Inspirasi Tanpa Batas

Peran Kurikulum dalam Membentuk Daya Saing Mahasiswa

0 20

DAYA Saing Mahasiswa. Kurikulum sebagai salah satu perangkat pendidikan yang mampu merubah, dan membentuk perilaku mahasiswa setelah mereka menempuh proses pembelajaran. Dengan kata lain, pembentukan karakter mahasiswa tersebut tertuang di dalam kurikulum. Kurikulum juga dapat menentukan maju atau mundurnya suatu negara.

Di dalam kurikulum tergambar harapan, cita-cita, dan tujuan hidup yang harus dicapai. Serta berbagai kompetensi profesionalisme yang harus dimiliki oleh segenap mahasiswa sebagai bekal kehidupan mereka. Kesalahan para perencana kurikulum misalnya guru, dosen, dan tenaga kependidikan lainnya dalam menentukan kurikulum yang akan diajarkan kepada mahasiswa bisa merusak masa depan mereka.

Kurikulum dan Perangkat Pendidikan

Hamalik (2006) menegaskan “suatu kurikulum yang salah dapat merusak suatu generasi”. Menurut Hamalik kekhawatiran ini beralasan, karena “kurikulum” adalah suatu instrumen terpenting dalam suatu sistem pendidikan pada setiap jenjang, satuan dan skala lingkup berlakukanya (nasional, regional, daerah). Sepadan dengan ungkapan di atas Hasan (2007) menyatakan bahwa:

Kurikulum adalah perangkat pendidikan yang merupakan jawaban terhadap kebutuhan dan tantangan masyarakat …  kurikulum sebagai ‘the heart of education’, (jantung pendidikan). The heart of education  ini harus dapat ditemptkan pada posisi sesungghnya … tugas utama bagi pengembang kurikulum adalah mengkaji tantangan yang diberikan masyarakat, mengkaji tantangan tersebut untuk menentukan kualitas yang perlu atau bahkan harus dimiliki manusia Indonesia 6 tahun, 9 tahun, 12 tahun mendatang.

Pengalaman emprik yang menarik bahwa kurikulum sebagai penentu kemajuan bangsa dan negara. Kurikulum sebagai jantung pendidikan dapat dilihat dari pengalaman perang dingin (Cold War) antara Amerika Serikat dengan Uni Soviet melalui persaingan pembuatan peswat angkasa luar. Dari persaingan itu dimenangkan Uni Soviet dengen meluncurkan Sputnik I tahun 1957 (Schubert, 1986; McNeil, 1990, Sukamdinata, 2006).

Peran Kurikukulum dalam Persaingan Teknologi

Dari kekalahan persaingan teknologi tersebut J.F. Kenedy dengan nada mengecam kesalahan yang dilakukan oleh para praktisi pendidikan di sekolah. Kenedy (dalam Soedijarto, 2001) mengungkapkan “What wrong with American Clssroom? Selanjutnya Soedijarto mengungkapkan yang menjadi perhatian seorang Kenedy tidak mempersoalkan Undang-undang Dasar yang berlaku, melainkan program pembaharuan pendidikan (reaktualisasi pendidikan), khususnya pada tingkat kurikulum dan proses pembelajaran.

Pengalaman Jepang setelah Kota Nagasaki dan Hirosima dibom atom oleh tentara sekutu A.S. Kaisar secepatnya merubah sistem pendidikan termasuk di dalamnya kurikulum; mahasiswa Malayasisa belajar ke Indonesia tahun 1970-an, mereka pulang dari Indonesia menerapkan kurikulum yang berlaku di Indonesia. Perubahan kurikulum yang dilakukan oleh negara-negra di atas sekarang menjadi negara maju.  Ilustrasi ini menunjukkan bahwa kurikulum mampu menentukan “nasib” suatu bangsa dan termasuk pengembangan profesionalisme kenierja mahasiswa sebagai out put perguruan tinggi.   ** Dr. H. Anda Juanda, M.Pd

Komentar
Memuat...