Home » News » Hot » Politik Do’a Tifatul Sembiring Mempertajam PKS vs Pemerintah

Share This Post

Hot / Politik

Politik Do’a Tifatul Sembiring Mempertajam PKS vs Pemerintah

Politik Do'a Tifatul Sembiring Mempertajam PKS vs Pemerintah

Tifatul Sembiring, kembali membuat ramai jagad politik Nusantara. Ia melantunkan rangkaian do’a kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR di tahun  2017. Ia membingkai do’a dalam susunan kalimat yang sangat unik dan dalam konteks tertentu terkesan memiliki pretensi politik. Do’a yang mengilustrasi bagaimana kondisi negara, dalam perspektifnya, yang antah berantah.

Do’a sebagaimana diaransemen Tifatul Sembiring ini, tentu  telah mengubah tradisi lama para pendo’a kenegaraan yang biasanya penuh pujian kepada penguasa ke ranah baru yang penuh kritisis. Wajar jika kemudian, Romahurmuzi, Ketua PPP ketika ke luar dari ruang sidang MPR langsung memberi respons negatif atas do’a dimaksud, dan menyebutnya tidak proporsional. Hal ini sebagaimana dilansir beberapa media elektronik beberapa jam belakangan ini.

Kita tentu tidak tahu bagaimana cerita awalnya, mengapa MPR memilih salah satu anggotanya itu untuk membaca do’a. Do’a yang mempertautkan pertimbangan politik dengan membangkitkan rasa empati, simpati sekaligus mungkin antipati. Tetapi inilah do’a paling fenomenal dalam konteks kesejarahan dan konfigurasi kenegaraan yang sebelumnya seolah penuh kharisma dan dalam tanda baca tertentu, mungkin penuh kepura-puraan. Sembiring, tampaknya tidak ingin begitu. Ia ingin tampil beda dibandingkan dengan pendo’a lain mulai dari Presiden pertama sampai kepada Presiden Jokowi sekarang ini. Akhirnya, ia menjadi antitesis baru dalam konteks pendo’a di Nusantara.

Rekomendasi untuk anda !!   Indonesia dan Budaya Politik Hipokrasi

Entah mengapa jatah membacakan do’a yang biasanya penuh puja-puji, berubah menjadi do’a dalam nuansa kebathinan penuh kritik. Sembiring begitu lincah memainkan kalimat-kalimat kritisnya kepada Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla serta pejabat tinggi negara lain. Misalnya, ia mendo’akan Presiden Jokowi agar digemukan badannya supaya bisa lebih sehat dan dapat istiqomah menjalankan tugasnya sebagai Kepala Negara.

Beberapa Petikan Do’a [teredit]

Sembiring dalam do’a dimaksud, cukup berani meluncurkan kalimat-kalimat berikut ini.

“Ya Allah, berilah petunjuk kepada Presiden RI Bapak Joko Widodo. Gemukkanlah badan beliau ya Allah. Ya Allah.. !! beliau semakin kurus padahal tekadnya untuk membangun bangsa dan negara ini tetap membaja. Ya Allah limpahilah Presiden Jokowi dengan kesehatan dan kekuatan, di tengah keterbatasan waktu istirahat dan kelelahan akibat tugas negara yang diembannya”. kata Tifatul di Gedung Nusantara, Gedung MPR/DPR/ DPD, Rabu (16/8/2017)

Ia juga meminta kepada Allah swt agar keimanan dan ketaqwaan Presiden Jokowi semakin teguh, agar selalu bisa mencintai rakyat, umat, dan ulama. Disebutnya bahwa ulama adalah pewaris para Nabi. Ia juga meminta kepada Allah agar Presiden Jokowi berlaku adil dan mampu mencari solusi dari setiap permasalahan dan tantangan bangsa yang semakin berat.

Rekomendasi untuk anda !!   HTI Akhirnya Dibubarkan

Di tengah persaingan dunia yang kadang kejam dan tanpa belas kasihan, di tengah utang yang masih bertumpuk, dan garam berkurang, harapan rakyat sangat tinggi bagi kemakmuran negeri.

Lain kepada Jokowi beda dengan kepada Yusuf Kalla. Untuk Jusuf Kalla, Tifatul menyebut ini sebagai sosok tua yang penuh semangat meski usianya sudah tua. Di akhir do’anya ia mengatakan:

“Ya Allah … hadirkanlah pemimpin-pemimpin negeri yang lebih takut kepada-Mu daripada takut kepada partainya atau kepada jabatannya. Pemimpin yang lebih takut pada dahsyatnya adzab-Mu ya Allah daripada jabatan dunia yang sementara”

Team lyceum bersumber dari berita Trans Media, (16/08)

Share This Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>