Take a fresh look at your lifestyle.

Shalat Arbain di Masjid Nabawi| Mencari Tuhan di Kaki Ka’bah Part- 12

45 144

Shalat Arbain di Masjid Nabawi – Satu jam sebelum pesawat mendarat di Bandara King of Abdul Aziz, Jeddah, jama’ah diminta melaksanakan shalat subuh. Tentu shalat itu dilaksanakan dalam pesawat. Alasannya, tidak mungkin shalat itu dilaksanakan di darat. Waktunya pasti keburu habis. Dan karena tidak ada waktu yang dapat menyatukan waktu shalat subuh dengan shalat lainnya, maka, lebih baik melaksanakan shalat dalam pesawat.

Dengan sigap, seluruh jama’ah melaksanakan tayamum dengan cara menempelkan kedua tangan ke jok pesawat. Setelah itu, terlihat mengusap muka dan tangan masing-masing. Mereka hampir serempak melaksanakan tayamum dan shalat dimaksud. Shalat dalam pesawat tentu tidak dilakukan dengan cara berjama’ah. Saat shalat subuh dilangsungkan, hampir tidak ada jama’ah yang hilir mudik ke WC. Semua menempel dalam kursinya masing-masing. Terdengar bunyi kalimat Allahu Akbar, sebagai tanda bahwa pelaksanaan shalat sedang dimulai.

Beberapa saat kemudian, seat bell diminta untuk kembali diikatkan masing-masing penumpang. Suara peraduan seat bell seperti terasa bareng dan menyembulkan bunyi yang serempak. Sreeeek ….  Banyak juga jama’ah yang tidak dapat memakaikan sabuk itu dan meminta bantuan dari pramugari atau dari pasangannya masing-masing. Setelah jama’ah diminta membetulkan posisi kursi duduk. Sehingga berada dalam kesiap siagaan untuk mendarat.Lampu pesawat tanda bahwa akan segera mendaratpun, sudah dinyalakan.

Shofi segera membuka penutup jendela pesawat. Ia ingin melihat awan dari dalam pesawat. Setelah ia melihatnya, lalu berbisik, indah sekali. Gulungan awan yang kalau dilihat dari daratan terkesan seperti rata. Rupanya jika dilihat dari sebelah atasnya, ia mirip seperti gunung-gunung yang sangat tinggi. Awan-awan itu, persis seperti posisi bumi. Ia memiliki daratan, lembah dan pegunungan.

Shofi meminta istrinya untuk menengok ke arah bawah. Siti coba kamu lihat pemandangan ini. Lihatlah seperti aku melihatnya. Saksikan dengan seksama bagaimana awan-awan itu menampilkan dirinya. Awan yang dibalut dalam warna putih, hitam dan bahkan kemerahan, seperti telah memadukan aroma seni warna yang sulit tertandingi. Sangat indah dipandang mata.

Dengan riang Siti berkata: “Subhanallah … luar biasa sekali pemandangan ini. Vetra mengingatkan mertuanya untuk lebih mengecilkan suara keduanya. Khawatir menggangu konsentrasi orang lain. Pesawatpun tampak bolak balik, ke kiri dan kenan, menukik, lalu kadang terasa naik lagi. Sayap-sayap penahan terjangan udara dalam pesawatpun sudah dinyalakan. Shofi melihatnya dengan jelas. Sayap itu, persis seperti sayap burung yang akan hingga di dahan pohon. Ini menjadi pertanda hanya tinggal beberapa menit lagi, pesawat akan landas di Bandara Internasional terpadat di dunia itu.

Sujud Syukur di Bandara

Di tengah liukan pesawat itu, tidak sedikit jama’ah yang membaca kalimat-kalimat thayyibah. Banyak yang beristighfar, memuji Allah, atau mensucikan-Nya. Dalam berbagai bacaan itu, tiba-tiba ban pesawat menempel di aspal bandara dengan suara agak keras, preeek. Pesawat kembali turbulon. Dengingan suara jama’ah dalam rangka memuji Tuhan juga semakin terasa keras terdengar. Mereka tanpa dikomanda, sama-sama mengucapkan kata al hamdulillah. Ketika pesawat benar-benar telah berada dalam landasan pacu bandara, jama’ah tampak berseri dan menunjukkan sikap bahagianya. Sebentar lagi pesawat akan berhenti di terminal sebagaimana telah direncanakan sebelumnya.

Beberapa saat setelah pesawat benar-benar berhenti, satu persatu jama’ah ke luar dari pesawat. Masing-masing membawa Hand Carry yang berisi berbagai perbekalan hidup jama’ah di tanah yang disucikan Allah. Tas dengan bobot yang relatif berat itu, dijinjing atau digendong masing-masing jama’ah. Mereka tampak sedikit repot, terlebih tentu Crhonos dan Vetra. Keduanya harus sama-sama mengapit kedua orang tua yang sudah berusia lanjut. Merekapun dituntut membawa tas kedua orang tuanya, yang karena sudah tua dan sakit, tidak mungkin mereka dibebani untuk membawa tasnya masing-masing.

Crhonos dan keluarganya, mengambil posisi paling akhir ketika ke luar dari pesawat. Mereka ingin ke luar dari pesawat dengan suasana yang sangat lengang. Baru setelah 10 menit berlalu, mereka berempat bangun dari tempat duduknya masing-masing. Mereka ke luar dari pesawat secara pelan.

Begitu sampai di Bandara, hampir seluruh jama’ah bersujud syukur. Merunduk seperti pasukan burung dengan jumlah yang sangat banyak. Bergemalah kalimat-kalimat thayyibah. Ungkapan kedatangan hajipun terkumandangkan dengan begitu merdu. Persis seperti peraduan suara burung di tengah hutan dalam jumlah ratusan jenis burung. Meski secara fisik mereka sudah lelah, karena telah melakukan perjalanan tidak kurang dari 50 jam, mereka tetap dapat berdiri tegak. Crhonis memalingkan mukanya ke Vetra, ia mengatakan terima kasih. Kami juga mohon maaf telah membebanimu. Dengan lembut, Vetra mengatakan: “Tidak perlu begitu. Ini adalah kewajibanku”. Kedua meneteskan air mata; entah bahagia atau apa.

Dengan banyaknya jumlah jama’ah yang mendarat di Bandara itu, maka, sering kali terjadi peraduan suara betis atau peraduan suara tas yang didorong dengan trolly Bandara. Bunyi suara yang timbul karena peraduan itu banyak dan komplek. Suaranya menjadi nyaring seperti suara melodi. Melodi yang menandakan kerinduan manusia pada sesuatu yang paling hakiki. Mungkin inilah bagian dari tanda bertemu dengan Tuhan mereka.

Naik Bus Menuju Medinah

Saat semua sudah sampai di terminal, tempat di mana bus sedang menunggu jama’ah, mereka satu persatu masuk ke dalam bus besar. Di setiap jok mobil telah tersedia nasi kotak yang diperuntukkan untuk masing-masing jama’ah. Mobil awalnya melaju pelan, lalu setelah masuk ke dalam jalan yang sangat besar, kecepatan mobil itu, digas dengan sangat kencang. Jalan raya yang menghubungkan Jeddah dengan Medinah, entah berapa meter lebarnya. Yang pasti, jalan dimaksud sangat lengang. Lengang bukan karena tidak ada kendaraan, tetapi, karena jalannya yang sangat besar. Shofi mengomentari jalan itu. Ia berkata:

“Crhonos … jalan ini sangat lebar. Lurus lagi. Apakah ada jalan semacam ini di Indonesia? Dengan tangkas, Crhonos  mengatakan: “Mungkin sebenarnya ada! Tetapi karena jalan di Indonesia jarang yang teratur, maka, yang seharusnya besar itu, tampak sangat kecil.

Hai anakku: “Bagaimana orang Arab ini bisa makan dan melangsungkan kehidupan di tanah yang sangat tandus seperti ini. Masyaallah … saya kira, tandusnya Mekkah tidak seperti ini. Cetus Shofi dengan semangat.

Wach Bapak sudah lupa ya … Dulu, ketika masih muda, bapak kan suka bercerita tentang bagaimana kehebatan Mekkah padahal kondisinya sangat tandus. Mari kita ingat surat Al Mumtahanah [60]: 4 yang artinya: “Sesungguhnya telah ada suri tauladan yang baik bagimu yakni Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengan dia.  Ketika mereka berkata kepada kaum mereka: “Sesungguhnya kami berlepas diri daripada kamu dari apa yang kamu sembah selain Allah. Kami ingkari (kekafiran)mu dan telah nyata antara kami dan kamu permusuhan dan kebencian buat selama-lamanya sampai kamu beriman kepada Allah saja …

Dalam surat Ibrahim [14]: 37 juga sama. Misalnya Allah menyatakan: “Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati. Ya Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat. Maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezkilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur”.

Dan yang paling akurat soal kesuburan Mekkah di tengah segenap kondisi yang tandus ini, adalah do’a Nabi Ibrahim. Hal dapat dilihat dari Alhajj [22]: 27-28) yang artinya: “ Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh, supaya mereka menyaksikan berbagai manfaat bagi mereka dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari yang telah ditentukan atas rezki yang telah Allah berikan kepada mereka. Rezeki itu berupa binatang ternak. Maka makanlah sebahagian daripadanya dan (sebahagian lagi) berikanlah untuk dimakan orang-orang yang sengsara dan fakir.

Jadi Mekkah adalah kota para Nabi pak. Wajarlah mereka hidup makmur. Meski tidak memiliki tanah subur seperti suburnya tanah Indonesia. Iya aku tahu … tetapi, saya kira tidak setandus seperti ini. Jawab Shofi mantap.

Shalat Arbain di Masjid Nabawi

Matahari terbit dengan bundaran yang sangat besar. Ia menampilkan wajahnya, persis di depan kendaraan yang sedang dihuni para jama’ah di mana Crhonos menaikinya. Matahari itu, terlihat dengan jelas warna kemerahan yang sangat kontras. Gulungan awan yang tersibak sinar mentaripun, perlahan menghilang. Crhonos dan keluarganya yang duduk di barisan paling depan, menyaksikan dengan jelas bagaimana matahari menyinari dan menerangi bumi. Matahari itu, tampak sangat dekat dengan bumi.

Tidak terasa, perjalanan itu, sampai juga di Medinah. Bus berhenti, persis ketika Masjid Nabawi mengumandangkan adzan dhuhur. Para jama’ah seperti kesurupan. Mereka berhamburan dan membiarkan tas mereka tetap berada dalam bus. Vetra dan Crhonos celengak celinguk. Keduanya tidak mengerti ada apa. Rupanya, para jama’ah diberitahu, kalau saat itu, adalah waktu pertama kami melaksanakan shalat arbain di Masjid Nabawi. Mereka yang melaksanakan shalat arbain di masjid Nabawi, akan dibebaskan dari neraka dan kemunafikan.

Mendengar kalimat itu, Shofi malah tersenyum. Ia mengatakan bahwa hadits yang menyatakan: “Barang siapa shalat di masjidku empatpuluh kali shalat tanpa ketinggalan sekalipun, dicatatkan baginya kebebasan dari siksa api neraka, keselamatan dari siksaan dan bebas dari kemunafikan” itu, lemah Crhonos. Dulu aku sudah baca di pesantren Bahrul Ulum, Tasikmalaya. Aku bertugas mentakhrij hadits dimaksud. Nanti coba kamu baca di hotel. Insyaallah di Medinah kitab itu ada. Kitab itu, disusun syaikh Al-Albany dalam Silsilah Adh-Dhaifah. Dalam keterangan lain, hadits itu dapat disebut munkar.  Hadits dimaksud tidak layak menjadi hujjah. Kata Shofi mengingatkan Crhonos.”

“Hanya memang Nabi yang menyampaikan hadits qawlynya dalam periwayatan yang disampaikan Anas bin Malik, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barang siapa yang shalat karena Allah empat puluh hari secara berjamaah tanpa ketinggalan takbir yang pertama, dicatatkan baginya dua kebebasan; kebebasan dari neraka dan kebebasan dari kemunafikan. Nah hadit ini shahih. Namun karena kita hanya tinggal di sini 8 hari, kita tawakuf saja. Biarkan jangan kamu komentari kata Shofi pelan. Nanti mengganggu keyakinan orang lain.

Meski demikian, Shofi dan Crhonos juga turun dan melaksanakan shalat pertama di Masjid Nabawi. Tetapi, cara yang ditempuh Shofi dan Crhonos sangat pelan. Keduanya tidak ngoyo. Sementara itu, Vetra dan Siti berjalan bergegas, karena tempat shalat bagi wanita terpisah dari tempat shalat laki-laki. By. Charly Siera –bersambung

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

  1. Hasanatun Nadia berkata

    Bismillah..
    Dalam part ini mengajarkan kita untuk selalu melaksanakan sholat dimanapun kita berada, walaupun sedang berada di tempat yg sulit jika sudah masuk waktu Sholat kita sebagai umat Muslim wajib melaksanakan sholat.

  2. Diah ayu nuratillah berkata

    Subhanallah dengan dibacanya part 12 ini lebih menonjolkan tentang keagungan Tuhan, tentang keindahan alam yang Allah perlihatkan kepada manusia terutama pada jamaah haji yg ada di dlm tulisan ini. Mulai dari indahnya pemandangan diatas awan, kemakmuran tanah suci meski berdiri didaratan yang tandus dan gersang tidak seperti di Indonesia yg lebih subur. Selain itu point penting yg dapat diambil adalah keyakinan chronos tentang bagaimana shalat arbain

  3. Elok Firdausiana berkata

    Akhirnya rombongan jama’ah haji pun telah sampai di tempat dengan selamat. Tak ada hentinya para jama’ah haji dalam mengucap alhamdulillah, begitupun dengan chronos dan keluarganya.
    Kemudian para jama’ah haji langsung meneruskan perjalanannya untuk melaksanakan shalat arbain.
    Masih tetap dengan kebaktiannya chronos kepada ayahnya, chronos masih tetap sabar dan ikhlas untuk tetap membimbing orangtuanya untuk terus melanjutkan perjalanan ibadah hajinya

  4. Amalia Fitriyanti berkata

    Bismillah
    Part 12 ini bukti keagungan Allah. Subhanallah Maha Besar Allah. Suasana yang dinantikan charlos, vetra, ibu siti, dan utamanya adalah pak shofi. Mereka sangat bahagia dan bersyukur telah diberi kesempatan untuk melihat Keagungan Allah di kota Madinah. Suatu suasana yang sangat bahagia tidak bisa di jelaskan oleh kata-kata tetapi hatilah yang merasakannya. Semua rasa lelah terbayarkan dengan suasana kota Madinah. Kota nya Rosulullah.

  5. Intan Sulistiani MPI-B/SMT III berkata

    Telah difirmankan oleh Allah terdapat banyak sekali ibadah” yang sangat berpahala luar biasa di tanah haram makkah mukarramah dan madinah munawwarah, maka jangan sia”kan yang bisa memenuhi panggilannya.

  6. Asri Wulandari berkata

    Dari part 12 tergambar bagaimana suasana haru jamaah haji dalam perjalanan menuju mekkah dan pada saat sampai di mekkah.
    Cronos memang anak yang patuh dan santun dalam bersikap kepada orang tuanya.
    Walaupun perjalanan jauh dan melelahkan tetapi semua terbayar setelah melihat kekuasaan Allah. Dan mekkah memang negeri yang penuh berkah, karena negrinya para nabi..

  7. dezidni tazqiah MPI 3 berkata

    Pada novel part 12 ini crhonos dan orangtunya dan para jamaah lainnya akhirnya sampai juga ditempat tujuan setelah melewati perjalanan yang cukup panjang akhirnya para jama’ah haji sampai tujuan dengan selamat. Begitu sampai di Bandara, hampir seluruh jama’ah bersujud syukur. Merunduk seperti pasukan burung dengan jumlah yang sangat banyak. Bergemalah kalimat-kalimat thayyiba dan melaksanakan shalat arbain di masjid nabawi. Apa yang Cita citakanka selama ini akhirnya terwujud.

  8. siti hayyun berkata

    dalam part 12 ini menyadarkan saya bahwa toleran kepada sesama muslim jga perlu. perbedaan yang ada diantara kita jangan dijadikan sebagai alasan untuk tidak bersatu. sholat di masjid nabawi atau bukan dimasjid nabawi sama sama bernilai ibadah. meskipun hadist palsu tsb lebih di percayai oleh banyak orang, kita harus tetep menghormatinya. toh kegiatanya jga bernilai ibadah bukan yang lainya.

  9. Siti Hamidah Tadris IPS A / 1 berkata

    Bismillah,
    Dalam Part 12 ini, mengajarkan kita bahwa kesabaran harus selalu ditanamkan dalam diri manusia setiap melakasanakan segala sesuatu terlebih lagi dalam melaksanakan ibadah haji. Bersyukur juga harus diutamakan dalam setiap perjalanan kehidupan manusia. Karena dari kesabaran dan banyak bersyukur nampak jelas keberkahan selalu ada dalam perjalanan menuju tanah suci yang dilakukan keluarga chronus.

  10. Ega Sopana berkata

    Part 12, crhonos dan orangtunya dan para jamaah lainnya akhirnya sampai juga ditempat tujuan, lalu para jamaah pun melaksanakan sholat arbain untuk pertama kalinya di masjid nabawi. Karena sholat arbain ini dianjurkan untuk melaksanakan nya, karena keistimewaan dari sholat ini sangatlah bermanfaat untuk dunia dan akhirat nanti seperti yang didalam hadits sebutkan “Barang siapa yang shalat karena Allah empat puluh hari secara berjamaah tanpa ketinggalan takbir yang pertama, dicatatkan baginya dua kebebasan; kebebasan dari neraka dan kebebasan dari kemunafikan. Dan tidak mesti harus dimasjid nabawi, bisa di masjid mana saja. Insya Allah orang yang rutin shalat berjamaah di masjid tepat waktu akan mudah mendapatkan keutamaan ini. Semoga kita dimudahkan oleh Allah melaksanakannya.

  11. Lenny Erdiani Choerun Nissa berkata

    Pelajaran yg dapat diambil dari part 12 ini bahwasannya sofi beserta keluarganya tetap teguh terhadap keyakinan yang diyakini nya. Ketika bnyk jemaah haji yang melakukan shalat arbain di masjid nabawi dengan keyakinan bahwasanya barang siapa yg sholat 40 rakaat di masjid nabawi, maka akan mendapat kebebasan dari api neraka. Akan tetapi sofi merasa yakin bahwasaan nya terdapat hadits yg shahih yakni, ketika rasullullah berkata kepada Anas bin Malik, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barang siapa yang shalat karena Allah empat puluh hari secara berjamaah tanpa ketinggalan takbir yang pertama, dicatatkan baginya dua kebebasan; kebebasan dari neraka dan kebebasan dari kemunafikan. Nah hadits ini shahih. Akan tetapi sofi bersikap toleransi kepada jemaah haji lainnya dan tidak ingin mengganggu keyakinan mereka…

  12. Fariz maulana ibrahim tadris ips a/1 berkata

    Assalamualaikum wr.wb
    Part 12
    Menceritakan mendarat nya pesawat yang ditumpangi anggota keluarga crhonos,sebelum mendarat mereka tidak meninggalkan shalat meskipun dalam keadaan apapun,memang pondasi keimanan mereka sangat kuat,setelah mendarat pun walaupun dalam keadaan letih mereka sangat sigap dalam melakukan ibadah sholat,subhanallah.
    Wassalamualaikum wr.wb

  13. Silmy Awwalunnis
    Silmy Awwalunnis berkata

    Kewajiban umat islam yang pertama dan paling utama adalah melaksanakan sholat 5 waktu. ddalam kondisi apapun hendaklah kita melaksanakan sholat. bukan kah Allah telh meringankan kewajiban sholat kita? dan bukankah islam adalah agaman yang paling manusiawi? maka bersyukurlah dengan melaksanakan perintah Allah.

  14. Farrin nurul aina berkata

    Dalam part 12 ini bahwasannya walaupun dalam keadaan apapun dan walaupun dalam perjalanan jauh tetap lah menjalankan ibadah shalat karena shalat merupakan tiang agama, Allah telah memberikan kemudahan dalam hal ini yaitu dengan bertayamum. Dan juga bersyukur karena di selamatkan perjalanan dari jakarta sampai ke jedah.

  15. Aida Nur Aisyah berkata

    Assalamu’alaikum wr. wb
    Bissmillahirahmanirahim
    Dalam part 12 ini diceritakan bahwa keluarga Chronos dan Shofi telah datang ke Mekkah. Selama dalam perjalanan menuju kota tersebut, Allah tunjukkan kepada mereka dan para jamaah lainnya atas semua kekuasaan-Nya, mereka semuapun memuji akan kekuasaan Allah tersebut. Hal yang dapat saya ambil dari part 12 ini adalah, bahwa dalam beribadah haji kita harus sabar dan ikhlas. Niatnya karena ingin memenuhi panggilan Allah. Dalam beribadah haji pula kita dikhususkan untuk selalu beribadah baik wajib maupun sunnah. Hal itu harus kita terapkan juga dalam kehidupan sehari-hari kita setelah berangkat haji. Karena tujuan manusia diciptakan oleh Allah adalah untuk beribadah kepada Allah SWT.
    Sekian
    Terima Kasih
    Wassalamu’alaikum wr. wb

  16. Isah Siti Khodijah berkata

    Bismilahirahmanirahin
    Asalamualaikum wr wb
    Pada part ini, para jamaah haji sampai ke bandara Arab. Saat menuju ke Madinah, Shofi dan Chronos mengobrol tentang ke kaguman Shofi pada jalan yang ada di madinah yang begitu besar & luas dan teratur, berbeda sekali dengan yang ada di di Indonesia, walaupun besar tetapi banyak yang tidak teratur, seharusnya ini menjadi gambaran betapa bagusnya jalan di luar sana daripada di Indonesia Yang begitu kurang teratur. Dan juga Shofi menganggumkan kehebatan negara Arab yang makmur walaupun negara nya sangat tandus, tetapi tetap hebat, sebagaumana yg di jelaskan dalam surah al mumtahanah ayat 4.
    Dan para jamaah pun untuk pertama kalinya menunaikan sholat Arbain di masjid Nabawi, mereka yang melaksanakan akan dibebaskan dari neraka dan kemunafikan. Semoga kita salah satunya yg akan menunaikan ibadah sholat di sana amin ya Allah.
    Terimakasih. Wasalamualaikum wr wb

  17. dhini apriliani berkata

    Asalamualaikum
    pada part 12 yang saya baca .chronos beserta keluarganya telah sampai di tujuan dan mereka melaksanakan shalat arbain di masjid nabawi. perlajaran yang dapat di ambil pada part ini adalah jika kita shalat di masjid itu secara berjamaah dan tepat waktu akan terhindar dari api neraka dan kemunafika sungguh sangat luar biasa seperti hadist berikut “Barang siapa shalat di masjidku empatpuluh kali shalat tanpa ketinggalan sekalipun, dicatatkan baginya kebebasan dari siksa api neraka, keselamatan dari siksaan dan bebas dari kemunafikan”

  18. Fifit Fitri Nur'aeni/IPS/1B berkata

    Assalamualaikum wr wb
    Ssetelah srkian lama menempuh perjalana selama 50 jam Rombongan haji pun tiba di bandara jeddah.
    Charnos tetap sabar dan iklas dalam membimbing orang tuanya untuk menjalankan kegiatan berhaji

  19. Muhamad Udin berkata

    Assalamualaikum wr.wb
    dalam part 12 ini Alhamdulilah semua jamaah haji selamat samapai di mekah,.
    pelajarannya yaitu ketika kita mau berangkat haji harus sabar, ikhlas karena perjalannya itu memakan waktu 50 jam dan kalau udah samapai ketempat tujuan maka kita harus bersykur kepada Allah. Dijelaskan pula bahwa waktu pertama kami melaksanakan shalat arbain di Masjid Nabawi, jamaah haji yang melaksanakan shalat arbain di masjid Nabawi, akan dibebaskan dari neraka dan kemunafikan.

  20. fajar maulana berkata

    Subhanallah, setelah menempuh perjalanan 50 jam tidak merasa lelah dan begitu mendengar suara adzan dzuhur hati mereka seolah-olah bergerak dengan cengkat segera menunaikan sholat arbain yang dimana jika kita menu aikan sholat arbain selama empat puluh hari secara berjamaah maka terbebas dari neraka dan kemunafikan sebagaimana hadis diatas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barang siapa yang shalat karena Allah empat puluh hari secara berjamaah tanpa ketinggalan takbir yang pertama, dicatatkan baginya dua kebebasan; kebebasan dari neraka dan kebebasan dari kemunafikan. 

  21. Rahmat Maulana (MPI-4) berkata

    Dalam part 12 ini, setelah melewati perjalanan yang cukup panjang akhirnya para jama’ah haji sampai tujuan dengan selamat. Disamping itu, para jama’ah haji merasa sangat bersyukur sekali setelah sampainya di Jeddah, dan setelahnya para jama’ah bersiap-siap untuk melaksanakan shalat sunat arba’in. untuk kehati-hatian dalam beribadah ketika kita beanar-benar tidak mengetahuinnya maka kita harus taklid pada orang yang lebih paham mengenai Agama ataupun yang bisa membedakan antara hadits-hadits shahih, dhaif dan lain sebagainya. Sehingga setiap ibadah yang kita lakukan henteu salah kaprah, dan setiap peribadahan harus sesuai dengan dasar hukum.
    Somoga kita termasuk orang-orang yang senantiasa diberi petunjuk.

  22. Indah kusumawati (mpi-4) berkata

    Dalam novel part 12 ini yang berjudul “Sholat Arbain Di Masjid Nabawi”. Setelah menempuh perjalanan spiritual 50 jam lamanya dalam pesawat akhirnya semua jemaah sampai dengan selamat di bandara King Abdul Aziz, dimana sesampainya di tempat tersebut semua jemaah langsung melakukan sujud syukur penuh bahagia dikarenakan ingin segera bertemu dengan Tuhannya. Setelah itu semua jemaah buru-buru sholat Arbain di mesjid Nabawi hingga lupa akan barang bawaannya.mereka di beritahu siapa yg pertama kali sholat dan tidak tertinggal akan dibebaskan dri api neraka dan dari kemunafikan. Namun mereka salah menafsirkan. Tafsir dari hadits tersebut bukan seperti itu melainkan “Barang siapa yang shalat karena Allah empat puluh hari secara berjamaah tanpa ketinggalan takbir yang pertama, dicatatkan baginya dua kebebasan; kebebasan dari neraka dan kebebasan dari kemunafikan”. Dan shofi menganjurkan kepada cronos agar tidak mengomentarinya di khawatirkan akan merusak keyakina para jama’ah.

  23. Asiro (1415109002) MPI/4 berkata

    Bissmillahirrahmaanirrahiim…
    Dalam novel part 12 ini yang berjudul “Sholat Arbain Di Masjid Nabawi”. Setelah menempuh perjalanan spiritual 50 jam lamanya dalam pesawat akhirnya semua jemaah sampai dengan selamat di bandara King Abdul Aziz, dimana sesampainya di tempat tersebut semua jemaah langsung melakukan sujud syukur penuh bahagia dikarenakan ingin segera bertemu dengan Tuhannya. Setelah itu semua jemaah melakukan sholat Arbain di mesjid Nabawi sebanyak 40kali dengan harap agar dihindarkan dari api neraka dan kemunafikan. Namun hadits tersebut sangat lemah. Tafsir dari hadits tersebut bukan seperti itu melainkan “Barang siapa yang shalat karena Allah empat puluh hari secara berjamaah tanpa ketinggalan takbir yang pertama, dicatatkan baginya dua kebebasan; kebebasan dari neraka dan kebebasan dari kemunafikan”

  24. Koko Santoso (MPI 4) berkata

    Part 12
    Shalat Arbain di Masjid Nabawi
    Pada part ini diceritakan tentang Crhonos & keluarga beserta seluruh rombongan telah berada di dalam pesawat. Ketika pesawat telah lepas landas & berada di ketinggian di atas awan, mata Shofi dimanjakan dengan pesona keindahan ciptaan Tuhan berupa gumpalan awan yg dari daratan terlihat tampak rata. Sebelum mendarat, para penumpang melaksanakan sholat subuh di dalam pesawat yg didahului tayamum. Setelah pesawat mendarat, para penumpang berbondong-bondong keluar & melakukan sujud syukur atas keselamatan perjalanan mereka. Ketika para jama’ah sudah berada dalam bis dalam pemberangkatan ke Madinah, terjadi sedikit perbincangan kecil yg penuh makna antara Crhonos & Shofi mengenai tanah Arab yg begitu tandus namun masih banyak orang yg bisa bertahan hidup. Alasannya adalah karena Makkah adalah tanah para Nabi, wajar saja jika penduduknya hidup makmur meski berada dalam kawasan yg tidak subur. Setibanya di Madinah, para jama’ah berhamburan keluar untuk segera melakukan sholat arba’in. Shofi mengingatkan kepada Crhonos bahwa apa yg dilakukan oleh para jama’ah yg lain itu merupakan implementasi dari sebuah hadits yg lemah. Oleh karena itu Crhonos beserta keluarganya keluar bus dengan santai lalu melakukan sholat dengan tenang, & khusyu’~

  25. Koko Santoso (MPI 4) berkata

    Part 12
    Shalat Arbain di Masjid Nabawi
    Pada part ini diceritakan tentang Crhonos beserta keluarga & seluruh rombongan telah berada di dalam pesawat. Ketika berada di atas awan, mereka terkagum-kagum oleh pesona keindahan ciptaan Tuhan. Sebelum mendarat, mereka melaksanakan sholat subuh di dalam pesawat dengan didahului melakukan tayamum terlebih dahulu. Sesampainya di bandara King of Abdul Aziz, para penumpang serentak berhamburan keluar & melakukan sujud ayukur atas keselamatan mereka, namun seperti biasanya Crhonos beserta keluarganya keluar belakangan. Mereka pun bersiap-siap untuk berangkat menuju Madinah dengan menggunakan bus. Setibanya di Madinah, para penumpang kembali berhamburan untuk segera melakukan sholat arba’in yg katanya dapat dibebaskan oleh api neraka & kemunafikan. Shofi mengingatkan kepada Crhonos bahwa apa yg diyakini oleh para jama’ah yg lain itu merupakan implementasi dari sebuah hadits, namun haditsnya lemah. Maka dari itu mereka bertawaquf saja dengan melaksanakan solat dengan santai & khusyu~

  26. Dengan perjalanan yang begitu lamanya, bisa dibayangkan perjalan yang memakan waktu 50 jam otomatis sangat menguras tenaga sekali, tapi dengan ketaqwaan chronos beserta keluarga kepada allah rasa letih itu tsk dirasakannya. Subhanallah……

  27. Winda Dwi Nurrachmawati (1415109032) MPI-4 berkata

    Dalam Part 12 ini, mengajarkan kita bahwa kesabaran harus selalu ditanamkan dalam diri manusia setiap melakasanakan segala sesuatu terlebih lagi melaksanakan ibadah dan bersyukur juga harus diutamakan dalam setiap perjalanan kehidupan manusia karena merupakan suatu peringatan bagi kita atas segala anugerah yang Allah berikan kepada kita sebagai hamba Allah. Karena dari kesabaran dan bersyukur nampak jelas keberkahan selalu tampak dalam perjalanan ketanah suci yang dilakukan keluarga chronus.

  28. Siti Sutihatin-MPI/4 berkata

    Alhamdulillah, akhirnya jamaah haji tiba di tanah suci setelah menempuh perjalanan panjang. Banyak dari jamaah haji yang sujud syukur saat mereka tiba di tanah suci. Saat tiba di Madinah pun para jamaah tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk melaksanakan shalat arbain di masjid Nabawi. begitu juga Crhonos dan keluarganya.

  29. Riana Sri Anisah -MPI/4 berkata

    alhamdulilah setelah sekian lama menikmati perjalanan di pesawat menuju ke jeddah akhirnya sampai juga. pelajaran yang dapat saya ambil disini walaupun di dalam perjalanan saya sangat kagum ia tidak pernah meninggalkannya ibadah sholatnya . dan shofi merasa sangat bahagia dengan melakukan sujud syukur atas karunia yang allah berikan kepadanya.

  30. Sri Rahayu MPI/4 (1415109025) berkata

    Bismillah………
    Pada part 12 sebuah kisah yang perjalanan yang cukup panjang dan melelah disertai kecemasan namun semua terrasa lega ketika pesawat yang ditunggangi mendarat di kota Madinah, ketika sampai banyak jama’ah yang melaksanakan sujud syukur, termasuk Shofi dan Chronos. Dan yang tak kalah bahagianya ketika sampai di masjid Nabawi itu yang dirasakan Shofi dan Chronos mereka dapat melaksanakan sholat arba’in yang yang menurut keterangan hadits walaupun hadits tersebut dinyatakan Shofi lemah bagi yang melaksanakan akan terbebas dari siksa neraka dan terbebas dari kemunafikan.
    Barokallah…………

  31. Fera Agustina/ MPI/4 berkata

    bismillahirahmanirakhim…
    alahmdullilah pada akhirnya jamaah haji yang didalam nya ada shofi dan chronos telah sampai tujuan dengan selamat mereka sampai ke jeddah dengan memakan waktu yang cukup lama 50 jam lamanya, shof i dan chronos sangat menikmati pemanangan dari atas pesawat dan tidak henti-hentinya mereka mengucapkan syukur, dan ambil pelajaran juga subhanallh dalam keadaan apapun mampu menggugurkan kewajibannya dengan beribadah.

  32. Firman Maulana mpi smt 4 berkata

    Part 12
    Kembali saya ucapkan terima kasih kepada Prof. Cecep Sumarna yg selalu memberikan pengetahuan terhadap mahasiswa mpi. Saya tertarik dengan kutipan hadis “Mendengar kalimat itu, Shofi malah tersenyum. Ia mengatakan bahwa hadits yang menyatakan: “Barang siapa shalat di masjidku empatpuluh kali shalat tanpa ketinggalan sekalipun, dicatatkan baginya kebebasan dari siksa api neraka, keselamatan dari siksaan dan bebas dari kemunafikan” itu, lemah Crhonos. Dulu aku sudah baca di pesantren Bahrul Ulum, Tasikmalaya. Aku bertugas mentakhrij hadits dimaksud. Nanti coba kamu baca di hotel. Insyaallah di Medinah kitab itu ada. Kitab itu, disusun syaikh Al-Albany dalam Silsilah Adh-Dhaifah. Dalam keterangan lain, hadits itu dapat disebut munkar. Hadits dimaksud tidak layak menjadi hujjah. Kata Shofi mengingatkan Crhonos.”

    “Hanya memang Nabi yang menyampaikan hadits qawlynya dalam periwayatan yang disampaikan Anas bin Malik, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barang siapa yang shalat karena Allah empat puluh hari secara berjamaah tanpa ketinggalan takbir yang pertama, dicatatkan baginya dua kebebasan; kebebasan dari neraka dan kebebasan dari kemunafikan. Nah hadit ini shahih. Namun karena kita hanya tinggal di sini 8 hari, kita tawakuf saja. Biarkan jangan kamu komentari kata Shofi pelan. Nanti mengganggu keyakinan orang lain.

  33. Sri Rokhmah/MPI-4 (1415109026) berkata

    Alhamdulilah, syukur dari chronos dan para jama’ah yang tak pernah henti diucapkan mereka sampai ke jeddah. para jamaah langsung meneruskan perjalananya untuk melaksanakan salat arbain, seperti dilansir oleh banyak orang ketika melaksanakan salat ini akan terhindar dari siksa neraka dan kekufuran

  34. Siti Nurbaeti (1415109022)-MPI/4 berkata

    pelajaran yang saya tangkap pada part 12 ini yaitu harus lebih teliti dalam menyikapi sebuah hadist, harus mengetahui keshohihan sebuah hadist, serta harus bersabar menjalani ibadah haji yang memerlukan waktu kurang lebih 50 jam jika berangkat dari Bekasi ke Jeddah.

  35. Sri Hardianti-MPI/4-1415109024 berkata

    dalam part dua belas ini di ceriatakan bahwa perjalanan sampai ke jeddah memakan waktu 50 jam lamanya, shof i dan chronos sangat menikmati pemanangan dari atas pesawat dan tidak henti-hentinya bersyukur karena apa yang di citaka selama ini akhirnya terwujud..
    tibalah mereka di bandara king abdul aziz dengan selamat dan penuh syukur, shofi dan chronos berdialog dan di lihatnya lingkungan sekitar.

  36. umar faruq mpi 4 berkata

    Alangakah impian terbesar dari setiap manusia adalah melihat kebawaah dari atas dan dibawah terlihat burung-burung ada 1000an ekor, terlihat lampu yang begitu banyak bersinar dan suara ucapan thoyibah. Bertanda kita berada di baitulmakdis mekkah.
    Harapan yang disemogakan.
    Makna dari part 12 disetiap keadaan apapun dimana kita berada kita kita tetap jangan lupa untuk beribadah.
    Dan segala bentuk apapun kita perlu mensyukurinya.

  37. Muhammad Yasir Arafah MPI/4 (1415109012) berkata

    Bismillahirrahmanirrahim, part ini menceritakan rasa syukur. Berbagai bentuk rasa syukur terucap oleh semua jamaah haji, ada yang membaca kalimat thayyibah dan sujud syukur se sampai nya di bandara king abdul aziz jeddah.

  38. Nur Aliffah/ MPI 4 berkata

    Setelah melewati perjalanan yang begitu melelahkan, akhirnya para jama’ah haji sampai juga di bandar jedah. Para jama’ah haji tidak habis-habisnya bersyukur karena mereka diberi kenikmatan melihat keindahan kota yang suci. Begitupun dengan keluarga chronos yang tidak henti-hentinya bersyukur. walaupun mereka sudah sampai di kota jedah, chronos selalu menjaga ayahnya kemanapun chronos pergi ayahnya selalu berada disampingnya. sungguh mulia sekali perilaku chronos yang sangat sanyang kepada orang tuanya dan kepada keluarganya.

  39. Ega Sugandi (1415109003) MPI/4 berkata

    Setelah perjalanan yang begitu melelahkan tibalah rombongan jamaah haji yang diikuti oleh keluarga shofi mendarat di bandara King Abdul Aziz, para jamaah begitu bersyukur atas apa yang Nampak dalam pandanganya suatu hamparan padang pasir yan begitu tandus, dalam peristiwa ini terjadi percakapan ber-Nash yang dilakukan oleh Shofi dan Cronos. Dari percakapan ini dapat dilihat betapa ilmu agama yang mereka miliki begitu hebat.

  40. Yunita Nur Rahmawati MPI/4 berkata

    alkhamdulillah bersyukur akhirnya keluarga chronos telah sampai di jeddah rasa haru, bahagia yang di rasakaan oleh kjeluarga chronos dan walalupun tanah arab tandus, tidak subur seperti tanah indonesia, tapi allah telah memberikan kemakmuran yang luar biasa. adapun Dalam surat Ibrahim [14]: 37 juga sama. Misalnya Allah menyatakan: “Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati. Ya Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat. Maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezkilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur”.

  41. Asyifa Nuraeni Kartika Ali/MPI/4 berkata

    Bismillahirrahmanirrahim, dalam part 12 ini menceritakan perjalan saat di pesawat kurang lebih 50 jam yang ditempuh Crhonos dan keluarga dengan sangat menikmatinya sampai akhirnya tiba di Bandara King Abdul Aziz dengan selamar dan penuh rasa syukur. Dijelaskan pula bahwa waktu pertama kami melaksanakan shalat arbain di Masjid Nabawi, jamaah haji yang melaksanakan shalat arbain di masjid Nabawi, akan dibebaskan dari neraka dan kemunafikan, maka dari itu para jamaah berbondong-bondong untuk segera melaksanakan shalat tersebut begitupun dengan Chronos dan keluarga. MasyaAllah sungguh maha besar Allah yang memberikan kemudahan untuk menjalankan ibadah haji yang suci itu.

  42. Siti halimah MPI/4 berkata

    bismillahirahmanirrahiim, ,
    alhamdulillah tak hentinya keluarga chronos dan para jamaah haji bersyukur atas kedatanganya di jeddah. para jamaah langsung meneruskan perjalananya untuk melaksanakan salat arbain, yang katanya jika seseorang melaksanakan salat ini akan terhindar dari siksa neraka dan kekufuran. tapi sebenarnya hadis ini sebenarnya doif, maka dari itu sebelum kita melakukan segala sesuatu kita harus mengetahui dasar hukum mengenai apa yang akan kita kerjakan.

  43. dinny alfiana s. MPI/4 berkata

    setelah membaca part 12, subhanallah, kebesaran Allah begitu nyata adanya dan tidak bisa dipungkiri. meski tanah Makkah tandus, tidak subur layaknya tanah Indonesia, namun Allah memberikan kemakmuran di dalamnya. jelas, karena Makkah adalah kota para nabi, yang mana mereka itu adalah manusia-manusia suci pilihan Allah. subhanallah.

  44. Wiwin Darwini MPI/4 berkata

    Bismillah,
    Pada part 12 ini, dalam part ini bahwa dimana pun kita berada mau di darat mau di udara, kita harus tetap melaksanakan tugas kita yaitu melaksanakan tugas sholat 5 waktu kita. Entah itu ada air dan tidak ada air, kita tetap harus melaksanakan tugas shalat 5 waktu itu. Dalam part ini juga saya merasa takjub.
    Subhanallah, dengan kita shalat karena Allah swt. empat puluh hari secara berjamaah tanpa ketinggalan takbir yang pertama, dicatatkan baginya dua kebebasan; kebebasan dari neraka dan kebebasan dari kemunafikan. Sungguh mulia sekali bagi orang yang melaksanakan shalat empat puluh hari secara berjamaah tanpa ketinggalan takbir yang pertama itu. Allah memang memberikan ganjaran sesuai dengan apa yg di lakukan umat nya.

  45. Nailiyatul Farhah MPI/4 (1415109013) berkata

    Bismillahirrohmanirrohim, Chronos dan vetra sungguh berhati mulia, dalam kesulitan apapun selalu menjaga dan merawat kedua orang tuanya. Dalam perjalanan haji Ummat manusia merasakan betapa nikmatnya menjalankan ibadah haji tersebut, umat manusia tidak bosan-bosannya mengucapkan kalimat syukur.
    Dalam berhaji juga kita perlu tahu hadits-hadits yang shahih dan dhoif, karena tidak semua hadits itu shahih, seperti halnya hadits tentang sholat arbain di masjid nabawi. Maka dari itu kita sebagai umat islam untuk lebih mendalami tentang ilmu agama, agar apa yang kita lakukan itu da dasar agamanya yang shahih.