Sejarah Pizza Hut, Waralaba Yang Mendunia

0 359

Sejarah Pizza Hut Waralaba Yang Mendunia – Pizza merupakan makanan sejenis roti bundar, pipih yang dipanggang dalam oven dan biasanya dilumuri dengan saus tomat serta keju mozzarella yaitu keju khusus untuk pizza. Pizza juga memiliki berbagai macam topping mulai dari daging hingga dengan sayuran dan juga buah.

Pizza yang kita kenal saat ini sebagai makanan kelas atas, padahal dulunya pizza merupakan makanan kaum miskin di Napoli, Italia. Makanan ini dibuat dengan berbagai bahan sederhana seperti tepung terigu, minyak, garam, dan juga ragi.

Raffaele Esposito
Raffaele Esposito

Dilansir dari smart-money.co, pada 1889 seorang pembuat roti bernama Raffaele Esposito membuat pizza dengan rasa yang baru untuk menyambut raja Umberto dan juga ratu Margherita. Raffaele membuat kulit pizza renyah dengan diberi topping yang melambangkan tiga warna bendera italia yaitu merah, putih dan juga hijau.

Warna bendera tersebut diwakili dari warna merah pada tomat, putih pada keju mozzarella dan hijau dengan daun basil. Siapa sangka pizza buatan Raffaele tersebut malah disenangi ratu Margheritta, maka digunakanlah nama sang ratu tersebut sebagai nama pizza yang terkenal seperti sekarang ini.

Untuk pizza Italia, ada dua jenis, Pizza Italia Utara yang memiliki topping beragam, dan juga Pizza Italia Selatan mengedepankan cita rasa dan bumbu. Ciri pizza Italia memiliki roti lebih garing dan juga tipis, berbeda dengan pizza ala amerika yang memiliki roti yang lebih tebal.

Restoran Pizza Pertama di Indonesia

Salah satu pizza ala Amerika yang terkenal di Indonesia adalah Pizza Hut, restoran waralaba ini merupakan restoran pizza pertama di Indonesia yang dibuka pertama kali pada Tahun 1984.

Dan Carney & Frank Carney
Dan Carney & Frank Carney

Dua orang mahasiswa bernama Dan Carney dan Frank Carney di Wichita, Kansas merupakan orang dibalik Pizza Hut ini. Kemudian Pizza Hut dibeli oleh PepsiCo, Inc. pada 1977 serta menjadi restoran pizza waralaba terbesar. Yang memiliki lebih dari 12 ribu cabang di lebih dari 84 negara.

Carney bersaudara memulai bisnis pertama dengan membantu sang ayah pada toko kelontong. Kedua mahasiswa Witchita State University, Kansas ini kemudian mendapat ide kreatif untuk membuka restoran pizza.

Ide ini tercetus setelah membaca artikel dalam surat kabar Saturday Evening Post yang membahas kepopuleran pizza. Keduanya memulai usaha pizza dengan modal hanya US$600. Uang tersebut digunakan untuk menyewa tempat dan untuk membeli peralatan dapur.

Nama Pizza Hut

Karena modal minim ini, mereka memutuskan hanya membeli peralatan bekas. Setelah itu keduanya menamakan restoran mereka Pizza Hut. Dibalik penamaan ini memiliki cerita dimana Carney bersaudara hanya memiliki papan nama di restorannya yang hanya cukup untuk 9 karakter, itupun termasuk spasi.

Logo Pizza Hut
Logo Pizza Hut

Maka dipilihlah nama Pizza Hut, meskipun saat itu tak memiliki filosofi apapun. Kini setiap harinya Pizza Hut yang terkenal dengan sebutan “Si Atap Merah”. Membuat 1,7 juta pizza serta 4 juta pelanggan di seluruh dunia. Dalam menunya, Pizza Hut memiliki banyak variasi, mulai dari topingnya, pinggiran roti, pasta, sup, salad, makanan penutup, hingga dengan minuman.

Hingga kini Pizza Hut terus berinovasi, baik dari segi pilihan menu, maupun dalam sistem pemasaran. Seperti melakukan penawaran paket sesuai jumlah teman, paket pizza untuk berdua dan juga paket untuk keluarga.

Melihat cara ini cukup sukses, kemudian Pizza Hut membentuk paket lain seperti paket hemat, jumbo dan juga berbagai penawaran khusus lain. Adanya inovasi pelayanan yang nyaman dan ramah di tiap restoran membuat Pizza Hut mampu bersaing hingga sekarang.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.