , keterampilan dan sikap pandang seseorang. Dalam internalisasi nilai itu terdapat 3 proses yang membangun pengetahuan yaitu internalisasi , eksternalisasi , objektifikasi . Dimana dalam proses ini kita di ajarkan untuk menentukan cara berbagi pengetahuan sehingga akan terjadinya pertukaran pendapat antar individu yang menciptakan sebuah komunikasi yang dapat di realitaskan dalam kehidupan sehari hari. Bahkan dalam kerangka teori menyebutkan ada 2 kajian yang dimana internalisasi menjadi cara untuk membangun kepribadian yang dapat di terapkan dalam kehidupan sehari hari untuk menjadikan pribadi yang menampung semua setandar internalisasi nilai untuk mewujudkan cita-cita disertai dengan penentuan benar atau salahnya sebuah keputusan. Tujuan internalisasi ,untuk mendapatkan pengetahuan sehingga dapat di terapkan dalam kehidupan nyata dan secara kontinue. Dalam hal ini internalisasi nilai membutuhkan motivasi .

    2. Sri Anisah berkata

      Jadi internalisasi merupakan sebuah pengumpulan nilai sikap ideal agar tergabung dalam pemikiran , keterampilan dan sikap pandang seseorang. Dalam internalisasi nilai itu terdapat 3 proses yang membangun pengetahuan yaitu internalisasi , eksternalisasi , objektifikasi . Dimana dalam proses ini kita di ajarkan untuk menentukan cara berbagi pengetahuan sehingga akan terjadinya pertukaran pendapat antar individu yang menciptakan sebuah komunikasi yang dapat di realitaskan dalam kehidupan sehari hari. Bahkan dalam kerangka teori menyebutkan ada 2 kajian yang dimana internalisasi menjadi cara untuk membangun kepribadian yang dapat di terapkan dalam kehidupan sehari hari untuk menjadikan pribadi yang menampung semua setandar internalisasi nilai untuk mewujudkan cita-cita disertai dengan penentuan benar atau salahnya sebuah keputusan. Tujuan internalisasi ,untuk mendapatkan pengetahuan sehingga dapat di terapkan dalam kehidupan nyata dan secara kontinue. Dalam hal ini internalisasi nilai membutuhkan motivasi.

  16. Fifit Fitri Nur'aeni berkata

    Assalamu’alaikum wr wb.
    Internasionalisasi nilai merupakan penanaman nilai ke dalam jiwa seseorang sehingga perilaku tersebut di tampakan pada kehidupan sehari hari. Masalah internalisasi ini tidak hanya berlaku pada pendidikan agama saja tetapi pada semua aspek pendidikan.

    1. Lenny Erdiani Choerun Nissa berkata

      Sepakat dengan komentar anda, bahwasannya internalisasi itu merupakan proses memasukan nilai atau norma kepada diri individu, agar norma tersebut di aktualisasikan dalam perilaku individu sehingga akan mengahasilkan suatu kepribadian yang utuh dan sesuai dengan norma yang berlaku.

    2. Rifa awaliyah nurul islam berkata

      Assalamualaikum, mungkin yang dimaksud dalam pembahasan diatas ialah internalisasi nilai bukan internasionalisasi nilai.
      Tapi jika kita terfokus pada makna komentar tersebut itu sama artiannya dengan internalisasi nilai. Intinya penanaman nilai dalam diri sendiri yang biasa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, jika kita sudah memiliki nilai dalam diri kita sendiri maka semua aspek akan terpenuhi.

  17. Fifit Fitri Nur'aeni berkata

    Assalamu’alaikum wr wb.
    Internasionalisasi nilai merupakan penanaman nilai ke dalam jiwa seseorang sehingga perilaku tersebut di tampakan pada kehidupan sehari hari. Masalah internalisasi ini tidak hanya berlaku pada pendidikan agama saja tetapi pada semua aspek pendidikan.

