Remaja Harus Dibekali Keterampilan Entrepreneurship

0 68

Remaja Harus Dibekali Keterampilan Entrepreneurship – Setiap pameran lapangan kerja di negeri ini selalu saja dibanjiri para pencari kerja. Fenomena ini memanglah hal yang biasa. Menurut data BPS, pengangguran di Indonesia sudah sangat tinggi, hingga mencapai hampir 10 juta jiwa, bahkandapat mencapai lebih dari dua kali lipatnya jika kita hitung dengan menggunakan teknik pengukuran serta obyek penelitian yang berbeda.

Manajer Jobstreet Indonesia, Chris Antonius mengungkapkan, krisis tersebut harus ditindaklanjuti dengan cepat, misalnya dengan mengundang lebih banyak investor ke Negara. Sayangnya hal ini masih sulit untuk kita berlakukan mengingat krisis global yang sepenuhnya belum usai.

Alternatif lain untuk mengatasi permasalahan adalah dengan mengajarkan ketrampilan entrepreneurship kepada para siswa sedini mungkin. Dengan begitu sekolah tak hanya mencetak lulusan yang siap bekerja, namun juga pribadi mandiri yang mampu membuka peluang kerjanya sendiri, bahkan juga menyediakan lapangan kerja untuk orang lain.

Menurut NFTE, organisasi yang berfokus pada pergembangan entrepreneurship di banyak sekolah di Florida, Amerika Serikat, pengenalan entrepreneurship pada siswa akan mendorong mereka untuk tetap bersekolah karena setelah lulus mereka tak akan sekadar menunggu sampai ada tawaran pekerjaan untuk diambil karena di sini mereka mempelajari banyak hal yang dapat mereka lakukan setelah lulus.

Penerapan Entrepreneurship di Sekolah

Salah satu sekolah yang sudah menggalakkan semangat entrepreneurshipnya adalah Sekolah Citra Kasih di Jakarta Barat. Siswa-siswa di sekolah tersebut diberi kesempatan untuk mempresentasikan rencana bisnis mereka dan juga yang sesuai dengan ketentuan akan diberi modal.

Siswa membentuk aneka macam bisnis, seperti berjualan makanan, mainan, atau menyediakan jasa cuci mobil, dan lain sebagainya. Bisnis ini dilaksanakan di sekitar sekolah, dengan target pembeli adalah teman-teman mereka sendiri.

Scott D. Gerber, pendiri dan CEO Gerber Entertainment, sebuah perusahaan konsultan pemasaran, dalam tulisannya yang dipublikasikan di situs Entrepreneur.com menyebutkan 6 hal yang bisa dilakukan untuk menggiatkan pengenalan entrepreneurship di sekolah.

Pertama, berikan insentif, bonus, hadiah, penghargaan khusus untuk siswa yang telah menunjukkan usaha terbaik. Hadiah bukan tujuan utama, namun harus menjadi pemancing ketertarikan yang lebih mendalam pada dunia entrepreneurship.

Kedua, selain hasil akhir, hal lain yang harus diperhatikan yaitu kinerja siswa satu per satu. Pemberian penghargaan bagi mereka yang menunjukkan etos kerja. Atau kerjasama yang baik akan memperkuat usaha setiap siswa untuk bersaing menjadi yang terbaik.

Ketiga, Beri siswa waktu dan kebebasan untuk menyatakan pendapat serta memberikan ide yang membangun. Hal tersebut akan membawa paling tidak ada dua manfaat: meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam berinovasi dan juga memberikan kontribusi pada pelajaran.
Keempat, beri penilaian dan penghargaan setimpal dengan apa yang siswa kerjakan. Dengan begini, siswa paham bahwa satu-satunya cara untuk menjadi yang terbaik adalah dengan bekerja keras.

Kelima, pastikan siswa untuk selalu mengamati usaha yang mereka buat dan memahami bahwa mereka harus terus bekerja maksimal, tak hanya di tiap akhir proyek saja. Dengan berjalannya waktu, mereka akan dapat terus meningkatkan usaha yang mereka geluti dan bahkan mungkin menemukan berbagai ide untuk meningkatkan usaha mereka.

Terakhir, selalu kembangkan bakat dan juga semangat entrepreneurship yang ditemukan untuk kemudian disebarkan ke seluruh siswa. Agar proses penyebaran tersebut berjalan dengan baik dan siswa terbaik akan selalu mampu mempengaruhi teman-temannya, pastikan bahwa semua tim kuat dan selalu ingin berkembang.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.