Rahasia HRD Untuk Para Pelamar Kerja

0 65

Human Resource Development (HRD) merekalah ujung tombak perusahaan yang berperan menerima karyawan baru. Sebelum anda berhadapan untuk di wawancarai dengan calon atasan. Semua peserta pencari kerja harus berhadapan terlebih dulu dengan yang namanya pihak HRD ini.

Tapi apakah Anda pernah mengetahui bahwa ada beberapa hal yang disembunyikan HRD jika berhubungan dengan calon pelamar? Berikut ini adalah beberapa hal yang sebenarnya dirahasiakan HRD untuk para pelamar kerja:

Hindari melamar langsung ke HRD

Banyaknya lamaran yang telah masuk ke meja HRD yang terkadang juga membuat proses rekrutmen memakan waktu lebih lama. Untuk menghindari hal seperti ini, Anda dapat mencoba untuk mencari koneksi seseorang di dalam perusahaan tersebut. Atau langsung menujukan alamat melamar lewat manajer divisi yang Anda inginkan.

Pihak HRD juga sering kali tidak bisa untuk langsung menentukan seseorang bisa diterima atau tidak di sebuah perusahaan, karena tetap keputusan berada di tangan calon atasan calon perusahaan Anda. Jika Anda melamar langsung tertuju ke calon atasan atau seseorang yang Anda kenal di perusahaan tersebut, prosesnya akan jauh lebih cepat.

Gunakan nama email yang baku

Gunakan nama email yang baku
Gunakan nama email yang baku

Saat mengirimkan file lamaran pekerjaan via email, hindari penggunaan account nama email dengan nama norak atau yang membuat Anda akan dinilai tidak serius.

Kalau perlu, buat khusus sebuah nama email dengan username nama lengkap Anda sendiri agar Anda terlihat lebih professional. Seringkali HRD langsung mengacuhkan email yang memakai nama-nama aneh dan juga ajaib pada username nya.

 

Gunakan CV yang singkat, padat dan jelas

CV panjang sampai berlembar-lembar, bukan tidak berarti menjadikan Anda akan lebih baik. Pihak HRD tidak punya waktu banyak untuk membaca sebuah resume yang lebih dari dua halaman karena dianggap terlalu banyak dan bertele-tele, sementara disamping itu banyak lamaran lain yang menunggu untuk dibaca.

Luangkan waktu untuk membaca kembali CV Anda, apakah ada pengalaman dan informasi yang tidak ada sangkut pautnya dengan pekerjaan yang dilamar? Jika ada sebaiknya Anda hapus saja.

Bangun koneksi

Mungkin ini sudah menjadi rahasia umum dan sering terjadi di Indonesia. Proses rekrutmen ini terkadang didasari dari koneksi yang sudah terbangun dengan perusahaan yang bersangkutan. Kenyataan ini juga menunjukkan bahwa HRD dapat lebih memilih kandidat yang memiliki sebuah koneksi walaupun masih banyak calon lain yang lebih bagus.

Menulis cover letter sesuai

Pastikan pada cover letter dan CV Anda menuliskan pengalaman kerja dan skill yang sesuai dengan yang dicari di perusahaan yang memasang iklan lowongan kerja tersebut. Lihat kata kuncinya dan gunakan kata-kata yang tertera di lamaran Anda.

Misalnya, perusahaan sedang mencari staf Finance yang berpengalaman dengan industri perbankan. Maka pastikan di dalam cover letter dan CV Anda tertera kata-kata finance, bank, dan perbankan. (Dhirga)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.