Perkembangan Startup Lokal di Indonesia

0 45

Perkembangan Startup Lokal di Indonesia – Masih banyak orang belum sepenuhnya mengerti definisi dari kata ‘startup’. Untuk meminimalkan kesimpangsiuran makna tersebut, ada baiknya kita membahas dulu apa itu ‘startup’. Kata ‘startup’ merupakan suatu kata serapan dari bahasa Inggris yang berarti, “The act or process of starting a process or machine; a new organization or business venture” (tindakan atau proses memulai sebuah proses atau juga mesin; sebuah organisasi baru atau suatu usaha bisnis).

Beberapa karakteristik yang dapat disimpulkan dari banyak perusahaan yang bisa disebut startup ialah:
* Usia kurang dari 3 tahun
* Jumlah pegawai kurang dari 20 orang
* Penerimaan kurang dari $100.000 pertahun
* Masih dalam tahap berkembang
* Umumnya beroperasi dalam bidang teknologi
* Produk berupa aplikasi dalam bentuk digital
* Biasanya beroperasi dalam ranah web

Pencirian seperti ini diduga karena istilah ‘startup’ muncul pada tengah merebaknya euforia serupa di Lembah Silikon. Karena Lembah Silikon identik dengan teknologi, terutama untuk yang berhubungan dengan informasi. Tak heran jika kemudian istilah ‘startup’ menjadi lebih menjurus kepada bidang ini. Mendirikan sebuah perusahaan berbasis web juga dianggap lebih simpel daripada jenis perusahaan yang lain, menurut Rama Mamuaya seperti dikutip dari situs DailySocial.net.

Namun, sebuah pendapat lain dikemukakan oleh Ronald Widha dari situs TemanMacet.com bahwa ia lebih menginginkan definisi yang lebih fleksibel dan juga luas. ‘Startup’ tak hanya perusahaan baru yang bersentuhan dengan teknologi, dunia maya, aplikasi, atau juga produk tetapi dapat juga mengenai jasa dan gerakan ekonomi rakyat. Akar rumput yang bdapat mandiri tanpa bantuan korporasi-korporasi yang lebih besar dan juga mapan.

Perkembangan startup lokal Indonesia

Startup lokal di Tanah Air memang belum menampakkan perkembangan yang terbilang signifikan apalagi jika dibandingkan dengan banyak startup di luar negeri yang telah sukses. Namun tetapi harus diakui cukup banyak juga yang sudah mencetak sukses seperti Koprol.com (aplikasi berbasis lokasi sejenis Foursquare), Digli.com, Kulacak.com (sebuah layanan sistem pelacakan Global Positioning System), Twiterus.com, dan lain sebagainya.

Nampaknya startup lokal di Indonesia akan masih terus banyak bermunculan dan juga membuat gebrakan baru. Ketenaran startup lokal mungkin tak tersebar luas namun tidak tertutup kemungkinan mereka akan bisa go international seperti halnya Google, Foursquare, Facebook, atau Twitter.

Startup lokal dan entrepreneurship

Startup lokal pada esensinya juga memiliki hubungan dengan dunia entrepreneurship karena orang-orang muda yang bergerak menjadi motor perusahaan baru untuk berani mengambil risiko. Mereka mampu bertahan dalam sebuah ketidakpastian, apakah nantinya akan disukai masyarakat atau bahkan tidak, apakah nantinya usaha mereka akan berkembang pesat atau malahan mati secara perlahan-lahan. Mereka juga memiliki segudang daya kreasi pada berbagai bidang, tak hanya teknologi. Dan tentunya mereka mendirikan startup guna meningkatkan kualitas kehidupan, bukan hanya untuk mencari keuntungan sesaat.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.