Problem Waktu Orang Tua Penyebab Kegagalan Pembentukan Kepribadian Anak

21 483

Problem Waktu yang Menyebabkan Orang Tua Gagal Membentuk Anak. Era modern, telah membuat waktu menjadi demikian sempit. Pergantian menit, jam, hari dan minggu terasa begitu cepat. Sementara itu, waktu banyak dihabiskan untuk diisi oleh sesuatu yang menurut ukuran kita produktif. Ukuran produktivitas itu sendiri, ditentukan oleh keberhasilan kita dalam mengumpulkan gepokan kekayaan, atau menyusun Bio Data hidup. Suatu rangkaian perjalanan dalam deretan karier yang sesungguhnya menyiksa, Akibatnya, anak menjadi demikian terabai dan tidak terkontrol sama sekali.

Karena itu, jika dalam tulisan sebelumnya saya menyebut keluarga sebagai pendidikan pertama dan utama, maka, pertanyaan yang segera muncul adalah:  Dapatkah dua adigium di atas untuk saat ini tetap disandingkan kepada institusi pendidikann keluarga? jawaban terhadap soal ini tentu saja sangat kompleks. Tidak sederhana seperti gampangnya pertanyaan tadi. Jawabannya panjang dan membutuhkan energi yang tidak ringan.

Mengapa? Sebab banyak fakta menunjukkan bahwa keluarga moderen justru tumbuh menjadi manusia-manusia egois. Kumpulan manusia yang hanya mementingkan diri sendiri dan menjauhkan diri dari kemungkinan untuk memusatkan perhatiannya pada pembentukan kepribadian anak. Orang tua: Laki-laki dan perempuan, tetap sama sibuknya seperti laki-laki. Dengan alasan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak, pada akhirnya, justru mental dan psikologi anak menjadi terabai.

Bagaimanakah Kita Melangkah

Ilustrasi di atas menyimpulkan bahwa bagaimana mungkin keluarga menjadi lembaga pendidikan pertama dan utama dalam konteks kekinian ketika ternyata orangtua yang seharusnya menjadi idol, justru berperan sebaliknya. Orang tua yang seharusnya menjadi rujukan utama anak, selalu berada dalam titik yang tidak mungkin pernah dapat optimum membentuk keluarga?

Karena itu, tampaknya, akan sulit bagi keluarga modern untuk mendesain harmoni keluarga dan mengkonstruk pola relasi yang ideal di antara sesama anggota keluarga. Tradisi sebagaimana terjadi sebelum era ini dan menjadi harapan ideal dalam konteks analisis pendidikan, menjadi sangat sulit direalisasikan.

Seorang bapak karier misalnya, ia terbiasa berangkat kerja dipagi buta dan pulang sore hari bahkan malam hari. Ada diantara bapak-bapak itu bahkan yang pulangnya seminggu sekali, sebualan sekali atau mungkin satu tahun sekali. Seorang ibu juga sama! Dengan berbagai alasan dan pertimbangan, seorang ibu juga memilih berkarier. Akibatnya, nafas seorang ibu dalam rumah menjadi sangat jarang dirasakan anak.

Dalam posisi keluarga yang demikian, kapan dan di mana mereka dapat menjadi rujukan perilaku anak, padahal sekedar bertemu saja sangat sulit dilakukan. Jarang diantara bapak-bapak dan ibu-ibu saat ini, yang masih memperhatikan dan mengkondisikan perilaku anak anak mereka, apalagi melakukan permbiasaan terhadap nilai-nilai spiritualitas keagamaannya. Akibatnya, wajar jika anak tumbuh menjadi manusia-manusia yang jauh dari keluarga yang baik. Prof. Cecep Sumarna

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

  1. Merlindia Widia Ningsih berkata

    Pendidikan keluarga Itu penting karena peran orang tua adalah untuk mendidik anak anaknya. Tetapi peran orang tua disini Malah menyibukan dirinya dengan pekerjaan sehingga anaknya kurang perhatian dan kasih sayang.

  2. Rif'atul Ula berkata

    Hidup di zaman globalisasi ini memunculkan gaya hidup yang serba ingin di share di khalayak umum. Oleh karena itu, eksistensi dan ego serta gengsi menjadi tinggi. Sehingga orangtua modern akan selalu berusaha menunjukkan eksistensi nya dan lupa akan tanggung jawab terhadap anaknya harusnya seperti apa.
    Orangtua sibuk berkompetensi untuk memperoleh untung sebanyak-banyaknya dan mengabaikan anaknya agar dapat berkompetensi dalam hidupnya. Jadi, pendidikan dalam keluarga sangat penting diperhatikan karena ini merupakan tiang/fondasi untuk memanusiakan manusia.

  3. Rismawati berkata

    pendidikan yang paling utama yaitu di dalam keluarga yang mana pendidikan di dalam keluarga terdapat karakter, nilai-nilai kebaikan dan tindakan. orangtua sebagai pendidik bagi anak-anaknya. adapun kegagalah pembentukan karakter semuanya dilihat dari orangtuanya apakah ia sudah melaksanakan kewajibannya sebagai pendidik atau ia sibuk dengan pekerjaannya sampai lalai meninggalkan kewajiban sebagai seorang pendidik.

  4. Rismawati berkata

    Assalamu`alaikum,
    keluarga adalah pendidikan yang paling utama bagi anak karena di dalam keluargalah terdapat nilai-nilai, karakter, kebaikan dan tindakan. disitulah orangtua sebagai pendidik yang mana harus mendidik anaknya dengan benar. Adapun kegagalan pembentukan anak yaitu lihat dari orangtuanya apakah meluangkan waktu untuk mendidik anaknya atau malah sibuk dengan pekerjaannya sehingga melalaikan kewajiban sebagai orangtua atau sebagai pendidik.

  5. Arini berkata

    Di zaman yang modern dan berkembang ini anak tidak hanya mendapatkan pendidikan di sekolah saja tetapi di keluarga juga karena keluarga adalah pendidikan pertama bagi anak. Orang tua sangat berperan penting dalam perkembangan anak apalagi jaman sekarang yang banyak anak sekolah yang melebihi batas umurnya. Orang tua harus bisa menjaga anaknya dengan sebaik baiknya

  6. Siti Mar'atul Hasanah berkata

    Banyak sekali di zaman yang modern ini orang tua terlalu asyik dengan gadget kurang memperhatikan anaknya sendiri seharusnya bermain gadget seperlunya saja jangan berlebihan sekali

  7. De Zidni Tazqiah berkata

    Pendidikan merupakan proses dimana seseorang mengembangkan kemampuan, sikap, dan bentuk-bentuk perilaku lainnya di dalam masyarakat dimana yang bersangkutan hidup. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa pendidikan adalah proses timbal balik dari tiap pribadi manusia dalam penyesuaian dirinya dengan lingkungan hidupnya. Sementara itu, keluarga adalah kasatuan unit terkecil di dalam masyarakat. Jadi, pendidikan dalam keluarga adalah proses pembentukan mental dan tingkah laku seorang anak manusia secara berkesinambungan dalam unit terkecil di dalam masyarakat. Pendidikan juga dimulai dari dalam keluarga karena tidak ada orang yang tidak dilahirkan dalam keluarga. Jauh sebelum ada lembaga pendidikan yang disebut sekolah, keluarga telah ada sebagai lembaga yang memainkan peran penting dalam pendidikan yakni sebagai peletak dasar. Dalam dari keluarga orang mempelajari banyak hal, dimulai dari bagaimana berinteraksi dengan orang lain, menyatakan keinginan dan perasaan, menyampaikan pendapat, bersikap baik, berperilaku baik, hingga bagaimana menganut nilai-nilai tertentu sebagai prinsip dalam hidup. Intinya, keluarga merupakan basis pendidikan bagi setiap orang.

  8. akhmad afifudin berkata

    Keadaan rumah tangga yang penulis paparkan diartikel diatas, kalo menurut saya hanya terjadi pada keluarga atau rumah tangga yang brnnotabene serba sibuk , baik sang istri maupun sang suami .. Namun kita tidak bisa memandang dari satu segi atau satu sudut pandang keadaan di suatu pedesaan yang tidak mengerti bahkan kurang memahami apa arti gender yang sesungguh, dimana orang perkotaan atau istri yang memilih membantu mencari nafkah lebih condong ke pekerjaannya.
    Namun ketika kita melihat realita di suatu daerah yang sperti saya paparkan diataz, klo menurut saya orang desa atau para istri lebih memilih untuk mengasingkan diri dan yang mencari nafkah hanya sebatas suami, karena orang tua dipedesaan sadar betul arti peran orang tua dalam mendidik anak, mereka lebih memilih berkumpul bersama anak sambil menunggu sang suami pulang dari tempat kerjanya, jadi tingkat kegagalan keluarga dalam mendidik anak menurut hemat penulis hanya Hanya berlaku oada keluarga yang lebih memilih sama sama berkerja baik ayah maupun ibunuya, mereka lebih sibuk brangkat pagi pagi buta hanya untuk bertemu klayen bahkan pejabat tinggi ,dan untuk kembali ke rumahnya pada malam hari .. Sehingga anak menjadi terasingkan dengan keadaan seperti demikian
    Pendidikan keluarga sangatlah penting bahkan sangat dibutuhkan bagi sang anak untuk menjadi bekal sang anak ketik sudah mulai beranjak ke tingkat dewas.. Keadaan seprti inilah yang memicu anak mulai bergaulan bebas. Maka dari itu seorang ibu hendaknya memerhatikan tugas dan fungsi sesungguhnya terhadap anak.

  9. Ririn Fitriani (Smt 3 B) MPI berkata

    Assalamu’alaikum
    Kaitannya dengan problem waktu mengenai pendidikan dalam keluarga,merupakan hal yang sangat urgen dalam dunia nyata. Terkadang orang tua lebih mengedepankan urusan dunia dibandingkan dengan mendidik anak di dalam rumah. Hanya dengan selembaran rupiah semua urusan selesai,padahal jikalau kita tinjau secara psikologisnya bukan uang yg dibutuhkan melainkan kasih sayang dan didikan yg cukup aga anak tidak terjerumus ada hal yg negatif. Kalau kita kaji secaara mendalam Al qur’an menjelaskan dalam Q.S.Luqman ayat 13-17 yg berkaitan dengan pendidikan tehadap anak. Seharusnya sebagai orang tua harus cerdas dalam menangani hal tersebut sebab mengatur waktu dalam pendidikan kelurga,merupakankelurgamerupakan hal yg sangat penting dan jika salah dalam memanaj akan berakibat fatal.

  10. Uun Unesih. MPI-A-3 berkata

    Bismillah… dalam pendidikan, ada tiga jalur pendidikan yakni pendidikan formal, pendidikan non formal, dan pendidikan informal. pendidikan informal merupakan pendidikan utama yang kita dapatkan, kenapa? karena sejak kita lahir, kita sudah diberi pendidikan oleh keluarga kita terutama orang tua kita. mengenai orang tua modern yang tertera dalam bacaan ini, seharusnya kita boleh saja mengejar duniawi akan tetapi kita juga harus tetap melaksanakan tanggung jawab kita sebagai orang tua. dalam filsafat pendidikan juga orang tua disebut sebagai ruh pendidikan. mengapa? karena baik buruknya watak anak itu tergantung cara didikan dari orang tuanya. sebenarnya saya sangat prihatin ketika melihat ada anak yang kurang kasih sayang dan kurang diperhatikan dan kurang diberi pendidikan sama orang tuanya, sedangkan orang tua nya yang terus dan super sibuk mengejar duniawinya, al hasil anaknya berwatak yang tidak sesuai. jadi. intinya, kita boleh saja mengejar duniawi tapi, kita juga harus tetap melaksanakan kewajiban kita, kita tidak boleh melalaikannya karena akan berdampak buruk. terima kasih.

  11. Siti hamidah berkata

    Assalamualaikum wr wb
    Penting ya kelurga yaitu untuk membentuk perilaku dan karakter anak yang lebih baik.jika dalam sebuah keluarga orang tua ya sibuk dengan karir dan pekerjaan ya masing-masing maka yang akan d hasil kan adalah anak yang acuh tak acuh dan memiliki ego yang tinggi
    Sebab banyak fakta yang menunjukan bahwa kelurga jaman sekarang tumbuh menjadi manusia egois. Kumpulan manusia yang hanya mementingkan diri sendiri dan menjauh kan diri dari kemungkinan untuk memusat kan perhatian pembentukan pada kepribadian pada anak

  12. yun berkata

    keluarga merupakan pendidikan paling utama dalm proses belajar mengajar, akan tetapi keluarga juga menjadi tolak ukur keberhasilan seorang anak, akan tetapi pada zaman sekarang banyak anak-anak yang gagal ataupun salah pergaulan hal ini disebabkan karena banyaknya faktor di antaranya adalah kesibukan orang tua yang selalu mementingkan karirnya di bandingkan anak-anaknya dengan alasan demi kebahagiaan anak-anaknya, akan tetapi faktanya hal ini hanya menyebabkan kegagalan pembentukan seorang anak saja .

  13. Wahyuni Wati Nengsi MPI A smt 3 berkata

    Dalam sebuah keluarga dibutuhkan suasana yang harmonis salah satunya dengan memberikan perhatian dari orang tua ke anak, agar anak bisa dekat dengan orang tua, orang tua bisa menjadi idola untuk anak dan tidak segan anak untuk bercerita segala hal kepada orang tua. Orang tua, ayah dan ibu memang wajib menafkahi anak tetapi selain itu harus bisa membagi waktu dengan anak, agar anak bisa menjadi pribadi yang di harapkan orang tua.

  14. Lisa Febriyanti berkata

    Menurut saya. Bahwa kegagalan pembentukan kepribadian anak itu karna lingkungan.. Karna sesibuk2nya orang tua.. Waktu malam juga bisa untuk mengajari anak belajar.. Lingkunganlah yang menyebab kan kegagalan dalam pembentukan keprobadian anak..

  15. Rudi permana berkata

    Dalam pembentukan kepribadian anak bukan hanya problem waktu orangtua tetapi seorang ibu dominannya mendidik anak menjadi seseorang yg memiliki kepribadian baik. Seharusnya ibu lebih mengutamakan waktu bersama sang anak, alangkah baiknya jika seorang ibu hendak bekerja maka harus seimbang antara waktu kerja dan waktu bersama keluarga. Disamping ibu seorang ayah pun juga mempunyai waktu luang setelah bekerja untuk berkomunikasi dengan anak karena seorang ayah mempunyai peran.

    1. Aninda fidiya sari berkata

      Assalamualaikum.
      Saja setuju dengan pendapat anda bahwasanya seorang anak sangat membutuhkan perhatian orang tuanya. Dalam al quran sendiri di jelaskan bahwa anak di golongan menjadi 4 yaitu anak menjadi musuh, anak sebagai fitnah, anak sebagai perhiasan, dan anak sebagai penyejuk mata dan penyerang hati. Sebagai orang tua pasti menginginkan anak sebagai penyejuk mata bukan ? Tapi semua tidak akan terjadi jika orang tua hanya mengandalkan segepok uang untuk membahagiakan mereka, tanpa memberikan kasih sayang dan meluangkan waktu untuk anak anaknya . Karena bahagia tidak harus mempuyai banyak uang.

    2. Sri haryati berkata

      Di zaman sekarang memang banyak orang tua yang lebih mementingkan karirnya untuk pendidikan anak.
      Orang tua harus bisa membagi waktu untuk anaknya dan perbanyak komunikasi, walaupun hanya dengan menanyakan kegiatan sehari hari anak di sekolah atau di masyarakat supaya tau perkembangan anak tersebut.
      Karena disini peran keluarga sangat penting dalam mendidik anak.

    3. Maulidiya berkata

      Assalamu’alaikum
      Kegagalan anak dipicu oleh faktor orang tuanya,karena orang tua selalu disibukan oleh pekerjaanya.sehingga kewajiban orang tua terhadap anaknya terabaikan sehingga anak tersebut kurangnya kasih sayang terhadap orang tuanya.

      1. Lenny Erdiani Choerun Nissa berkata

        orang tua sangat berperan penting dalam pembentukan karakter anak, karena orang tua adalah sekolah pertama untuk setiap individu (anak). orang tua harus lebih bnyak meluangkan waktunya untuk sang anak, jangan sampai terjadi kehilangan komunikasi antara orang tua dan anak. Awasi setiap aktivitas sang anak, biasakan anak untuk bercerita dan tidak berbohong, bekerjasama dengan guru agar mengetahui sejauh mana perkembangan anak di sekolah. serta sama sama bekerja sama antara orang tua dan guru supaya anak tidak mengalami anomie.

  16. fariz aldi dwi rahmawan,Tips A/1 berkata

    Assalamu’alaikum wr . wb
    Sesuai dengan yang sudah dipaparkan diatas, bahwasanya suatu kewajiban bagi orang tua untuk meluangkan waktu / berkomunikasi dengan anak walau hanya dengan menanyakan kegiatan yang mereka lakukan sepanjang hari. Menurut hasil diskusi dari kelompok kami, yaitu memang benar bahwa di zaman modern ini semua orang berlomba-lomba dalam berkarir untuk mendapatkan material yang tinggi agar si anak mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualitas, tetapi tetap pendidikan keluarga yang paling utama. dilihat dalam konteks filsafat pendidikan bahwa keluarga merupakan ruh pendidikan, baik buruknya kepribdian anak tergantung bagaimana cara orang tua memberikan pendidikan kepada anak. instansi pendidikan seperti sekolah hanyalah tempat penitipan anak atau pendidikan kedua setelah pendidikan keluarga. Jadi, solusi dari kelompok kami tentang (judul) adalah tidak ada larangan orang tua mencari material sebanyak mungkin jika tujuannya untuk kebaikan masa depan anak, tetapi disisi lain orang tua harus berkomunikasi dengan anak agar orang tua mengetahui sejauh apa perkembangan anak setiap harinya. Jadi pada intinya harus ada kesinkronisasian antara orang tua dan anak.
    Terimakasih
    Wassalamu’alaikum wr. wb

    1. Silmy Awwalunnisa TIPS/1 berkata

      Tepat sekali. Intinya keluarga adalah institusi noner satu dalam membangun karakter anak. Tapi tidak sedikit orang tua yang justru salah dan menimbulkan kegagalan terhadap pembentukan karakter anak, setelah itu siapa yang di rugikan?

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.