Refleksi SUMPAH PEMUDA “Muda Berkarya Untuk Bangsa”

0 952

Pada hari minggu, 28 Oktober 1928 tepatnya 88 tahun lalu para pemuda pemudi Indonesia mengikrarkan untuk bersatu, menjadi satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa yaitu Indonesia.  Dengan semangat yang memang semestinya dimiliki oleh pemuda-pemudi Indonesia, para pemuda berkumpul untuk memperkokoh persatuan dan juga menjunjung tinggi Indonesia. Pada saat diikrarkannya sumpah pemuda negara Indonesia belum merdeka. Tentu saja perjuangan-perjuangan pemuda Indonesia adalah untuk mendapatkan kemerdekaan. Salah satunya dengan bersatu menyatukan cita, semangat dan tekad untuk merebut kemerdekaan bahkan jika dengan menumpahkan darah sekalipun.

Saat ini 88 tahun berlalu sejak sumpah pemuda pertama kali diikrarkan. Keadaan Indonesia dan keadaan Pemuda pemudinya pun tentu sudah sangat berbeda. Sumpah pemuda yang setiap tahun selalu direfleksikan entah di sekolah-sekolah, di universitas, bahkan dilembaga-lembaga dengan berbagai cara. Perayaan sumpah pemuda sebagai ajang merefleksikan sumpah pemuda yang diikrarkan sebagai bentuk perjuangan pemuda-pemudi Indonesia dulu. Refleksi ini dilakukan dengan kegiatan-kegiatan yang berbeda, ada yang merefleksikannya dengan melakukan aksi, longmach, membuat artikel sebagai penuangan ide-ide penulis, dengan mengadakan perlombaan-perlombaan dan banyak lagi yang lainnya.

Sejatinya, tanggal 28 Oktober yang kita kenal sebagai hari sumpah pemuda adalah untuk membuat pemuda-pemudi Indonesia mengingat perjuangan-perjuangan pemuda indonesia zaman dulu dan juga sebagai waktu untuk pemuda indonesia dapat merefleksikan diri melalui hal-hal positif dari apa yang telah ia lakukan di satu tahun sebelumnya dan apa yang akan ia lakukan sebagai pemuda indonesia untuk setahun kedepan sampai bertemu kembali dengan 28 November di tahun berikutnya. Sesederhana apapun bentuk refleksi di sumpah pemuda, ketika itu hal positif maka sebagai pemuda kita ikut untuk menuangkan karya-karyanya untuk Indonesia.

Fakta Hari Sumpah Pemuda

Namun, faktanya hari sumpah pemuda biasanya hanya memberikan pengaruh positif seketika saja. Artinya, pemuda Indonesia pasti antusias sekali dan memiliki semangat menggelora di hari sumpah pemuda. Ia menuangkan ide-ide kreatifya, menangkan karyanya lewat berbagai cara, memberikan nilai-nilai dan semangat positif untuk Indonesia namun hanya pada hari itu saja. Di tanggal lain pasca peringatan sumpah pemuda semangat pemuda kembali kendur, tak bergelora apalagi semangat yang semakin meningkat bahkan untuk memiliki semangat yang konsistenpun sulit.

Pemuda yang pertama kali mengikarkan sumpah pemuda pada 28 Oktober 1928 lau tentu bukan bermaksud untuk sekedar dikenang dan dirayakan. Tapi, sebagai titik dimana pemda Indonesia berkarya, meningkatkan karyanya, berjuang, menuangkan ide, menjadi tulang punggung dan figur dari Wajah negara Indonesia. Karena seperti yang diucapkan bung Karno “berikan aku 10 pemuda maka akan ku guncang dunia”. Kutipan kata-kata tersebut mengandung makna bahwa pemuda sangat berperan dalam berbagai perkembangan yang terjadi di Indonesia. Karya dan ide pemikiran pemuda lah yang sangat dibutuhkan Indonesia. Masa depan Indonesia ada ditangan pemuda. Saatnya pemuda berkarya untuk Indonesia.***Yayu Sri Umaroh Handayasari


Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.