Prinsip dan Jenis Bimbingan Karir Bagi Peserta Didik

2 369

Agar bimbingan karir di sekolah dapat berfungsi dengan sebaikbaiknya sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan, maka beberapa pandangan tentang prinsip-prinsip bimbingan perlu hendaknya diperhatikan oleh para pembimbing pada khususnya dan administrasi sekolah pada umumnya, terutama dalam penyusunan program, pelaksanaan layanan bimbingan karir di sekolah. Menurut B. Suryosubroto (1997:254) ada beberapa prinsip pokok dalam bimbingan karir yaitu :

  • Pemilihan pekerjaan merupakan suatu proses bukan sebagai suatu peristiwa, jadi merupakan proses kegiatan yang terus menerus.
  • Pemilihan dan penyusunan pekerjaan dimulai dengan pengetahuan tentang diri, agar dapat memiliki dan menyesuaikan pekerjaan dengan sebaik-baiknya.Untuk ini perlu mengerti tentang kecakapannya, bakatnya, minat dan cita-cita.
  • Bimbingan karir merupakan proses perkembangan konsep diri. Jadi siswa harus tahu benar tentang dirinya yaitu tahu kekurangannya, kelebihannya, keunggulannya dan sebagainya, yakin pada dirinya bahwa dapat menyelesaikan tugas sesuai dengan nilai-nilai yang dipegangnya.
  • Bimbingan karir membantu pemahaman dunia kerja dan pekerjaan dalam masyarakat.
  • Bimbingan karir dapat menunjukkan berbagai hambatan yang mungkin timbul dan tahu cara mengatasinya.

Berdasarkan uraian-uraian di atas, maka yang dimaksud dengan persepsi terhadap layanan bimbingan karir adalah suatu proses pengorganisasian dan penginterpretasian yang menghasilkan pemahaman siswa terhadap layanan bimbingan karir mengenai merencanakan dan mengembangkan masa depan karir sesuai dengan kemampuan / potensi diri serta lingkungannya dengan cara memahami diri, pengenalan nilai-nilai diri masyarakat, pemahaman lingkungan, hambatan dan cara mengatasi hambatan, perencanaan masa depan.

Menurut Wingkel (2012:58) faktor-faktor yang menentukan seseorang memilih suatu pekerjaan atau jurusan yaitu:

  1. Pemberian informasi karir
  2. Bimbingan persiapan diri dalam memasuki kelas XI
  3. Bimbingan pemahaman penjurusan
  4. Pengarahan dalam meningkatkan karir

Dari uaraian di atas, peneliti menyimpulkan bahwa indikator bimbingan karir adalah pemberian informasi karir, bimbingan persiapan diri memasuki kelas XI, bimbingan pemahaman penjurusan dan pengarahan meningkatkan karir.

 Jenis Layanan dan Kegiatan Bimbingan Karir

Bimbigan Karir merupakan salah satu bidang pelayanan dalam bimbingan dan konseling. Masing-masing bidang pelayanan konseling tersebut diselenggarakan dalam tujuh jenis layanan.

Tujuh jenis layanan menurut Anas Salahudin (2008:14)  adalah:

  • Layanan Informasi
  • Layanan Penempatan dan penyaluran
  • Layanan Konseling perorangan
  • Layanan Bimbingan kelompok
  • Layanan Konseling kelompok
  • Layanan Konsultasi
  • Layanan Mediasi

Peneliti mencoba menjelaskan berbagai jenis-jenis layanan dalam kegiatan bimbingan kariri yang di kemukakan di atas:

Layanan informasi merupakan layanan memberi informasi yang dibutuhkan oleh individu (Achmad Juntika Nurihsan, 2005:19). Layanan ini menjadi sumber pengetahuan kepada peserta didik akan informasi mengenai karir seperti lowongan pekerjaan, pendaftaran perguruan tinggi, kursus, dan lain-lain.

Layanan penempatan dan penyaluran merupakan layanan yang membantu siswa memperoleh penempatan dan penyaluran yang tepat di dalam jurusan/program studi, program latihan dan magang (Anas Salahudin, 2010:139). Untuk kelas XII layanan penempatan dan penyaluran lebih kepada pendataan karir yang akan dipilih oleh peserta didik dan mempertimbangkannya.

Layanan konseling perorangan merupakan layanan bimbingan dan konseling yang memungkinkan peserta didik (klien mendapatkan layanan langsung tatap muka (secara perorangan) dengan Guru Pembimbing dalam rangka pembahasan dan pengentasan permasalahan pribadi yang dideritanya (Prayitno, 2008:37).

Layanan bimbingan kelompok merupakan layanan yang memungkinkan peserta didik klien), secara bersama-sama, melalui dinamika kelompok, memperoleh berbagai bahan dari narasumber tertentu (terutama dari guru pembimbing), membahas secara bersama-sama pokok bahasan (topic) tertentu yang berguna untuk menunjang pemahaman dan kehidupan mereka sehari-hari.

Layanan konseling kelompok merupakan layanan untuk membantu individu menyelesaikan masalah-masalah secara berkelompok. Layanan konsultasi merupakan layanan yang membantu siswa dan atau pihak lain dalam memperoleh wawasan, pemahaman, dan cara-cara yang perlu dilaksanakan dalam menangani kondisi dan atau masalah siswa. Layanan mediasi merupakan layanan yang membantu peserta didik menyelesaikan permasalahan dan memperbaiki hubungan antar siswa (Anas Salahudin, 2010:140).

Baca JugaMengenal Bimbingan Karir Bagi Peserta Didik


wiarno
Wiarno, M.Pd

 Peulis Adalah Konselor pendidikan di SMP Binaul Ummah Kuningan dan Konselor pendidikan di SMA Binaul Ummah Kuningan

 

 

  1. Muhamad Farhan berkata

    Nama : Muhamad Farhan
    Nim : 1415104068
    Jurusan/Smt : T.IPS.B/3 (tiga)
    FITK

    Assalamu’alaikum.. wr.wb.
    setelah saya membaca dan memahami mengenai prinsip dan jenis bimbingan karier bagi peserta didik,, maka tentu harus ada serta dilaksanakan dan dikembangkan oleh suatu lembaga pendidikan,, dengan begitu para pesrta didik (siswa/siswi) mempunyai jiwa keorganisasian, menginterpretasikan apa yang ia inginkan, mendapatkan informasi, baik itu untuk persoalan dikampus maupun setelah lulus dari kampus tersebut yakni Lowongan Pekerjaan, Peluang-peluang, dan selain itu juga kita sebagai mahasiswa/mahasiswi bisa konsultasi mengenai informasi yang didapat itu…
    terimaksih.
    Wassalamu’alaikum.. wr.wb

  2. allif nurkholis berkata

    Bimbingan karir sangat di perlukan Bagi mahasiswa dan siswa Karena didalamnya adanya pengorganisasian, interpretasian , dan informasi karir. Jadi mahasiswa bisa mendapatkan informasi ,layanan konsultasi Dan bisa bahan berbagai narasumber melalui adanya bimbingan karir.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.