Take a fresh look at your lifestyle.

Pengurangan Quota SNMPTN 2017 menjadi 30% Inilah Peluangnya

0 49

Penerimaan mahasiswa baru pada dasarnya memang harus memenuhi prinsip adil, akuntabel, transparan, dan tidak diskriminatif. Dengan tidak membedakan jenis kelamin, agama, suku, ras, kedudukan sosial, dan tingkat kemampuan ekonomi calon mahasiswa serta tetap memperhatikan potensi calon mahasiswa dan kekhususan pe rguruan tinggi begitulah kiranya yang

Perguruan tinggi sebagai penyelenggara pendidikan setelah pendidikan menengah menerima calon mahasiswa yang berprestasi akademik tinggi dan diprediksi akan berhasil menyelesaikan studi di perguruan tinggi berdasarkan prestasi akademik. Siswa yang berprestasi tinggi dan konsisten menunjukkan prestasinya layak mendapatkan kesempatan untuk menjadi calon mahasiswa melalui SNMPTN. (Klik : Untuk daftar SNMPTN)

Sedangkan berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi. Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 126 Tahun 2016  tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana pada Perguruan Tinggi Negeri, dilakukan melalui: Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan Seleksi Mandiri.

SBMPTN  2017 adalah seleksi berdasarkan hasil ujian tertulis dalam bentuk cetak (paper based testing) atau menggunakan komputer (computer based testing), atau kombinasi hasil ujian tertulis dan ujian keterampilan calon Mahasiswa, dilakukan secara bersama di bawah koordinasi panitia pusat.

Pembiayaan penyelenggaraan SBMPTN dibebankan kepada peserta seleksi dan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Peserta SBMPTN dari keluarga kurang mampu secara ekonomi dan mempunyai prestasi akademik tinggi dapat mengajukan dana bantuan biaya pendidikan Bidikmisi.(Klik :Untuk Daftar SBMPTN )

SNMPTN  2017 di kurangi 30%

Pada Tahun 2017 ini Pemerintah melalui Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, menetapkan kuota Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2017 hanya sebesar 30% dari total daya tampung pada setiap program studi PTN seluruh Indonesia.

Angka tersebut berkurang 10% jika di banding dengan tahun lalu yaitu sebesar 40%. Hal tersebut rupanya akan mempersempit peluang masuk Perguruan tinggi lewat jalur SNMPTN-SBMPTN seiring jumah pengurangan yang terjadi.

Peluang Di Jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Bisa Bertambah

Namun kendati demikian, setiap rektor diberikan kewenangan penuh untuk menambah persentasenya sesuai dengan kekhasan masing-masing kampusnya hal ini di ungkapkan oleh Mentri Riset teknologi dan Pendidikan Tinggi seperti yang di lansir harian Online pikiran-rakyat.com (13/-1-2017)

 “Dan untuk kuota maksimal seleksi mandiri, atau kampus sering menyebut ujian mandiri adalah 10 persen, dengan komposisi 30:30:10, berarti ada 10% kuoata tersisa untuk menggenapkan 100% kuota. 10% kuota yang tersisa itu tak boleh dialokasikan pada ujian mandiri. “Jadi silakan rektor memilih, 10 persen sisa itu mau ditambahkkan ke SNMPTN atau SBMPTN. Atau mungkin seperti ITB yang tahun lalu tak memakai ujian mandiri, itu boleh,” 

secara resmi dimulainya kegiatan SNMPTN-SBMPTN pada hari Kamis, 13 Januari 2017. Pembukaan tersebut beiringan dengan ditetapkannya peraturan barua ini di Auditorium Kemenristekdikti, Jakarta, Jumat, 13 Januari 2017. [aL/ Dari Berbagai Sumber]


Sumber:
snmptn.ac.id, sbmptn.ac.id, pikiran-rakyat.com

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar