Pesan Untuk Teman Kecil “Aku Rindu Kebebasan Kita Dulu”

0 8.280

Setiap orang pasti memiliki sahabat saat kecil dulu, sahabat yang begitu sering menemani kita bermain, belajar bahkan membuat orang tua kita masing-masing menjadi khawatir. saat menginjak sekolah dasar, dengan sahabatlah kita ingin duduk sebangku. Saat menginjak remaja dengam sahabtlah kita ingin becanda dan tertawa, mencari hal baru baik itu positif maupun negatif. Namun Seiring perjalanan hidup dan kedewasaan kita, perahabatan harus terpisah. Bisa karena pilihan dan cara pandang yang berbeda, bisa karena kita memilih keluar dari zona nyaman dan mengapai mimpi masing-masing dengan cara yang berbeda pula. Lalu setelah kita jauh dan setelah kita menjalani hidup dewas baru kita sadari  Ternyata dari perbedaan itulah kerinduan hadir, rindu bersama dan bercengkrama, rindu dimna kita bebas.   Buat kamu yang sudah lama tidak berjumpa dengan sahabat kamu, Katakan bahwa kamu sedang meririndukanya, utarakanlah perasaan ingin bertemu dengannya.

Untuk mereka yang meindukan sahabatnya, hari ini Lyceum Indonesia menghadirkannya dalam bentuk Puisi. Bait puisi edisi 15 Oktober 2016 Ini hadir dengan tema Pesan Untuk Teman Kecil “Aku Rindu Kebebasan Kita Dulu”. puisi ini dirangkai dengan halus dan saraat akan kerinduan oleh penulinya Apandi Galapagos.  Beliau adalah anak rantau yang masa kecilnya dihabiskan di Pulau Sumatra, dan kini ia hidup besama pasangannya di pulau Jawa. Semoga dengan puisi ini kita bisa lebih jauh memaknai persahabatan. Selamat membaca…

Pesan untuk teman kecil

Karya : Apandi Galapagos

Seragam merah putih kebanggan kita dulu
Lari-lari di tepian jalan
Kadang berlari di lalau lalangnya kebisingan
Hanya untuk sekedar menatap langit dan melihat pesawat

Kini kita berdasi kawan
Tak ada lagi waktu untuk mencaci
Bahkan waktu yang terlewat
tak sehari pun kita bisa jumpa

Bukan lagi matematika yang tersulit
Namun pertemuan pun sudah enggan kita janjikan
Terkadang pekarangan rumah memanggil kita
Ikan –ikan di sawah menunggu kita
Layang-layang pun ingin kembali terbang
Hanya satu ingatan untuk kembali pulang
Sekedar telanjangi dan caci dunia diatas hiruk pikuk kenistaan

Teman kecil jangan kau pergi
Jangan pecundani diri untuk dunia
Jangan khianati rasa untuk bersama
Keliling dunia adalah mimpi kita

Teman kecil,kampung halaman bukan cerita
Tempat kelahiran bukan sandiwara
Mari pulang jika kau lelah dan kita tertawa
Dunia ini keji jangan kau terdiam dan tertikam di buai nya

sahabatku kubuat syair untukmu

Rindu kebebasan

Kadang jiwa ini terjebak bahkan selalu
Terikat dalam rantai terjepit terbungkam tanpa teriakan
Tertikam untuk selalu bungkam berlari selalu di jagal
Aku diam selalu kau ganyang
Aku tertidur kau diam-diam mengubur
Aku terjaga kau maraj tidak terima
Biarkan jiwa ini berontak
Menarka kebebasan
Bersorak keadilan
Lepaskan belenggu kebisingan
Hempas dan lepaskan teriakan
Aku kau kita mereka harus sama
Berteriak dalam satu kata
Berdiri dala satu barisan
Bergandengan atas nama kebenaran
Mari berlari jika kau rindu kebebasan

[15-10-2016]***aL


Tentang Penulis Puisi

Anak muda yang satu ini bernama lengkap Ade Aspandi, Yang akrab di sapa Apandi Galapagos. Lahir di wonosobo pada tanggal 20 juni 1993, ia apandi-galapagosmenjalankan masa kanak-kanaknya di lampung. Beranjak dewasa ia merantau ke tanah sebrang di Cirebon jawa barat. Hinga gelar sarjana ia dapat bahkan jodohpun ia dapatkan di negri rantau nya, dalam hidup nya ia hanya tau tentang perjuangan karena hidup adalah sebuah perjuangan, pada prinsipnya setiap orang memiliki potensi hanya saja mampukah orang tersebut membuka cakrawala berfikirnya untuk mengembangkan potensinya, namun ingat, ‘’,hidup itu tak semudah kata motivator bayaran , maka teruslah bergerak, sebentar saja kau berhenti berarti kau mati’’

Komentar
Memuat...