Peran dan Tanggung Jawab Orang Tua dalam Pendidikan Anak

20 2.281

Peran dan Tanggungjawab Orang Tua. Kondisi pekerjaan seorang bapak yang demikian padat, diperparah dengan aktifitas istri atau ibu dari anak anak tadi terkadang lebih kompleks dibandingkan dengan pekerjaan bapak. Entah karena alasan ekonomi, menghilangkan kejenuhan, atau mungkin hanya sekedar mencari alternatif pekerjaan dengan alasan sosiologis dan feminis, ibu-ibu juga bekerja sama seperti bapak-bapak di ranah publik.

Alasannya banyak. Ideologis, teologis bahkan mungkin hanya sekadar ikut-ikutan trend modernisasi. Wanita tidak mau dan merasa tidak lagi boleh menggantungkan diri baik secara total maupun partikular terhadap suami; sosial-ekonomi dan sosial budaya, yang kondisi demikian, langsung maupun tidak, akan sangat berpengaruh terhadap tatanan pendidikan dalam keluarga.

Penulis tentu tidak sedang melakukan perdebatan soal tentang soal-soal tadi, yakni tentang boleh dan tidaknya seorang ibu bekerja diranah publik. Tetapi yang menjadi perhatian penulis saat ini adalah, ada fakta ditingkat lapangan dan ini sulit untuk dibantah bahwa banyak diantara kaum ibu yang memilih beralih fungsi atau paling tidak memiliki double function dalam konteks keluarga.

Dan itu, suka atau tidak, akan mempengaruhi definisi keluarga sebagai intitusi utama dan pertama dalam konteks pendidikan bagi anak. Atau serendahnya, kondisi ini akan memperlemah posisi keluarga dalam membentuk watak dan karakter anak yang hidup didalamnya.

Peran Ibu yang Multy Function

Kondisi keluarga yang bapak ibunya bekerja, pasti akan menunjukan jurang yang lebar dalam konteks melakukan kontak langsung dengan anak. Soal ini memang dapat dieliminasi dengan misalnya memfungsikan berbagai alat teknologi komunikasi seperti handphone dan email. Alat dan media ini dianggap akan menghadirkan efisiensi.

Hubungan antar dua generasi ini (ibu-bapak dan anak-anak) beralih dari kuantitas ke kualitas. Tetapi, patut dipertanyakan dampak psikologis dan filosofis tentang kebermaknaan “hubungan kualitas” dimaksud. sebab secara psikologis yang bersipat kebatinan, ditinjau dari sudut pandang kependidikan dan kajian kefilsafatan, persoalan-persoalan yang melingkupi problem anak yang kompleks itu, tidak dapat diselesaikan hanya dengan kontak-kontak atau hanya melakukan fungsionalisasi alat-alat teknologi tadi.

Akibat dari kondisi ini, hasilnya kaya apa? ya lihat aja sendiri. Anak hidup dalam kondisi yang sulit dan orang tua kehilangan sebagian fungsi kontrol dan kewajibannya di mata anak-anak. Prof. Cecep Sumarna

  1. Nita Anita berkata

    Nita anita/ mpi. A smt. 3
    Peran dan Tanggungjawab Orang Tua. Kondisi pekerjaan seorang bapak yang demikian padat, diperparah dengan aktifitas istri atau ibu dari anak anak tadi terkadang lebih kompleks dibandingkan dengan pekerjaan bapak. Entah karena alasan ekonomi, menghilangkan kejenuhan, atau mungkin hanya sekedar mencari alternatif pekerjaan dengan alasan sosiologis dan feminis, ibu-ibu juga bekerja sama seperti bapak-bapak di ranah publik.

  2. Ikha Solekha MPI-A/3 berkata

    Keluarga adalah pendidikan pertama terlebih lagi ibu. Ibu adalah madrasah pertama untuk anak-anaknya. Jika keluarga bertanggungjawab penuh atas pendidikan anaknya, akan tumbuh kecerdasan dan keterampilan untuk masa depannya

  3. Qorry Yafatihana berkata

    peran dan tanggung jawab orang tua dalam pendidikan anak sangat penting terutama peran seorang ibu dalam membentuk karakter seorang anak untuk menjadi lebih baik. seorang ibu dalam keluarga menjadi madrasah pertama bagi seorang anak. jika seorang ibu ingin menjadi wanita karir boleh saja, asalkan ibu tersebut dapat membagi waktu antara pekerjaan dengan keluarga, dan disamping itu, keluarga tetap menjadi prioritas utama terutama pendidikan anak.

  4. Dede Chrismaylindra berkata

    bismillah…
    Orang tua merupakan faktor utama dan faktor terpenting bagi kehidupan anak-anaknya. Orang tua terutama ibu adalah pendidik bagi anaknya sejak anak dilahirkan.
    Orang tua ibarat kompas bagi anaknya, dimana orang tua merupakan petunjuk arah bagi anak tersebut agar tidak tersesat. Seburuk dan sesibuk apapun orang tua janganlah sampai lalai untuk membimbing dan mengarahkan anak-anaknya.
    Sejatinya, anak selalu mencari jati diri ataupun arah bagi kehidupannya sehingga anak membutuhkan bimbingan ataupun arahan dari orang tuanya yang merupakan faktor utama bagi kelangsungan hidup anak tersebut.
    Jikalau orang tua terlalu sibuk dan cenderung mementingkan karier, anak tersebut mungkin akan tersesat karena tidak mendapatkan bimbingan ataupun arahan yang benar dari orang tuanya, sehingga anak akan mencari arahan dari lingkungan luar, anak yang masih belum mampu untuk memfilter baik atau buruknya hal tersebut cenderung menerima dan akan menerapkannya tanpa tau baik atau buruknya hal tersebut.

  5. Dede Chrismaylindra berkata

    Bismillahirrahmanirahim..
    orang tua merupakan poros utama bagi pendidikan anak-anaknya, terutama ibu, karena ibu merupakan pendidik bagi anak-anaknya sejak anak tersebut lahir.
    Seburuk apa pun dan sesibuk apa pun orang tua, mereka harus tetap menjadi pendidik yang paling utama bagi anak-anaknya, karena jikalau orang tua cenderung mengesampingkan anak dan mengutamakan karier, maka anak tersebut yang sejatinya sedang mencari jati diri dan masih buta akan arah disitu peran orang tua sangatlah penting untuk membimbing anak-anaknya ke arah yang benar, karena jikalau anak tida di arahkan atau tidak di didik sejak dini mereka akan tersesat karena mereka mencari arah dari manapun dan dimanapun sehingga anak yang masih polos tersebut cenderung menerima segala arahan tanpa dia tahu apakah itu baik ataupun buruk bagi dirinya..
    Sesibuk apa pun orang tua, mereka adalah peran terpenting bagi kehidupan anak anaknya kelak

  6. Hasanatun Nadia berkata

    Bismillah
    peran orangtua memang sangat penting dalam membangun karakter seorang anak, terutama ibu. seorang ibu bisa menjadi alasan baik atau buruk nya karakter anak. karena ibu adalah madrasatul ula untuk anak anak nya. jika seorang ibu cuek atau tidak memperhatikan bagaimana anak nya bermain dan bergaul, maka tidak dipungkiri lagi bahwa anak nya akan mempunyai akhlak yang buruk karena tidak terkontrol nya kegiatan sehari hari. sebaiknya seorang ibu hanya bekerja dirumah saja menjadi ibu rumah tangga karena itulah pekerjaan yg sebaik baiknya bagi wanita menurut Islam.

  7. Mawaddah Fairuz Zakiyah berkata

    Peran dan tanggung jawab orang tua tidak hanya mendidik anak menjadi manusia yg berakhlak Karimah dan bermanfaat bagi dunia disekitarnya. Tapi lebih bisa menjadi teman diskusi, teman yg bisa dijadikan tumpuan apabila ada masalah yg harus ia hadapi. Teman diskusi bila ia kurang percaya diri untuk mengeksplor apa yg harus dia lakukan, benar atau tidak tindakan yg diambil. Jadi, untuk memahami dan memastikan anak mendapatkan segala yg ia butuhkan orangtua harus peka terhadap kondisi mental maupun fisik anak dirumah. Jika orangtua sendiri jarang bertatap muka bahkan bertegur sapa menanyakan bagaimana keseharian yg ia lalui, anak akan mudah mencari alternatif untuk mendapatkan perhatian dari dunia luarnya. Dan bisa dipastikan ia kurang bisa memilih mana yg baik dan buruk karena yg ia butuhkan adalah mencari kenyamanan yg tidak ia dapatkan dirumah karena kurangnya peran orangtua dan tanggung jawabnya dalam berbagi masalah yg harus dihadapi anak.

  8. Dahlia berkata

    assalamualaikum..
    saya bukan tidak setuju seorang ibu bekerja, namun seharusnya ibu masih bisa menjadi madrasah bagi anak-anaknya sekalipun ia bekerja. jangan sampai tugasnya sebagai ibu digantikan oleh orang lain, jika soal memasak dan urusan rumah boleh digantikan oleh orang lain, namun soal mendidik anak tak boleh digantikan, karena akan memberi dampak yang berbeda pada karakter anak.

  9. Raudhotul Jannah berkata

    Peran dan tanggung jawab orangtua adalah penting bagi anak, karena keluarga merupakan pendidikan pertama bagi anak. Jika kondisi keluarga lebih mementingkan ekonomi dan mengesampingkan pendidikan anak, bagaimana anak akan dekat dengan orangtua, bagaimana orangtua akan dekat dengan anak sedangkan keduanya tidak ada kontak, sang anak pasti akan merasa sedih jika tidak mendapat bimbingan dari orangtua. Untuk itu sangat penting bagi anak untuk mendapatkan pendidikan dari orangtua. Ekonomi memang penting untuk kebutuhan hidup, akan tetapi pendidikan anak lebih penting daripada itu.

  10. Evy Lusiana berkata

    bismillah
    dalam pendidikan informal itu memang sangat penting dalam keluarga, orang tua terutama ibu boleh saja menjadi multi function akan tetapi kewajiban dan tanggung jawab dalam mendidik anak adalah hal utama. seorang ibu yang berfrofesi ganda itu tidak seharus nya mengawali masalah pekerjaan karena apa?? dampak nya akan berpengaruh kepada anak-anak kita. jadi jika kita sebagai orang tua atau akan menjadi orang tua nanti nya, kita harus melaksanakan kewajiban kita sebagai orang tua walaupun kita mempunyai profesi ganda atau multi function, sehingga jika kita melaksanakan tanggung jawab kita terhadap anak, alhasil anak tersebut mempunya ahlak yang baik.

  11. Suyana berkata

    asalamu’alaikum
    peran dan tanggung jawab orang tua terhadap pendidikan adalah hal yang paling harus di perhatikan bagi setiap orang tua karena anak terbentuk karakternya maupun sikap nya adalah di keluarga dan khususnya ibu yang dominan selalu dekat dengan anak nya yang pasti dia harus memberikan contoh yang baik adapun sekarang kebanyakan wanita yang sudah menjadi seorang ibu ikut andil juga dalam pekerjaan atau karir yang mengakibatkan anak kurang kasih sayang sehingga dalam pembentukan karakter anak pun gagal kemudian ayah juga berperan dalam pendidikan bagi seorang anak meskipun di sibukan dalam pekerjaan tapi harus sebisa mungkin meluangkan waktu bagi anaknya karena anak juga butuh sosok figur ayah untuk memberikan kasih sayang (fungsi afektif) dan perhatian.karena kalau kedua orang tuanya sibuk bekerja anak akan merasa dia sendiri dan tak ada yang peduli padanya meskipun segi materi terpenuhi tapi dari segi batin dia kurang bahagia di sinilah peran orang tua harus lebih memperhatikan pendidikan anak supaya anak menjadi seorang yang baik.

