Inspirasi Tanpa Batas

Penyakit Alzheimer dalam Lakon Bill Gate

1 106

Konten Sponsor

Banyak di antara kita, yang jika membuka komputer, selalu diawali tulisan besar, Microsoft Word. Lalu secara tidak sadar, kita diingatkan akan satu sosok fenomenal yang karenanya banyak di antara kita yang harus berterima kasih kepadanya. Sosok itu bernama William Henry Gate III. Telinga kita umumnya mengenal dengan sebutan Bill Gate.

Siapa yang tidak kenal Bill Gate? Sang genius dan juga dermawan. Dia bersama Paul Ellen sebagai pendiri Microsoft. Setelah berhasil dalam dunia komputer ini, laku lampahnya selalu menjadi perhatian publik. Mengapa? Sebab ia selalu menampilkan diri sebagai sosok visioner dan menjadi inspirator penting bagi ilmuan dunia.

Sosok ini lahir di Seatle, Washington pada tanggal 28 Oktober 1955. Terpaut persis 16 tahun dengan saya, yang lahir pada tanggal dan bulan yang sama. Sosok ini, menurut saya, hampir sulit untuk tidak dikenal orang. Mengapa? Sebab melalui otak dan karyanya, kita hari ini dapat dengan mudah mengakses dunia komputer.

Bill Gate dan Penelitian Alzheimer

Tahun 2017, Bill Gate kembali membuat gebrakan. Belakangan, berbagai berita dalam televisi internasional, terutama CNN, tiba-tiba banyak memberitakan kemunculan dirinya dalam lakon baru. Lakon itu adalah, keberaniannya dalam mengucurkan dana sebesar US$ 50 juta guna membantu para peneliti menemukan obat Alzheimer.

Sosok yang saat ini berumur 62 tahun ini, sebelumnya selalu dikenal sangat dermawan dalam mendanai hibah untuk melakukan penelitian tentang penyakit menular.  Penyakit dimaksud misalnya, HIV, Malaria dan Polio. Untuk kali ini, Bill Gate juga ternyata, sebagaimana dapat dibaca dari WebMD 26.11.2017, berani membiayai penyakit noncommunicable disease [jenis penyakit tidak menular], seperti penyakit Alzheimer.

Bill Gate yang lahir dari seorang ayah yang bekerja di Firma Hukum, yakni Bill Gate Jr dan ibu bernama Merry yang berprofesi sebagai guru, ternyata berbeda. Kedua orang tuanya berbasis pada bidang ilmu sosial. Bill Gate tidak! Ini juga menarik. Sebab umumnya, dimensi kewarisan kemampuan orang tua, umumnya hampir sejajar. Tidak, ternyata dengan Milyuner asal Amerika Serikat ini.

Sosok yang tampak plamboyan ini, beberapa hari terakhir, berani menghibahkan dana sebesar itu kepada Dementia Discovery Fund. Lembaga yang fokus pada penyelesaian masalah penyakit otak.

Pertanyaannya, mengapa Bill Gate membiayai penelitian ini? Ternyata, menurut berita yang dilansir Liputan6.com, hal ini terjadi karena penyakit Alzheimer telah menyerang 47 juta orang di seluruh dunia.  Di negaranya sendiri, yakni Amerika Serikat, penyakit ini telah menjadi pemicu kematian pada urutan yang keenam.

Selain itu, menurut sumber yang sama, beberapa pria di keluarga dia sendiri, ternyata terkena penyakit ini. Bill Gate mengatakan: “saya telah belajar bagaimana melihat semua itu terjadi. Meski harus juga saya katakan, bahwa alasan terakhir ini, bukan merupakan satu-satunya motivasi mengapa saya harus terlibat dalam pembiayaan penelitian ini”. Prof. Cecep Sumarna

  1. andriyani berkata

    sosok fenomenal dunia yang terkenal dengan kejeniusannya dalam bidang komputer terutama pada Microsoft-nya yang menciptakan beberapa microsoft seperti word, excel, power point dan sampai saat ini kita gunakan bahkan sangat berpengaruh sekali atau kaitanya sangat erat microsoft ini dalam dunia pendidikan, dan sangat menyedihkan ketikan mengetahui sosok fenomenal terkenal dunia mengalami penyakit semacam ini “al-zheimer” antara lain yang merunkan daya ingat atau bisa dibilang penyakit otak

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar