Inspirasi Tanpa Batas

Sejarah Singkat IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Sejarah Singkat IAIN Syekh Nurjati Cirebon
0 419

Menapaktilasi sejarah perjalanan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, sama dengan menapaktilasi sejarah perjalanan pemikiran Islam Indonesia. Sejarah pemikiran Islam Indonesia, selalu memiliki relevansi dengan perkembangan pemikiran keagamaan masyarakat Cirebon, dan daerah lainAi??di Indonesia. Pertumbuhan dan perkembangannya, berjalan setahap demi setahap. Setapak demi setapak dalam durasi yang panjang, hingga membuncah seperti saat di mana kita menyaksikan hari ini.

Pendidikan Tinggi Agama Islam [PTAI] di Cirebon, pada awalnya berdiri dengan semangat mencetak Sarjana Muslim Pejuang. Mereka umumnya dinakhodai beberapa pemikir lokal yang telah mengadaftasi dirinya dengan para pemikir nasional. Karena itu, sekalipun IAIN Syekh Nurjati berada di letak Kabupaten/Kota, maka, eksistensinya tidak dapat hanya diterjemhakan sebagai pergumulan lokal, tetapi, jelmaan dari pemikiran yang bersipat global ke Indonesiaan.

Awal tahun 1960-an, para aktivis Muslim, umumnya tergabung dalam Forum Islamic Study Club (ISC) Cirebon. Mereka mendirikan Lembaga Pendidikan Islam Tingkat Tinggi bernama Universitas Islam Syarif Hidayatullah (UNISHA). Lembaga pendidikan tinggi imi,Ai?? berada di bawah binaan Yayasan Pendidikan Tinggi Islam Syarif Hidayatullah. Universitas ini memiliki tiga fakultas, yakni Agama, Hukum dan Ekonomi.

Tanggal 12 Agustus 1965, salah satu dari tiga fakultas di lingkungan UNISHA, yaitu Fakultas Agama dinegerikan. Penegerian ini sekaligus menjadi bentuk perubahan dari fakultas agama, menjadi Fakultas Tarbiyah IAIN “Al-Jami’ah” Syarif Hidayatullah Jakarta Cabang Cirebon. Sedangkan dua fakultas lainnya, yakni Fakultas Hukum dan fakultas Ekonomi menjadi cabang dari Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta. Atas dasar itulah maka tanggal 12 Agustus 1965 dijadikan sebagai hari jadi IAIN Syekh Nurjati Cirebon Cirebon.

Perubahan Status

Dalam perkembangan berikut, IAIN sempat juga membuka Fakultas Ushuluddin. Fakultas ini diresmikan pada tahun 1967. Seiring dengan pembukaan fakultas baru dimaksud, pemerintah juga melakukan perubahan kebijakan. Kebijakan itu antara lain adalah, tanggal 15 Maret 1976 Fakultas Tarbiyah IAIN Cirebon dialihkan pembinaannya ke IAIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Fakultas Tarbiyah Sunan Gunung Djati. Itu nama barunya. Berikutnya, pada tahun 1997, fakultas ini kembali beralih status menjad Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri [STAIN] Cirebon. Perubahan terakhir terjadi alih status dari STAIN menjadi IAINAi?? pada tahun 1997. Perubahan ini bersandar pada Keputusan Presiders Nomor: II/1997 tanggal 21 Maret 1997.

Meskipun alih status dari Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Gunung Djati Bandung Cirebon terjadi pada tanggal 21 Maret 2001, tetapi kelahiran STAIN Cirebon ditetapkan tanggal 12 Agustus 1965, dihitung sejak diresmikannya Fakultas Tarbiyah IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta Cabang Cirebon.

IAIN Syekh Nurjati Cirebon, sebagai suatu perguruan tinggi yang telah memiliki pengalaman selama 41 tahun (sebelumnya hanya Fakultas Tarbiyah bermerger dengan IAIN Bandung), memiliki potensi yang kuat dalam bidang nonAi??kependidikan, dan kekuatan aktual yang signifikan dalam bidang kependidikan. Dari potensi dan kekuatan yang signifikan itu terdapat kemampuan dan aset unggulan yang dapat dijadikan dasar pengembangan IAIN Syekh Nurjati Cirebon di masa yang akan datang.

IAIN Cirebon Saat Ini

Pada saat ini IAIN Syekh Nurjati Cirebon memiliki delapan program studi kependidikan dan empat program studi non-kependidikan pada jenjang S1 yang tersebar dalam enam fakultas (Tarbiyah, Syari’ah, Ushuluddin, Adab, dan Dakwah). Selain itu, IAIN Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan pula program S1 tadris dengan konsentrasi Pendidikan IPA, dan Pendidikan IPS, serta penyetaraan guru-guru sekolah menengah yang berkualitas D-111 menjadi S1.

IAIN Syekh Nurjati Cirebon memiliki Program Pascasarjana (PPs) yang telah dirintis sejak tahunAi?? 2006 PPs IAIN Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan program S2 dan S3. Program S2 terdiri atas 2 program studi, yaitu Program Studi saat ini masih merupakan program konsentrasi program studi yang telah ada, masing-masing pada Program Studi pendidikan Islam dan hukum Islam. Program S3 pada saat ini masih merupakan rencana program konsentrasi pada program studi S3 Pendidikan Islam.

Kondisi sarana dan prasarana penunjang yang dimiliki IAIN Syekh Nurjati Cirebon pada saat ini, tidak hanya memadai untuk penyelenggaraan program pendidikan bidang studi, melainkan dapat pula digunakan untuk menyelenggarakan program bidang studi non-ketarbiyahan tertentu, termasuk sebagian program dalam bidang studi teknologi.

Lahan untuk membangun prasarana penunjang masih cukup tersedia. Dewasa ini IAIN Syekh Nurjati Cirebon sedang membangun prasarana untuk penyelenggaraan olahraga yang bukan saja dapat digunakan untuk menyelenggarakan pendidikan guru pendidikan jasmani dan kesehatan, melainkan juga untuk menyelenggarakan program pembinaan prestasi atlit. Dr. H. Djono diadaftasi dari Disertasi

Komentar
Memuat...