  12. Khoiron Alkaromah berkata

    Assalamu’alaikum…
    Peran dan tanggung jawab orang tua dalam pendidikan anak sangat penting oleh karena itu orang tua merupakan faktor utama salam mendidik anak-anaknya, tetapi karna zaman sekarang banyak ibu yang multi fungsi yaitu ibu sekarang ini banyak yang bekerja sedangkan anaknya tidak diperhatikan, mereka bebas bergaaul dengan siapa saja tanpa pengawasan akibatnya anak cenderung melawan kepada orang tua dikarenakan kedua orangtuanya sibuk bekerja tanpa peduli dengan pendidikan anak, kesalahan orang tua inilah yang membuat mereka mempercayakan pendidikan anaknya kepada lembaga pendidikan dan melalaikan kewajibannya sebagai pendidikan utama dalam keluarga, akibatnya banyak anak yang salah pergaulan dan membuat mereka rusak dari segi prilaku dan sikapanya yang disebabkan kurangnya pendidikan dalam keluarga…

    1. Elin Yulianingsih berkata

      Assalamu’alaikum..
      Saya setuju dengan pendapat anda mengenai pentingnya peran orang tua dalam pendidikan anak dan memang sekarang ini banyak ibu yang mempunyai double fungsi menjadi seorang ibu dan bekerja. Alih alih ingin meringankan beban suami sehingga kesibukannya membuat dia tidak bisa memberikan pendidikan kepada anaknya dan memilih suster untuk mengasuh anaknya dan akhirnya banyak anak melenceng pendidikannya karena bukan pendidikan ibu yang dia terima sejak kecil. Mengenai pendapat anda yang menyatakan bahwa “banyak orangtua yang sibuk dengan pekerjaannya sehingga menyerahkan pendidikan anaknya kepada lembaga pendidikan” yang saya ingin tanyakan bagaimana jika ada orangtua yang sibuk sehingga memilih anak nya dipesantrenkan dan disekolahkan di sekolah berbasis agama sejak ia dini, apakah hasilnya akan melenceng seperti yang anda ungakapkan atau akan baik karena dididik di lingkungan yang agamis meskipun kurang dalam pendidikan keluarganya?
      Terimakasih

    2. dedehidayatulloh berkata

      Ingatlah “belajar diwaktu kecil bagikan mengukir di atas batu dan belajar diwaktu tua bagaikan mengukir di waktu kecil”
      Apabial anak di waktu dewasanya ingin seperti yang orangtua harapkan maka ajarkanlah hal-hal yang baik jnganlah anak itu diterlantarkan jangan sampai orangtua mementingkan mencari uang untuk memenuhi kehidupan tapi pendidikan terhadap naklah yang paling di perlukan agar aank itu mempunyai keperibadian yang baik.
      Keperbadian anak yang ddiash oleh pembantu akan cenderung keperibadiannya seperti pembantu .. maka dari itu orang tua lah yang seharusnya menjadi pendidik yang penuh bagi seorang anak ..
      Pendidikan terhadap anak itu akan lebih baik jika di lakukan pada saat anak otu berada di dalam kandungan karena itu akan menyebabkan anak menjadi jenius

    3. Nisrina Aulia berkata

      Saya setuju, orang tua menjadi tempat yang utama dalam pembentukan karakter kepribadian anak,karna di dalamnya pasti terdapat didikan yang ditanamkan oleh orang tua kepada anaknya, karna itu orang tua tidak boleh melupakan figurnya sebagai pendidik utama dalam pembentukan karakter seorang anak walaupun di antara banyak aktivitas yg dilakukan orang tua tersebut seperti bekerja.

    4. Putri Alfaniyah berkata

      Pada zaman sekarang banyak orang tua lupa jika dirinya harus meluangkan waktunya untuk anak-anaknya, melainkan lebih mementingkan kariernya daripada memperhatikan anaknya. Seorang anak yang ditinggal orang tua nya bekerja pasti anak merasa kesepian, dampak nya anak menjadi liar (broken home). Seharusnya orang tua bisa mengatur waktu nya kapan ia bekerja dan kapan ia harus memperhatikan anaknya. Jangan sampai anak terjerumus dalam pergaulan bebas. Karena orang tua adalah guru pertama bagi anak-anaknya. Orang tua juga memegang peran penting dalam pendidikan, pembentukkan karakter, dan menanamkan akhlak yang baik pada anaknya.

    5. luinah_kb berkata

      Menurut saya, peran orang tua terhadap anak itu sangat penting sehingga orang tua wajib merawat, mengurus, dan mendidik anak-anaknya sejak kecil. Karena orang tua merupakan sumber dari segalanya, perilaku yang ada pada diri anak tergantung pada dibikin orang tua. Maka dari itu kita sebagai orang tua harus bisa mengatur waktu sebelum menyesal dikemukan hari.

  13. Rina agustiana berkata

    Peran orang tua terhadap anak dalam cerita di atas sangatlah kurang, di karenakan orang tua kurang berperan terhadap kehidupan anak. dengan padatnya pekerajaan ayah dan aktivitas seorang ibu yang bekerja juga dengan alasan “WANITA JUGA TIDAK MAU DAN TIDAK BOLEH MENGGANTUNGKAN DIRI NYA KEPADA SEORANG AYAH” sangat berpengaruh terhadap tatanan keluarga.
    Disini yang paling berpengaruh adalah seorang ibu, karena ibu orang yang paling utama atau orang yang paling berpengaruh dalam mendidik seorang anak. Di cerita di atas ibu sangat kurang dalam hal mendidik anak, ibu disini menurut kelompok kami dikatakan orang yang tidak memahami yang namanya logika kehidupan. karena jika ia memahami logika kehidupan ia akan mengetahui bagaimana cara mendidik anak dan mengajarkan anak agar hidupnya lebih baik. Tapi disini seorang ibu hanya mementingkan urusan dunianya seakan dia takut anaknya kekurangan ekonomi dalam kehidupan keluarganya..
    menurut kelompok kami:memang boleh seorang ibu bekerja tapi jangan sampai melewati batasnya seperti melupakan kewajiban sebagai orang tua dalam mendidik seorang anak.

    1. Cahya Hadi Kusuma berkata

      Menurut kelompok pertama Yah benar yang dikatakan kelompok 2, peran orang tua di era modern ini sangatlah kurang dikarenakan kedua orang tua bekerja semua sehingga meninggalkan anak sendirian, padahal peran orang tua lah yang paling dominan atau pendidikan dalam keluarga. Jadi ini akan mempengaruhi institusi pertama dan utama dalam praktek pendidikan anak. Tentu ini akan memperlemah posisi keluarga dalam membentuk sebuah watak dan karakter anak. Diera modern ini orang tua bisa memantau lewat alat komunikasi, tetapi yang namanya teknologi banyak sekali dampak buruknya bagi seorang anak. Pada intinya karakter anak baik atau buruknya bisa dilihat dari gimana peran orang tua sendiri kepada anak.

    2. Silmy Awwalunnisa TIPS/1
      Silmy Awwalunnisa TIPS/1 berkata

      Anak yang terbengkalai akibat kesibukan orang tuanya akan menjadi liar dan kurang terdisik. Memang tidak semua, hanyasaja bagian besar dari mereka justru menjerumus pada perlakuan yang tidak benar, karena apa? Orang tua kuarang memberikan perhatian dan kasih sayangnya. Namun, ada juga anak yang bisa mengontrol emosi atas apa yang ia hadapi, atas kurangnya perhatian dan kasih sayang. Tahukah isi hati mereka? Mereka tertekan dan psikologinya terganggu sehingga menjadikan mereka tertutuo dan tak terlihat di lingkungannya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.