Inspirasi Tanpa Batas

Perumusan Masalah Berbeda dengan Pertanyaan Penelitian

1 448

Konten Sponsor

Perumusan Masalah Berbeda dengan Pertanyaan Penelitian. Banyak mahasiswa yang tidak mampu membedakan antara perumusan masalah dengan pertanyaan penelitian. Ketidakmampuan membedakan ini, bahkan untuk kalangan mahasiswa S2. Paling tidak, itu keadaan mahasiswa tempat di mana saya mengajar. Inilah yang membuat saya harus menyusun apa sesungguhnya perumusan masalah. Di mana perbedaan antara perumusan masalah dengan pertanyaan penelitian.

Perumusan masalah, menurut saya adalah sesuatu yang paling esensial dalam sebuah proposal penelitian. Mengapa disebut esensial? Sebab melalui perumusan masalah itu, bukan saja akan melahirkan pertanyaan dan tujuan penelitian, tetapi, juga akan menjadi landasan dalam menyusun teori dan metode penelitian yang digunakan peneliti.

Jadi, seorang peneliti akan gagal melakukan penelitian, jika ia tidak mampu menyusun perumusan masalah. Bagian lain yang sulit dalam melakukan penelitian itu, adalah menyusun perumusan masalah.

Biasanya, suatu rumusan masalah ditempatkan setelah peneliti menyusun identifikasi dan pembatasan masalah. Karena terindentifikasi dan terbatas itu, suatu perumusan masalah dapat disusun dalam sebuah penelitian. Suatu perumusan masalah, umumnya hanya memuat satu pertanyaan besar. Karena itu, menurut saya, perumusan masalah bukan pertanyaan penelitian. Pertanyaan penelitian adalah jabaran rinci dari perumusan masalah.

Karena itu, dalam menyusun perumusan masalah, kalimat yang tersusun haruslah mampu menumbuhkan pertanyaan-pertanyaan penelitian ke arah yang lebih rinci. Bentuk-bentuk pertanyaan penelitian [kualitatif dan kuantitatif] telah saya jelaskan sebelumnya di pembahasan khusus.

Contoh Perumusan Masalah dalam Penelitian

Bagaimana bentuk perumusan masalah. Menurut saya, kalau anda sudah membaca tulisan saya tentang cara menyusun pertanyaan penelitian kualitatif dan kuantitatif, maka, dari situ, akan tercermin suatu skema tentang apa yang disebut dengan perumusan masalah. Contohnya sebagai berikut:

Pemerintah telah mengatur tentang cara dan mekanisme pengangkatan kepala sekolah. Tujuannya, agar kepala sekolah yang memimpin suatu sekolah lahir dari guru yang berprestasi, berdedikasi dan mengerti tentang bagaimana dia memimpin suatu sekolah. Di sekolah yang menjadi objek penelitian peneliti sendiri, semangat pemerintah itu telah terwujud. Kepala sekolah di sekolah …. adalah guru terbaik, royal dan peduli terhadap peningkatan kualitas pendidikan. Seharusnya, kepala sekolah seperti ini, mampu melahirkan guru dengan motivasi tinggi yang akibatnya akan melahirkan siswa/i sekolah yang berprestasi. Fakta, ternyata di sekolah dimaksud, guru tidak memiliki motivasi tinggi yang salah satu akibatnya adalah berkembangnya murid yang tidak berprestasi.

Dari rumusan semacam ini, saya menyimpulkan bahwa apa yang disebut dengan rumusan masalah itu, perspektif spesifik dari apa yang akan kita teliti. By. Prof. Cecep Sumarna

  1. makrubin nim 14166310040 PAI /A semester satu. berkata

    berarti dapat dipahami bahwa rumusan masalah yaitu perspektif spesifik dari apa yang akan kita teliti yang diambil dari masalah yang dipaparkan pada latar belakang masalah ,begitukan prof?

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar