Peristiwa Perang Dunia 2 Berakhir tanggal 15 Agustus 1945

0 399

Sabtu, 15 Agustus 1945, Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu yang dipimpin Amerika Serikat. Beberapa hari setelah Hirosima dan Nagasaki dibom, Jepang seperti kehilangan energi melawan sekutu. Inilah prosesi penyerahan diri yang paling alot dalam sejarah pertikaian politik internasional. Diketahui bersama bahwa setelah Jepang membom Pearl Harbor, selalu berada dalam tekanan berat Amerika Serikat.

Penyerahan diri Jepang terhadap sekutu, memperpanjang deretan kepercayaan diri Amerika Serikat. Mengapa? Sebab beberapa bulan sebelumnya, yakni hari Kamis, 26 Juli 1945, permohonan Amerika Serikat pada Jepang untuk menyerah, tidak direspons Jepang. Pada tanggal dimaksud, Amerika mengultimatum Jepang untuk menghancurkan secara total negara mereka. Tetapi Jepang tetap tidak bergeming. Ini pula yang menyebabkan perang Pasifik  berlanjut. Permohonan Amerika ini, disebut dengan Deklarasi Postdam.

Tentu saja, Amerika Serikat dan sekutu merasa memiliki kekuatan besar. Selain karena mereka melihat Jepang “kalah” oleh mereka, sebelumnya, yakni tanggal 8 Mei 1945, Nazi menandatangani instrumen penyerahan diri pada sekutu. Penyerahan Nazi pada sekutu ini, telah menyebabkan perang di Eropa berakhir.

Saat Nazi menyerah, Amerika Serikat kemudian memfokuskan perlawanan terhadap Jepang. Terlebih saat di mana Amerika tidak mampu melupakan perilaku Jepang pada mereka. Diketahui bersama, bahwa pasukan Navy Jepang,  secara mendadak membom Pearl Harbor, Armada Pasifik Angkatan Laut Amerika Serikat, di hari Minggu 7 Desember 1941.

Inilah pengeboman mendadak mereka saat di mana tentara Amerika Serikat sedang berlibur dan menikmati keindahan pantai Hawai. Tiba-tiba Pangkalan Angkatan Laut Amerika di Hawai dimaksud, yang di atasnya terdapat Pearl Harbor itu, dibom secara mendadak oleh Jepang. Pengeboman inilah yang membuat Kaisar Hirohito menyatakan bahwa Jepang sama dengan “Membangunkan Macan Tidur”. Dan akhirnya ramalan Hirohito ini benar terjadi pada tahun 1945.

Keruntuhan Jepang dan Indonesia Baru

Tanggal 15 Agustus 1945, adalah awal di mana Indonesia harus mendeklarasikan diri sebagai negara merdeka. Kita tahu, saat dimaksud, Indonesia masih berada dalam penjajahan Jepang. Tanggal ini juga, di kalangan politikus internasional sering disebut sebagai tahap akhir perang dunia kedua. Tentu kita tidak sedang menantikan hadirnya perang dunia ketiga.

Betapa menakutkan jika terjadi perang dunia ketiga. Perang dunia ke dua saja yang di mana Amerika membom Hirosima [6 Agustus 1945] dalam bentuk Uranium dengan jenis bedil [little boy] setidaknya menewaskan 90 sampai dengan 146 ribu orang. Harry Trumen Presiden Amerika Serikat yang ke 33, yang melanjutkan penyusunan perang terhadap Jepang oleh Rosevelt, meminta Jepang menyerah. Tetapi, mereka tetap bertahan.

Sikap Jepang yang tidak menyerah itu, membuat Amerika yang menyusun Manhattan Project yang didalamnya ada Albert Einstein, dan merencanakan penhancuran kaum Fasis termasuk Jepang. Akhirnya, Harry Trumen memerintahkan pasukan udaranya untuk kembali membom Kota Jepang bernama  Nagasaki. Tanggal 9 Agustus 1945, Amerika akhirnya menjatunkan Plutonium dengan jenis Implosi [fat man] dengan menewaskan 80 – 90 ribu penduduk sipil. Dengan pengeboman inipun, Jepang tetap bertahan, hingga akhirnya, pada tanggal 15 Agustus 1945, tepat pada hari Sabtu, Jepang menyatakan menyerah kepada Sekutu. Prof. Cecep Sumarna

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.