Romantisme yang Tersembunyi di Pantai Bembang

0 5

Jika mendengar kata pantai, tentu yang terbayang dalam benak kita adalah pesona dan panorama keindahannya. Desir angin mesra menyapa dan derai ombak yang berirama selalu mejadi pelengkap cerita. Sejauh mata memandang, kita akan disuguhkan oleh pemandangan yang istimewa dan kadang langka. Awan, perbukitan dan pasir putih sebagai simbol kemurnian alam. Rasa syukur yang begitu dahsyat patut diucapkan tatkala kapal- kapal nelayan hilir mudik sebagai penopang kehidupan dalam sumber mata pencaharian. Begitulah sekilas gambaran keindahan pantai Bembang.

Pantai Bembang, lokasinya berada di ujung Desa Jebus Kepulauan Bangka. Pantai yang terhimpit dua bukit kecil ini menyempurnakan keromantisan alam dan pencipta-Nya. Yang membuat pantai ini menjadi sangat menarik adalah airnya yang bening berwarna biru dan pasir yang berwarna putih. Pantai Bembang, di sepanjang pesisir pantainya dihiasi susunan pohon kelapa. Untuk sampai ke pantai ini, dapat ditempuh dengan kendaraan roda 2 (dua) dan dibutuhkan kurang lebih 1-2 jam dari pedesaan. Jarak yang cukup jauh, namun akan terbayar, manakala kita sudah sampai di lokasi pantai.

Pantai Bembang; Destinasi Wisata Alternatif

Setiap momen liburan, pantai ini selalu saja menjadi destinasi atau alternatif masyarakat setempat untuk bersantai sekedar melepas penat pekerjaan. Tentu, bukan hanya masyarakat setempat saja, banyak pula pengunjung dari luar desa bahkan luar kota yang sengaja berkunjung ke pantai ini. Meskipun, perlu juga kiranya penulis sampaikan bahwa sangat disayangkan, pihak pemerintah belum optimal dalam hal pengelolaan dan pengembangan pariwisata ini.

Keunikan lain dari tempat wisata ini adalah berkaitan dengan masyarakat sekitar pantai. Sudah menjadi sebuah kepercayaan penduduk setempat bahwa, setiap setahun sekali mereka memberikan makan bumi atau sesajen di pesisir pantai. Hal ini bertujuan untuk memanjatkan rasa syukur kepada alam dan pencipta-Nya. Selain itu, ritual ini juga dimaksudkan untuk memberikan rasa aman kepada para pengunjung pantai ketika berenang atau masuk di kawasan pantai. Meskipun begitu, kita hanya harus percaya akan kebesaran Tuhan sang pencipta alam, bahwa apapun yang terjadi itu adalah tanda- tanda kuasa-Nya.

Oleh APANDI GALAPAGOS

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.