  18. Aninda fidiya sari berkata

    Assalamualaikum .
    Internalisasi nilai merupakan penanaman atau pemasukan nilai nilai baru yang belum ada pada diri seseorang dan dapat di diaplikasikan kedalam kehidupan sehari hari. Internalisasi nilai dapat di lakukan oleh siapa saja, seperti orang tua kepada anak atau guru kepada murid.
    Terima kasih.

    1. Sri haryati berkata

      Assalamu’alaikum
      Hakikat internalisasi adalah upaya berbagi pengetahuan (Knowledge Sharing).
      Yang dimaksud knowledge sharing disini adalah salah satu metode dalam siklus manajemen pengetahuan yang di gunakan para pendidik anggota suatu kelompok agar berbagi pengetahuan yang dimilikinya kepada yang lain, ini juga bisa diartikan sebagai internalisasi nilai.
      Terimakasih.

      1. dhini apriliani berkata

        saya setuju hakikat internalisasi merupakan upaya berbagi pengetahuan, pendidik dapat juga memberikan kesempatan kepada anggota suatu kelompok, organisasi dan lain lain untuk berbagi ilmu pengetahuan yang dimilikinya

    2. Fitria dewi berkata

      Assalamualaikum wr wb
      Izin berkomentar. Internalisasi nilai yaitu proses berbagi ilmu pengetahuan, dengan tujuan agar peserta didik bisa mengetahui suatu konsep (knowing) lalu bisa melaksanakannya (doing) dan bisa menjadi orang yang ia ketahui (being). Dari knowing ke doing lalu doing ke being secara otomatis ia akan melaksanakan dalam kesehariannya.
      Terimaksih.
      Wassalamualaikum wr wb

    3. Fitria dewi berkata

      Assalamualaikum wr wb
      Izin berkomentar. Internalisaso nilai yaitu proses berbagi ilmu pengetahuan dengan tujuan peserta didik bisa mengetahui suatu konsep(knowing) lalu bisa melaksanakannya (doing) dan bisa menjadi orang yang ia ketahui (being). Dari knowing ke doing dari doing ke being secara otomatis akan melaksanakan konsep itu dalam kesehariannya.
      Terimakasih. Wassalamualaikum wr wb

    4. Ainun Wiliyanti berkata

      Ada dua kerangka teori yang dapat dijadikan alat analisis dalam mengkaji teori internalisasi kedua teori dimaksud adalah psikoanalisis dan psikologi. Secara teorotik implementasi motivasi untuk melakukan internalisasi nilai itu setidaknya membutuhkan tiga pendekatan diantaranya isi (content), proses, dan pengetahuan.

    5. dhini apriliani berkata

      saya setuju dengan aninda bahwa internalisasi nilai yaitu penanaman atau memasukan nilai pada diri sesorang. dan dapat dilakukan oleh siapa saja seperti orang tua kepada anak, guru terhadap muridnya

  19. Fariz maulana ibrahim tadris ips a/1 berkata

    Assalamualaikum wr.wb
    Internalisasi adl proses pemasukan nilai pada seseorang yang akan membentuk pola pikirnya dalam melihat makna realitas pengalaman. Nilai-nilai tersebut bisa jadi dari berbagai aspek baik keluarga,sekolah,agama, budaya, norma sosial yang bertujuan membentuk kepribadian yang utuh.

  20. Aji santoso (TIPS-A/1) berkata

    Assalamu’alaikum
    Menurut apa yang saya telaah internalisasi nilai adalah proses pemasukan atau berbagi pengetahuan nilai pada seseorang yang akan membentuk pola pikirnya dalam melihat makna realitas pengalaman . Dengan pemasukan nilai tersebut bisa jadi berbagai aspek baik agama,norma,nilai,budaya dan lain sebagainya. Sehingga terbentuk menjadi kepribadian yang utuh.
    Internalisasi nilai sendiri di sini tentunya memiliki tujuan, yakni :
    – Upaya peserta didik agar dapat mengetahui suatu konsep.
    – Dalam melaksanakan atau mengerjakan sesuatu peserta didik agar mampu mengetahuinya.
    – Agar peserta didik mengetahui kepribadiannya sendiri.
    Contoh sederhana dari internalisasi nilai yaitu guru memberikan pengajaran kepada siswa di dalam kelas.
    Terimakasih wassalamualaikum.

  21. Siti Haryanti T.IPS/A/1 berkata

    Menurut saya , Internalisasi nilai merupakan suatu metode atau cara pengumpulan nilai atau sikap tertentu agar seseorang itu menjadi pribadi yg lebih baik lagi dan memiliki pengetahuan yg lebih dan bisa membagi apa yang ia tahu itu kepada orang lain .

  22. Mariyo ( T.IPS A/1 ) berkata

    Internalisasi nilai adalah penanaman nilai kedalam jiwa seseorang yang merupakan pembedah antara manusia dan mahluk tuhan lainnya. Faktor yang sangat mempengaruhinya adalah lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, dan lingkungan sekolah

  23. Fathurrakhman aji (T.IPS-A/1) berkata

    Internalisasi nilai secara garis besar menurut saya adalah langkah atau proses pengumpulan nilai, agar dapat terbentuk menjadi suatu kepribadian yang hakikatnya berupaya berbagi pengetahuan, dengan bertujuan :
    1. Agar peserta didik memahami.
    2. Agar peserta didik dapat mengaplikasikannya atau menerapkannya.
    3. Agar peserta didik menjadi orang yang ia ketahui yaitu selalu menggunakan dasar yang ia pahami dalam segala tindakannya.

  24. khofifah berkata

    internalisasi adalah sebagai pembentukan kepribadian yang utuh,dan pada hakikatnya adalah upaya berbagi pengetahuan.
    Tiga momen dalam proses membangun pengetahuan :
    1.eksternalisasi
    2.obyektifikasi
    3.inetnalisasi
    Tujuan internalisasi
    1.agar peserta didik mengetahui
    2.agar peserta didik mampu mengerjakan yang ia ketahui
    3.agar peserta didik menjadi orang seperti yang ia ketahui

  25. malikul arzak berkata

    internalisasi nilai adalah upaya berbagi ilmu pengetahuan yang dapat diterjemahkan sebagai salah satu metode,prosedur dan teknik dalam siklus pengetahuan yang digunakan anak didik agar mereka berbagi ilmu pengetahuan yang mereka miliki

  26. Nurmila Herdianty / T. IPS A Semester 1 berkata

    Assalamualaikum…
    Menurut saya, Internalisasi nilai itu termasuk dalam pembelajaran. Yang dimana Internalisasi Nilai itu sendiri adalah suatu proses berbagi ilmu pengetahuan dengan menggabungkan pemikiran seseorang dalam berfikir, keterampilan, dan sikap pandang hidup orang tersebut. Sehingga dari semua itu menjadi pengumpulan nilai itu sendiri atau sikap tertentu akan terbentuk menjadi kepribadian yang utuh. Tujuan Internalisasi itu sendiri yaitu dari mengetahui (knowing) ke melakukan (doing) , dari melakukan (doing) tersebut akan menjadi kebiasaan (being) secara otomatis.

    1. Acep Lutvi
      Acep Lutvi berkata

      Mantap-mantap. Lanjutkan membaca ya

  27. ABDURRAHMAN HASYIM ( MPI-4 ) berkata

    menurut saya internalisasi adalah proses penanaman nilai ke dalam jiwa atau memasukan sikap yang baik dengan cara membiasakan, relaksasi, dan antifaksi, internalisasi nilai juga bagian dari upayanberbagi pengetahuan melalui kegiatan pencarian dan menemukan kembali pengetahuan yang tersimpan. dengan tujuan 1. knowing 2. doing, 3. being

  28. Sri hardianti-MPI/4 berkata

    Internalisasi nilai dalam pembelajaran. Internalisasi itu sendiri adalah usaha untuk memasukkan nilai atau sikap ideal yang sebelumnya di anggap berada di luar, agar dalam pemikiran, keterampilan dan sikap pandang hidup seseorang..
    Tujuan dari internalisasi di atas ialah
    a. Agar peserta didik mengetahui
    b. Agar peserta didik melaksanakan
    c. Agar peserta didik menjadi apa yg ia ketahui.
    contohnya :
    Ketika seorang anak belajar sholat.
    pertama ia mempelajri gerakan2 solat, lalu blajar menerapkan sholat dan yang terakhir menjadi orang yang rajin sholat.

    melalui proses pendidikan, di harapkan manusia dapat memperoleh “kemanusiaanyan”

  29. Asiro MPI/4 berkata

    Jumat, 24 Maret 2017
    Review “Internalisasi Nilai”
    Menurut saya, internalisasi nilai adalah proses penanaman nilai ke dalam jiwa seseorang sehingga nilai tersebut tercermin pada sikap dan perilaku yang ditampakan ke dalam kehidupan sehari-hari atau dalam kata lain menyatu dengan pribadinya seseorang tersebut. ada tiga tujuan internalisasi nilai yang harus dan wajib diberikan seorang pendidik kepada peserta didiknya yaitu : knowing, doing, dan being.
    Terimakasih.

  30. Indah kusumawati (mpi-4) berkata

    Internalisasi nilai pda hakikatnya adalah berbagi ilmu pengetahuan. Intenalisasi atau internalization bisa d sbut jg sbg model, cara, metode, teknik pengumpulan nilai, sikap tertentu agar trbntuk mnjadi kepribdian yg utuh. dlam internalisasi ada proses transformasi nilai dan transaksi nilai. Metode internalisasi ada 2 macam, yaitu: 1. Keheningan, 2. Refleksi. Sedangkan krangka teori ya dijadikan alat analisis yaitu psikologi dan psikoanalisis. Tujuan dlm internalisasi ada 3, yaitu: knowing, doing, dan being. 3 tujuan itu sring dsebut dgn kognitif, psikomotor, dan afektif

  31. Maftuha MPI/4 berkata

    Internalisasi adalah suatu proses memasukan nilai atau memasukan sikap ideal yang sebelumnya dianggap berada di luar, agar tergabung dalam pemikiran, keterampilan dan sikap pandang hidup seseorang. Internalisasi juga dianggap sebagai nilai agar terbentuk menjadi keprbadian yang utuh, serta metode, prosedur, teknik berbagai pengetahuan kepada orang lain.
    Internalisasi memiliki 2 teori yang dijadikan analilis dalam mengkaji teori internalisasi yaitu Psikoanalilis dan Psikologi.
    Internalisasi juga memiliki 2 metode yaitu Refleksi dan Keheningan.

  32. Lu'lu atul alawiyah MPI/4 (1415109010) berkata

    Internalisasi nilai merupakan sebuah proses atau cara menanamkan nilai-nilai yg ada pada jiwa sseorang dalam menentukn tingkah laku yg sesuai dengan norma-norma agama dalam membentuk kepribadian muslim yg berakhlakul karimah. Adapun metodenya yaitu refleksi dan keheningan.

  33. Wiwin Darwini MPI/4 berkata

    Internalisasi diterjemahkan sebagai pengumpulan nilai atau pengumpulan sikap tertentu agar terbentuk menjadi kepribadian yang utuh.
    Internalisasi nilai adalah sebuah proses penanaman nilai ke dalam jiwa seseorang sehingga nilai tersebut tercermin pada sikap dan perilaku yang ditampakkan ke dalam kehidupan sehari-hari.
    Dalam pembentukan internalisasi nilai terdapat 3 pilar pembentuk karakter bangsa, yaitu:
    1. Keluarga sebagai institusi yang paling penting
    2. Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal
    3. Tempat ibadah sebagai lembaga pendidik dalam menanamkan nilai moral.

  34. dinny alfiana s. MPI 4 berkata

    internalisasi nilai merupakan suatu proses atau upaya untuk menerapkan nilai-nilai normatif pada diri seseorang dengan menggunakan dua metode yaitu metode refleksi dan metode keheningan.

  35. Winda Dwi Nurrachmawati (1415109032) MPI-4 berkata

    Internalisasi nilai merupakan sebuah metode mengenai penanaman atau pengumpulan nilai-nilai kedalam diri manusia secara perlahan yang sesuai keinginan manusia itu sendiri. Penanaman nilai-nilai disini berupa perilaku ideal dalam diri manusia. Pada hakikatnya merupakan berbagi ilmu pengetahuan (knowledge sharing).
    Internalisasi nilai juga merupakan proses penyatuan nilai-nilai dari luar agar tergabung menjadi suatu pemikiran yang memiliki hasil yang didalamnya terdapat tujuan knowing, to do dan to be. Yang pada intinya mengkaji mengenai kejiwaan dan transformasi nilai itu sendiri.

  36. Ririn Nur'aeni (MPI/4) berkata

    Internalisasi nilai adalah sebuah proses atau cara menanamkan nilai-nilai normatif yang menentukan tingkah laku yang di inginkan bagi suatu sistem yang mendidik sesuai dengan tuntunan menuju terbentuknya kepribadian bangsa yang bermanfaat. Metode internalisasi ada dua yaitu metode reflekai dan metode keheningan.

  37. Yunita Nur RahmawatiMPI/4 (1415109034) berkata

    internalisasi nilai-nilai adalah sebuah proses atau cara menanamkan sedini mungkin dalam proses nilai-nilai yang menentukan tingkah laku yang diinginkan bagi suatu sistem yang mendidik sesuai dengan tuntunan Islam menuju terbentuknya kepribadian muslim yang berakhlak mulia. Adapun Secara teoretik, implementasi motivasi untuk melakukan internalisasi nilai itu, setidaknya membutuhkan tiga pendekatan yaitu; isi , proses, dan pengetahuan.

  38. Fera Agustina -MPI/4 (1415109004) berkata

    Internlisasi nilai merupakan sebuah cara atau proses menanamkan nilai nilai normatif yang menentukan tingkah laku yang diinginkan. Dalam internalisasi nilai memiliki dua metode yaitu refleksi dan keheningan.

  39. Riana sri anisah -MPI/4 (1415109019) berkata

    Internalisasi nilai pada hakikatnya upaya berbagi pengetahuan. Dapat pula di terjemahkan sebagai salah satu metode,prosedur dan teknik dalam siklus manajemen pengetahuan yang di gunakan para pendidik untuk memberilan kesempatan kepada anggota suatu kelompok atau organisasi.
    Di dalam internalisasi ada tiga komponen yakni eksternalisasi,objektifitas,dan internalisasi.
    Dan tujuan internalisasi yakni knowlig,doing dan being.

  40. Sri rokhmah-MPI/4 (1415109026) berkata

    Internalisasi nilai merupakan proses penanaman nilai ke dalam jiwa seseorang. Dalam internalisasi nilai memiliki pilar pembentuk internalisasi yaitu 1. Keluarga, 2. Sekolah, dan 3. Tempat ibadah.

  41. Nailiyatul Farhah MPI/4 (1415109013) berkata

    Internalisasi Nilai
    Pengertian internalisasi nilai adalah sebagai salah satu metode, prosedur, dan teknik dalam pengetahuan yang digunakan para pendidik untuk memberitahukan kesempatan kepada anggota suatu kelompok, organisasi, instansi, perusahaan atau anak didik agar berbagi pengetahuan yang mereka miliki kepada anggota lainnya atau kepada orang lain. internalisasi nilai juga bagian dari upayanberbagi pengetahuan melalui kegiatan pencarian dan menemukan kembali pengetahuan yang tersimpan.Tujuan internalisasi yaitu; 1) agar peserta didik tahu atau mengetahui (knowing), 2) agar peserta didik mampu melaksanakan atau mengerjakan yang ia ketahui itu (doing), dan 3) agar peserta didik menjadi orang seperti orang ia ketahui itu (being). Metode internalisasi ada 2 macam: 1) metode refleksi yaitu mengulang apa yang terjadi pada dinamika hidup, 2) metode keheningan yaitu proses penanaman nilai seperti pada cara i’tikaf (hening).

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar