Take a fresh look at your lifestyle.

Sandiaga Uno dan Politik Indonesia

0 10

Sandiaga Uno dan Politik Indonesia. Sandiaga Salahuddin Uno (biasa dipanggil Sandiaga Uno), boleh bangga. Ia diusung Partai Gerindra.  Pria kelahiran Pekanbaru 28 Juni 1969 (47 tahun) ini, adalah pengusaha yang belakangan ini, sering menjadi motivator bisnis bagi kalangan muda Indonesia. Ia dikenal sebagai manusia terkaya Indonesia dalam urutan ke 37 berdasarkan hasil kajian majalah Forbes tahun 2011. Total kekayaan yang dia miliki diperkirakan sebesar USS 660 Amerika Serikat.

Sebelum berkarier dalam dunia usaha, Sandi Uno dikenal sebagai kaum terpelajar. Ia memperoleh predikat summa cum laude di Wichita State University, Amerika Serikat, dengan IPK 4,0.

Hanya takdir bicara lain, ia malah mengembangkan dunia usaha. Melalui PT. Saratoga Investama Sedaya yang dia dirikan tahun 1997, ia menaungi seluruh kehidupannya di perusahaan ini. Dengan bekal jejaring (network) yang baik dengan perusahaan serta lembaga keuangan di dalam dan luar negeri, Sandi Uno akhirnya sukses menjalankan bisnis ini.

Di organisasi massa, Sandi Uno terpilih sebagai ketua umum Himpunan pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), tahun 2005-2008. Ia juga didaulat menjadi Ketua Komite Tetap Bidang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) sejak 2004 sampai dengan sekarang.

Sandiaga Uno Berprespektif

Apa yang menarik dari Sandi Uno dalam konstalasi politik Jakarta hari ini? Saya melihatnya, Uno cukup cerdas menampilkan dan mencitrakan dirinya sebagai sosok yang lembut. Ia menampilkan suatu gejala baru yang tampaknya mengambil sikap versus dengan model dan kepemimpinan yang ditunjukkan atau ditampilkan Ahok yang dalam analisis politik sering menampilkan gaya yang cenderung kasar. Karena itu, menjadi dapat dimengerti kalau kemudian ia menjadi idola baru, meski belum pasti ia memenangkan pertarungan di Jakarta.

Aspek lain yang menarik dari Sandi Uno adalah, ia mampu melingkar da;am partai politik yang cenderung bersebrangan dengan partai pengusungnya. Bayangkan, jika pertemuan kemarin antara Uno dengan pimpinan daerah Jakarta PDIP, melambangkan pertemuan itu sebagai sikap DPP PDIP, hal itu tentu menunjukkan bahwa Uno diterima di partai ini.

Jika itu benar-benar terjadi, maka, berarti dia secara bersama mampu mendudukan tiga kekuatan partai politik yang tampak bersebrangan, yakni Gerindra, PKS dan PDIP dalam satu kutub yang sama, yakni versus Ahok. Jika ini, benar-benar mampu ditampilkan Uno, maka, tokoh ini layak disandingkan sebagai figure berspersfektif masa depan. **lyceumid

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar