Inspirasi Tanpa Batas

Shalat Hajat di Raudhah | Mencari Tuhan di Kaki Ka’bah Part- 13

49 115

Konten Sponsor

Sehabis melaksanakan shalat dhuhur berjama’ah pertama di Masjid Nabawi, Shofi dan Crhonos duduk di barisan paling belakang. Keduanya berbincang dengan pelan. Mendiskusikan sesuatu tentang bagaimana istri mereka masing-masing yang melaksanakan shalat secara terpisah. Crhonos mengatakan bahwa dirinya telah mengirimkan short message service (SMS) kepada Vetra, bahwa ia tidak akan ke hotel, sampai melaksanakan shalat ashar. Vetra dan Siti juga sama. Keduanya tidak akan pulang, sampai habis waktu ashar.

Keluarga ini, sama-sama ingin meneruskan tinggal di Masjid, sampai waktu ashar tiba. Shofi meminta anaknya untuk membaca al Qur’an. Dengan mata yang semakin sayu, Shofi menatap anaknya dengan tajam. Ia mendengarkan seluruh lantunan ayat suci yang dibacakannya.

Setelah kurang lebih satu jam membaca al Qur’an, di mana Shofi langsung mengingatkan jika ada ayat yang salah dibaca, Crhonos dan Shofi diam. Mereka kemudian menatap ke langit Masjid Nabawi yang kuning keemasan. Semula Crhonos berpikir bahwa yang kuning itu emas. Namun setelah diselidiki, ternyata itu Kuningan. Puslah mereka menatap Masjid.

Shofi sendiri mulai kelihatan agak sedikit fresh. Ia diajak Crhonos untuk mengelilingi interior Masjid. Keduanya bangkit. Shofi dipapah sama Crhonos dengan sangat hati-hati. Decak kagum keluar dari mulut Shofi dan Crhonos. Indah sekali Masjid ini. Masjid yang menunjukkan suatu negeri penuh kedamaian. Semua berhiaskan takhta kerajaan Tuhan yang tak berhingga.

Keduanya kadang berhenti. Tersaksikan oleh keduanya, bagaimana petugas Masjid Nabawi membersihkan Masjid ini, dengan teknologi yang sangat canggih. Shofi dan Crhonos sering mengisi botol aquanya dengan air zam-zam yang tersedia dalam ratusan galon di sekitar mereka. Sekali-kali Shofi membasuhkan mukanya dengan air dimaksud.

Perjalan mereka tidak terasa. Keduanya tiba-tiba menyaksikan bagaimana Jama’ah melingkari sebuah tempat dengan karpet hijau. Ruangan itu sangat terbatas. Semua jama’ah berdesak-desakan masuk dan sangat sedikit yang ke luar. Terlihat oleh keduanya bagaimana askar-askar Masjid mengeraskan suara, agar jama’ah yang sudah lama di dalam tempat itu, segera ke luar.

Beranjak menuju Raudhah

Crhonos bertanya kepada Shafi. Tempat apakah itu? Shofi menjawab, mungkin itu raudhah. Suatu tempat teristimewa yang dimiliki Masjid ini. Itulah tempat di mana banyak ulama Muslim, menganggapnya sebagai tempat (maqam) mustajabah.Maqam Mustajabah itu, adalah tempat di mana jika anda berdo’a, kemungkinan dikabulnya oleh Tuhan sangat tinggi.

Shofi, lantas menyampaikan salah satu hadits yang diriwayatkan At Tirmidzi dari Ali bin Abi Thalib. Dalam keterangan dimaksud, Rasulullah telah bersabda: “Di antara rumahku dan mimbarku adalah taman (raudhah) dari taman-taman surga”. Hadits ini shahih Crhonos. Kedudukannya hasan. Kata Shofi mantap. Dalam periwayatan Muslim dan Ahmad ibnu hanbal, hadits ini ada kata tambahan, yakni: “…. dan mimbarku ini, (kelak) akan berada di atas telagaku.

Itulah tempat yang memiliki kemuliaan khusus. Ia juga mengandung makna keutamaan. Karena itu, banyak di antara para salikin, yang berupaya untuk shalat di tempat ini. Ia seolah sedang duduk di taman yang menampilkan gaya dari taman syurga. Dalam keterangan lain, para ulama bahkan ada yang menyebut bahwa keutamaan shalat di tempat ini, pahalanya 1000 kali lipat dibandingkan dengan shalat di tempat lain.

Bapak mau nggak melaksanakan shalat di tempat itu? Tanya Crhonos mantap. Tentu dan pasti jawab Shofi. Tetapi nanti kita tunggu beberapa saat. Kita berharap, tempat itu bisa sedikit kosong.

Keduanya, kemudian berjalan dengan sangat pelan mendekati raudhah. Badan tinggi besar yang menjaga masuk ke tempat itu, dengan mengacung-ngacungkan cambuk hitam begitu jelas terlihat. Semula Crhonos agak sedikit ketakutan atas situasi itu. Tetapi, dengan begitu pelannya, Shofi dan Crhonos masuk ke dalam “lubang jarum” itu. Aneh memang, karena askar-askar itu, seperti tidak melihat mereka sedang masuk.

Shofi terus dijaga Crhonos. Mereka tidak melaksanakan shalat di barisan tengah, apalagi belakang di maqam ini. Shofi meminta melaksanakan shalat persis didekat mimbar Nabi. Akhirnya, Crhonos dengan cara yang sangat sembunyi-sembunyi, setapak demi setapak, setahap demi setahap, mendekati tempat itu.

Setelah sampai persis di mimbar Nabi, keduanya berhenti. Berdiri dan meminta Shofi untuk memulai shalat. Karena waktu ashar belum tiba, Crhonos bertanya kepada Shofi, shalat sunnah apa yang harus kita lakukan. Shofi kemudian menjawab: “kita shalat sunnah hajat saja”. Keduanya, kemudian mengatakan Allahu Akbar.

Shalat Hajat di Raudhah

Crhonos dan Shofi tampak sangat khusu’ melaksanakan shalat sunnah hajat. Shofi bahkan terkesan sangat melankolis. Sosok laki-laki yang saat masih muda sangat kekar itu, tiba-tiba berderaian air mata. Ia mengingat segenap perjalanan hidupnya. Ia juga membayangkan bagaimana jika pelaksanaan ibadah ini, dilakukan saat dirinya masih relatif muda.

Setelah pelaksanaan shalat selesai. Shofi berdo’a dengan do’a yang sangat lama dan panjang. Ia mengangkat kedua tangannya sambil terus berderaian air mata. Sekali-kali ia berpaling ke sebelah kiri. Ia melambaikan tangan kanannya dan mengucapkan assalamu’alaikum ya rasulullah. Wassalamu alaika min ashdiqaina. Lalu dengan deraian air mata, Shofi berdo’a. Do’a itu dikuping sama Crhonos dengan penuh seksama. Do’a itu berbunyi sebagai berikut:

Ya Allah, hari ini aku datang ke tempat di mana Nabi kebanggan-Mu menyebarkan ajarannya di sini. Ya di sini … Kini aku duduk dan berdiri di tempat makhluk Yang Agung. Di mimbar inilah, saat ini sedang kubayangkan bagaimana beliau (Nabi Muhammad) berdiri menyampaikan wahyu-Mu kepada umatnya.

Ya Allah … dengan menyebut nama-Mu Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Kasihanilah dan sayangilah kami. Hanya dengan kasih sayang-Mulah, kami dapat memperoleh kemuliaan. Tanpa kasih sayang-Mu, aku tak kan mungkin memperoleh apapun di muka bumi ini.

Ya Allah ya Tuhanku … segala puji milik-Mu. Telah kulumatkan seluruh pujian makhluk kepadaku. Karena aku takut tak ada ruang untuk mendapatkan pujian dari-Mu. Karena itu, aku hanya ingin mendapatkan tempat di maqam-Mu yang terpuji. Ya Allah … aku dan anakku sadar, bahwa segala pujian itu hanya milik-Mu. Diri-Mu bukan hanya mulia dari sisi Dzat-Nya, tetapi juga kebesaran kekuasaan-Mu yang tak mungkin tertandingi apapun.

Ya Allah ya Rabby … keberkahan dan keselamatan tentu selalu kupanjatkan untuk Nabi Besarku Muhammad. Semoga pula keberkahan dan keselamatan itu, berlaku bagi keluarga dan sahabat-sahabatnya. Ya Allah ya Tuhanku, ampunilah dosa-dosaku, dosa kedua orang tuaku, dan semua kaum kerabatku, saudara-saudaraku dan guru-guruku. Ya Allah, aku tahu, sesungguhnya firman-Mu adalah benar. Karenanya aku beriman atas apapun yang Kau tetapkan melalui kitab-Mu al Qur’an.

Ya Allah perkenankan kami menyampaikan salam tulus kami kepada Nabi-Mu Muhammad. Salam ini, telah kupikul juga dari seluruh sahabat-sahabatku sesama Muslim di kampung halamanku. Kami berharap, seluruh titah perjalanan ini, dapat Kau terima sebagai bentuk rasa syukur kami kepada-Mu.

Terima kasih ya Allah … Kau perkenankan kami, dapat menyaksikan keagungan-Mu di sini. Di maqam Muhammad yang sangat diagungkan. Jagalah kami dari sikap syirik dan riya.

Selesai berdoa’a keduanya bangkit. berjalan ke luar dari ruang itu dan bergerak melewati maqam Nabi Muhammad, Abu Bakar dan Umar dan Usman Keduanya bershalawat kepada Nabinya, Muhammad. Beberapa detik, keduanya menyaksikan bagaiamana maqam itu, menyematkan aroma ruhani yang sangat tinggi. By. Charly Siera –bersambung …

  1. Hasanatun Nadia berkata

    Bismillah..
    Betapa beruntungnya seseorang yang telah Allaah mudahkan dalam menjalankan ritual ibadah haji, termasuk dalam menunaikan sholat di masjid nabawi. Walaupun chronos dan sofi bersusah payah dalam melaksanakan tetapi atas kehendak Allaah mereka mampu menunaikannya.

  2. Rina Agustiana A/1 berkata

    pada saat itu chornos bertanya kepada shofi mengenai tempat apakah itu? shofi menjauh mungkin itu raudhah,suatu tempat teristimewah yang di miliki masjid ini itulah dimana tempat banyak ulama muslim subhanaAllah.
    menganggapnya sebagai tempat ( maqam ) mustajabah adalah tempat dimana jika kita berdo’a kemungkinan di kabulkan oleh Tuhan sangat tinggi

  3. Elok Firdausiana berkata

    Dan pada part 13 ini, masih dengan kekhusyu’an chornos dan keluarganya dalam menjalankan ibadah haji, akhirnya chornos dan keluarga telah sampai di Raudhoh untuk melajsanakan sholat hajat. Raudhoh merupakan tempat yang teristimewa yang tetdapat di dalam masjid nabawi ini. Raudhoh juga merupakan tempat yang paling mustajab ketika kita berdo’a di dalamnya

  4. Elok Firdausiana berkata

    Pada part 13 ini, masih dengan kekhusyu’an chornos dan keluarganya dalam menjalankan ibadah haji, akhirnya chornos dan keluarga telah sampai di raudhoh untuk melaksanakan sholat sunnah hajat. Raudhoh merupakan tempat yang teristimewa yang fimiliki oleh masjid nabawi ini. Raudhoh juga merupakan tempat paling mustajab bila mana kita berdo’a di masjid ini

  5. Amalia Fitriyanti berkata

    Bismillah…
    Charlos dan pak shofi sangat memfokuskan dalam setiap kegiatan ibadah haji. Mereka tak ingin melewatkan ibadah-ibadah dalam berhaji. Dan mereka sangat khushu sekali. Bahkan chaos berdoa dengan khushu dan tak lupa lagi selalu bersyukur atas nikmat yang telah di beri oleh Allah. Apalagi sudah diberi kesempatan untuk menunaikan ibadah haji. Itu artinya mereka tak lupa untuk bersyukur.

  6. Dezidni Tazqiah MPI 3 berkata

    Bismilah..
    Itulah tempat yg memiliki kemuliaan khusus. Ia jga mengandung makna keutamaan.
    Karena itu, banyak di antara orang yg berupaya untuk sholat di tempat ini. Dalam keterangan lain para ulama bahkan ada yg menyebut bahwa keutamaan sholat di tempat ini pahalanya 1000 x lipat di bandingkan sholat d tempat biasa.. Subhanallah 😊

  7. Intan Sulistiani MPI-B/SMT III berkata

    Subahanallah maha suci Allah yang telah menampakkan keagungan”nya ditempat yang suci tersebut, tempat yang sangat dan sangat dirindukan oleh umat muslim untuk melaksanakan rukun islam yang ke-5 dengan khusyu dan tidak lain hanya ingin mengharap ridho nya.
    Sekian.

  8. Asri Wulandari berkata

    Pada part 13 ini, pembaca dapat merasakan keharmonisan di masjid nabawi, cronos yang setia menemani ayahnya berkeliling masjid nembah sisi keharmonisan pada part ini..

  9. siti hayyun berkata

    mahasuci Allah telah menjadikan Rhoudhoh sebagai tempat mustajabnya do’a. saya pribadi sampai hanyut dalam cerita ini . semoga Allah memberikan kami semua kesempatan untuk melaksanakan sholat di tempat muliat tersebut ..aamiin ..

  10. Siti Hamidah Tadris IPS A / 1 berkata

    Alhamdulillah, begitu indah perjalanan yang dilakukan shofi beserta keluarganya ini. Khusu’ dalam beribadah dan tidak tergesa-gesa dalam melakukan setiap ibadah dalam runtutan sunnah dan rukunnya ibadah haji. Tempat yang dulu dalam benak, kini menjadi kenyataan dan dapat dirasakan nya. Chronos sangat bisa merasakan kebahagiaan yang terpancar dari raut sang ayah.

  11. Yuni Anna berkata

    Ibadah adalah salah satu hal yang paling penting dalam agama, oleh karena itu beribadahlah dengan ikhlas dan sungguh-sungguh niscaya apa yang diinginkan akan tercapai karena didukung dengan rasa yang ikhlas terbukti pada cerita ini chronos dan shofi beribadah dengan ikhlas dan bersungguh-sungguh jadi mereka mendapatka tempat yang awal di roudhoh

  12. Ega Sopana berkata

    Dalam part 13 ini crhonos sangat kagum akan indah sekali Masjid ini. Masjid yang menunjukkan suatu negeri penuh kedamaian. Semua berhiaskan takhta kerajaan Tuhan yang tak berhingga. Crhonos bertanya tanya tempat apakah itu? shofi menjawab mungkin itu raudhah suatu tempat keistimewaan yang dimiliki masjid ini. Banyak ulama tempat itu dianggap sebgai tempat mustajabbah yaitu tempat dimana jika berdoa, kemungkinan dikabulkan oleh Allah SWT. Kemudian crhonos melaksanakan sholat hajat ditempat itu. hikmah yang bisa saya ambil itu sungguh betapa indah nya tempat itu, saya tidak habis kebayang bagaimana keindahan nya itu. sungguh sangat menarik novel ini

  13. Lenny Erdiani Choerun Nissa berkata

    Raudhah adalah suatu tempat dimana bnyk ulama muslim menganggapnya sebagai maqam mustajabah. Yakni tempat dimana jika anda berdo’a dikabulkan nya tinggi. Subhanallah…

  14. Fariz maulana ibrahim tadris ips a/1 berkata

    Assalamualaikum wr.wb
    Part 13
    Dalam cerita novel ini keluarga crhonos mengelilingi dan melihat kemegahan masjid nabawi,subhanallah masjid yang bersejarah itu sangat indah,setelah itu mereka shalat di raudhah dimana semua do’a dijabah oleh Allah swt,setelah itu mereka melihat makam baginda Rasulallah SAW,sungguh sangat membuat iri pagi si pembaca dalam cerita kali ini,semoga kita semua bisa melakukan ibadah haji, amiin yarabb.
    Wassalamualaikum wr.wb

  15. Isah Siti Khodijah berkata

    Bismilahirahmanirahin
    Asalamualaikum wr wb
    Pada part ini, Shofi dan Chronos melihat keindahan masjid Nabawi, dejak kagum keluar dari mulut mereka. Masjid yang menunjukan suatu negeri penuh kedamaian. Kemudian, mereka menuju raudhah suatu tempat istimewa yang dimiliki masjid ini yang disebut juga sebagai maqam mustajabah dimana jika kita berdoa kemungkinan dikabulkan. Mereka melaksanakan sholat hajat di Raudhah dengan sangat khusyuk dan berderai air mata. Dimana kita dalam sholat dan berdoa dimanapun tempatnya harus selalu khusyuk
    Terimakasih
    Wasalamualaikum wr wb

  16. Farrin nurul aina berkata

    Raudhah merupakan tempat yang istimewa.,tempat yang dianggap mustajab untuk memanjatian doa, sehingga crhonos dan shofi untuk melewatian kesempatan untuk berdoa di Raudhah

  17. Silmy Awwalunnis
    Silmy Awwalunnis berkata

    Subhanallah hanya dengan membaca gambaran tanah suci saja hati sayaa sudah sangan merasakan betapa khitmat nya berada di sana. beribadah di masjid al haram dan berdoa di tempat paling suci. sungguh luarbiasa apa yang chronos dan shofi alami, di mudahkan dalam beribadahnya. saya jadi ingin beribadah ke tanah suci bersama keluarga.

  18. Aida Nur Aisyah berkata

    Assalamu’alaikum wr. wb
    Bissmillahirahmanirahim
    Dalam part 13 ini, Shofi dan Chronos diberi kesempatan untuk dapat melihat keindahan arsitektur masjid Nabawi dan dapat melaksanakan shalat hajat di Raudhah dengan kemudahan yang diberikan oleh Allah SWT. Di tempat itu pula Shofi dan Chronos memanjatkan doa di tempat yang mustajab tersebut. Di dalam part 13 ini digambarkan betapa indah dan khidamatnya beribadah haji di sana, hal itu membuat saya ingin berkunjung ke Baitullah bersama keluarga saya juga.
    Sekian
    Terima kasih
    Wassalamu’alaikum wr. wb

  19. dhini apriliani berkata

    Asalamualaikum
    pada part 13 ini.shofi berkata pada chronos mungkin itu raudhah. Suatu tempat teristimewa yang dimiliki Masjid ini. Itulah tempat di mana banyak ulama Muslim, menganggapnya sebagai tempat (maqam) mustajabah.Maqam Mustajabah itu, adalah tempat di mana jika anda berdo’a, kemungkinan dikabulnya oleh Tuhan sangat tinggi. Sungguh sangat luar biasa. Shofi dan chronos pun melaksanakan shalat hajat di raudhah

  20. Fifit Fitri Nur'aeni/Ips/1B berkata

    Assalamualaikum wr wb.
    Dalam novel part 13 ini chornos bersama keluarga tidak menyia nyiakan kesempatan dari allah SWT mereka juga sholat di meajid Raudhoh dan berkeliling melihat interior mesjid yang begitu indah . Rasa lelah pun hilang seketika atelah beriatirahat di mesjid raudhoh

  21. Muhamad Udin berkata

    Bismillahirrohmanirrohim
    Shalat Hajat di Raudhah pada part ini Alhamdulillah shofi dan chornos bisa sholat Hajat di Raudhah dimana tempat yang kalau setiap berdoa akan di ijabah, mereka sangat khusus dalam melaksanakan shalatnya.
    dan aku ingin bisa menunaikan ibadah haji bersama kedua orang tuaku dan istriku. sebelumnya aku tida ada keinginan seperti ini tapi setelah aku membaca dari part 1-13 kini aku serasa ingin seperti keluarga chornos bisa beribadah haji sekeluarga,.

  22. fajar maulana berkata

    Dari part 13 ini, begitu terasa bagaimana rasanya ketika kita sholat di masjid jejak penyebaran islam oleh nabi kita oleh orang paling sempurna dan kekasihnya Allah yaitu Nabi Muhammad SAW. Shofi dan choronos tidak menyia-menyiakan waktu untuk ber ibadan dan mereka pun melakukan sholat hajat di dekat mimbar yang dulunya dipakai nabi, sampai mereka berdua menyelinap dan mengendap-endap, selangkah demi selangkah untuk sampai di dekat mimbar tersebut. Mereka sungguh luluh hatinya ketika berdoa selesai sholat hajat dengan berdoa meminta salam kepada Nabi Muhammad SAW beserta sahabatnya. Betapa cintanya shofi dan choronos kepada Nabi Muhammad SAW dan betapa dalamnya keimanan hati mereka yang tercurahkan lewat do’a tersebut.

  23. Siti Sutihatin MPI/4 berkata

    Crhonos dan keluarganya benar-benar tidak menyia-nyiakan kesempatan yang telah diberikan Allah. Ia dan Shofi menyempatkan diri melaksanakanbshalat sunnah di Raudhoh.

  24. Rahmat Maulana (MPI-4) berkata

    Dalam part 13 ini. Alhamdulillah, hikmah yang dapat kita ambil dari novel yang berjudul “Shalat Hajat di Raudhah” adalah hendaknya kita harus senantiasa bersyukur terhadap apa yang telah Allah berikan kepada kita, dimanapun kita berada. Sama halnya yang dilakukan oleh crhonos dan beluarganya, mereka menyampaikan rasa syukurnya dengan cara memanfaatkan waktu selama disana untuk beribadah kepada Allah SWT. Salah satunya melaksanakan solat sunah hajat raudhah.
    Semoga kita termasuk orang-orang yang senantiasa bersyukur

  25. Indah kusumawati (mpi-4) berkata

    Rasa lelah yg dialami oleh para jamaah pun hilang ketika sesampainya di mesjid nabawi dan mereka begitu antusias untuk melaksanakan sholat dzuhur dan shalat di tempat yang indah itu yaitu raudhah. Tapi berbeda dengan pak shopi dan cronos mereka tidak tergesa2 malah mereka menunggu agar tempat itu agak longgar sedikit. Dan mereka berdua sholat hajat disitu dgn khusu sehingva mengeluarkan airmata.. ya walaupun saya belum pernah pergi kesana melalui novel ini bisa sedikit menggambarkan keadaan disana. Saya harap saya dan keluarga saya pun bisa kesna seperti keluarganya pak shopi.. aamiin

  26. Koko Santoso (MPI 4) berkata

    Part 13
    Shalat Hajat di Raudhah
    Pada part ini, selesai melakukan sholat dzuhur berjama’ah Chronos beserta keluarganya tidak kembali ke hotel, mereka memilih untuk menetap & melakukan ibadah. Crhonos & Shofi melakukan solat sunah hajat di hadapan raudhah dilanjutkan berdo’a dengan khusyu~

  27. Subhanallah, allahhuakbar….
    Sungguh seandainya aku ditanya kenikmatan apa yang tidak terkalahkn, mka akan aku jawab kenikmatan ketika bisa solat dimasjid nabawi dan di Raudhah dimana tempat ini merupakan tempat mustajab… ya allah mudahkan lah kami untuk bisa menjadi tamu Mu

  28. Winda Dwi Nurrachmawati (1415109032) MPI-4 berkata

    Terbayar sudah kelelahan yang selama perjalanan menuju tanah suci dengan bisa shalat hajat di Raudhah. Setiap umat muslim sangat ingin merasakan apa yang shofi dan chronus rasakan saat berada di Raudhah begitupun saya. Dengan membaca Part 13 ini membuat saya berhayal keindahan Raudhah yang begitu indah digambarkan pada part ini.
    Pelajaran yang dapat diambil dari part ini ialah segala usaha dan kesabaran akan selalu menghasilkan hasil yang sangat memuaskan dan akan menghasilkan segala sesuatu lebih dari ekspektasi yang ada.

  29. Riana Sri Anisah -MPI/4 berkata

    setelah melakukan perjalanan panjang dan berliku akhirnya sungguh bahagia seketika sesampainya disana sering menginjakkan kaki nya di masjid nabawi.mereka sangat bersemangat dan khusu melakukan ibadah sholat di masjid nabawi karena apabila kita melakukan shalat di masjid nabawi itu pahalanya akan di lipatgandakan di bandingkan di masjid yang lainnya dan setiap pemohonan atau doa yang di panjatkan insya allah atas ridho allah akan di kabulkan.

  30. Sri Rahayu MPI/4 (1415109025) berkata

    Bismillah………..
    Pada part 13 ini mengisahkan kebahagian yang sangat besar yang dirasakan oleh Shofi dan Chronos karena mereka dapat melaksanakan sholat hajat di tempat yang mulia yaitu Raudhoh, dan tempat tersebut adalah tempat mustajab, segabai mana keterangan hadits yang shohih. ini sangat menginspirasi saya untuk bisa berhaji sebagaimana Shofi dan Chronos.
    Barokallah………….

  31. dinny alfiana. s MPI4 berkata

    tidak ada manusia yang tidak berbahagia khususnya bagi seorang muslim saat diberi kesempatan oleh Allah untuk dapat melaksanakan ibadah shalat di raudhah, di mana raudhah adalah sebuah maqam mustajab atau tempat yang mana ketika kita berdo’a, do’anya insya Allah akan dikabulkan. begitu pun yang terjadi pada Shofi, ia begitu bahagia dan bersyukur diberi kesempatan untuk bisa beribadah ditempat tersebut. subhanallah.

  32. Fera Agustina/ MPI/4 berkata

    subhanaAllah…
    atas nikmat allah yang telah diberikan kepada keluarga shofi dan chronos membuat saya sangat amat terkagum-kagum. dan setalah membaca nya seakan-akan saya terbawa arus haji, dan masyallah ingin sekali saya menunaikan ibadah haji untuk melaksanakan rukun islam yang ke-5. semoga setalah saya pribadi membaca cerita diatas saya beserta keluarga dapat mengambil hikamah dan semoga dapat panggilan dari allah agar saya bisa menunaikan rukun islam terakhir. amiinn…

  33. Firman Maulana mpi smt 4 berkata

    Part 13
    Pada bagian ini pembaca khususnya bagi saya sendiri seakan akan ingin sekali merasakan untuk melaksanakan rukun islam yg terakhir ini dan hasrat ini tumbuh setelah membaca novel ini

  34. lyceum
    lyceum berkata

    Sri Rochmah, Nailiyatul, Ririn, Wiwin, Siti Halimah, Lu’lu, Asyfa, Asiro, Yunita, Ega dan Mba Nur Alifah, kami sangat senang mendengar dan memperhatikan anda semua terlibat dalam diskusi dan analisis terhadap sastra-novel, khususnya tentang haji, edisi ke 13 ini. Semoga Allah memberi kekuatan lahir dan bathin kepada kita semua, dan semoga kita menjadi bagian dan harma Allah yang selalu bersyukur. Jika tidak keberatan dan anda menganggap bahwa novel ini penting untuk dibaca banyak orang, senang rasanya jika anda juga men-share-kan novel ini. Charly Siera alias Cecep Sumarna

  35. Sri Rokhmah/MPI-4 (1415109026) berkata

    subhanallah sungguh rauddah merupakan tempat yang begitu indah dan segala yang di inginkan manusia akan di kabulkan oleh allah seperti diriwayatkan At Tirmidzi dari Ali bin Abi Thalib pada nove di atas.

  36. Siti Nurbaeti (1415109022)-MPI/4 berkata

    Kali ini tulisan profesor membawa saya merasakan ingin naik haji ingin beribadah ke tanah suci T.T ingin rasanya merasakan hal-hal spiritual yang tidak saya dapatkan di kampung halaman ini, doakan kami prof segenap mahasiswa/i MPI dapat menunaikan ibadah haji ke tanah suci.

  37. Muhammad Yasir Arafah MPI/4 (1415109012) berkata

    Bismillahirrahmanirrahim, begitu indah perjalanan yang dilakukan ayah dan anak ini. Khusu’ dalam beribadah, tidak tergesa-gesa dalam melakukan setiap ibadah dalam runtutan kegiatan haji. Tempat yang dulu dalam benak, kini menjadi kenyataan dan dapat dirasakan nya. Chronos sangat bisa merasakan kebahagiaan yang terpancar dari raut sang ayah.

  38. Sri Hardianti-MPI/4-1415109024 berkata

    bismillah dalam part tiga belas ini yang berjudul sholat di raudhoh, begitu teramat mengagungkan semua tempat dan ciptaan alloh yang berada disana.. usaha chonos untuk memenuhi keinginan sang ayah yang ingin solat di depan mimbar dimana nabi muhammad dulu akhirnya terwujud. sekali lagi dengan rasa syukur kita dan niat alloh akan memberikan jalan yang mudah..

  39. umar faruq mpi 4 berkata

    dalam konteks ini pembaca merasakan rasa iri yang begitu dalam sehingga terserat ikut andil dalam crita diantarnya. Subhanallah sekali sungguh indahnya tempat yang engkau agungkan (makkah). dan begitu mulianya tempat itu sehinnga setiap muslim yang berkunjung ke tempat tersebut merasakan kenikmatan yang membuat hati mereka damai dan tentram. karena Raudhah merupakan tempat yang Allah janjikan untuk para umatnya dengan doa-doa yang mereka panjatkan akan terkabul.

  40. Nur Aliffah/ MPI 4 berkata

    subhanallah sungguh indahnya tempat-Mu ya Allah, membuat para umat muslim inggin sekali menunaikan ibadah haji dan datang ketempat yang suci. seseorang yang berusaha dalam memenuhi keingginannya secara sungguh-sungguh insya allah keinginanya terpenuhi. Seperti halnya chronos yang memenuhi keinginan ayahnya yang inggin melakukan sholat sunnah di depan mimbar akhirnya tercapai juga.

  41. Ega Sugandi (1415109003) MPI/4 berkata

    Begitu khusu dan nikmat ibadah yang dikerjakan oleh shofi dan chromos di masjid nabawi decak kagum mengenai kebesaran dan kemewahan yang dimiliki oleh masjid nabawi tak henti bagi mereka selain mengucap masya “Allah” . tidak lupa mereka selalu membaca Al Quran dan melakukan sholat sunah. Karena mereka mengutip dalam hadist suatu keutamaan sholat di masjid nabawih sangat berksan. Setelah sholat mereka melanjutkan menuju Raudhah dimana tempat ini merupakan tempat maqqam ulama muslim. Dan dalam hadist bahwasanya berdoa disini apa yang kita inginkan sangat besar sekali kemungkinan akan cepat terkabul.

  42. Yunita Nur Rahmawati MPI/4 berkata

    subhanallah sungguh rauddah adalah tempat yang begitu indah dan segala yang di inginkan manusia akan di kabulkan oleh allah seperti diriwayatkan At Tirmidzi dari Ali bin Abi Thalib. Dalam keterangan dimaksud, Rasulullah telah bersabda: “Di antara rumahku dan mimbarku adalah taman (raudhah) dari taman-taman surga”. dan Itulah tempat yang memiliki kemuliaan khusus. Ia juga mengandung makna keutamaan. Karena itu, banyak di antara para salikin, yang berupaya untuk shalat di tempat ini. Ia seolah sedang duduk di taman yang menampilkan gaya dari taman syurga. menurut para ulama bahkan ada yang menyebut bahwa keutamaan shalat di tempat ini, pahalanya 1000 kali lipat dibandingkan dengan shalat di tempat lain.

  43. Asiro MPI/4 (1415109002) berkata

    Bissmillahirrahmaanirrahiim…
    Dalam novel part 13 ini yang berjudul “Shalat Hajat di Raudhah” mengajak kita untuk senantiasa bersyukur atas segala nikmat dan rizki yang telah Allah berikan kepada kita. Sekali lagi semuanya harus dengan rasa syukur, sehingga Allah pun memudahkan kita dalam segala hal

  44. Asyifa Nuraeni Kartika Ali/MPI/4 berkata

    Bismillahirrahmanirrahim
    Subhanallah, maha suci Allah dimana telah ada tempat suci dan jika kita shalat di tempat itu maka semua do’a kita terkabul, semoga saya dan kedua orang tua saya bisa menyusul kesana..aamiin
    sungguh beruntung Chronos dan ayahnya bisa melaksanakan shalat hajad di maqam tersebut. Terlihat jelas bagaimana Nabi kita Muhammad SAW menyampaikan wahyu-wahyu dan menyebarkan agama islam serta dakwah-dakwahnya tepat di mimbar itu, semoga shalawat dan salam selalu tercurah limpahkan kepada Nabi kita Muhammad SAW, kepada keluarganya, sahabatnya dan kita selaku umatnya aamiin.

  45. Lu'lu Atul alawiyah (1415109010) MPI/4 berkata

    bismillahirrahmanirrohim..
    Subhanallah sungguh indahnya tempat-tempat yang Engkau agungkan. dan begitu mulianya tempat itu sehinnga setiap muslim yang berkunjung ke tempat tersebut merasakan kenikmatan yang begitu membuat hati mereka damai dan tentram. karena Raudhah merupakan tempat yang Allah janjikan untuk para umatnya dengan doa-doa yang mereka panjatkan terkabulkan begitu mudah. dan di kisah ini chronos dapat memenuhi permintaan ayahnya untuk sholat di depan mimmbar yang pada waktu itu Nabi Muhammad menyebarkan dahwah yg diberikan oleh Allah.

  46. Siti halimah MPI/4 berkata

    bismillahirrahmanirrahiim, ,
    subhanallah allah sungguh begitu baik menyediakan tempat dimana keinginan manusia mudah untuk dikabulkan, raudlahlah tempatnya. begitupun shopi yang sangat bersemangat untuk bisa melaksanakan sholat hajat di tempat ini, diapun ingin melaksanakanya dibarisan paling depan karena menurutnya itu tempat rasulullah.

  47. Wiwin Darwini MPI/4 berkata

    Bismillah
    Subhanallah, beruntung sekali orang yang pernah mendatangi raudhah atau tempat (maqam) mustajabah di mana jika kita berdo’a, do’anya akan dikabulnya oleh Allah. Dalam keterangan lain juga, ada yang menyebut bahwa jika kita melaksanakan shalat di raudhah, pahalanya 1000 kali lipat dibandingkan dengan shalat di tempat lain.

  48. Ririn Nur'aeni berkata

    bismillah di part 13 ini..
    betapa bahagianya umat muslim yang menginjakan kaki ketanah suci, begitupun dengan keluarga cronos yang dapat menunaikan ibadah sholat di masjid nabawi, mereka sangat khusyu’ melaksanakan sholat dan berdo’a di masjid nabawi, tempat dimana Rasul kita yang mendapat julukan amirul mukminin menyebarkan agama islam.

  49. Nailiyatul Farhah MPI/4 (1415109013) berkata

    Bismillahirrohmanirrohim,
    Proses perjalanan ibadah haji dan chronos banyak liku-liku yang dilalui oleh keduanya. Akan tetapi rasa syukur yang dipanjatkan untuk Allah dari chronos dan shofi tak akan ada hentinya. Sungguh ke agungan Allah bisa berada dalam tempat yang sangat agung dan tempat yang diinginkan serta diimpikan oleh seluruh umat muslimin di dunia. Usaha chronos untuk memenuhi keinginan ayahnya (shofi) yang ingin sholat di depan mimbar dimana Nabi Muhammad saw menyebarkan dakwahnya dulu, itu Allah mudahkan. Sungguh Allah Maha Rohman, Maha Rohim bagi hambanya yang selalu berusaha

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar