Sidang Ahok, dan Isu Penyadapan SBY dengan KH. Ma’ruf Amin

0 6

ISU penyadapan saat ini masih menjadi bola panas sejak persidangan terdakwa kasus dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Selasa (31/1) lalu. Kuasa hukum Ahok, Humphrey R Djemat, menyatakan jika ada komunikasi antara SBY dengan KH Ma’ruf Amin terkait pengaturan pertemuan dengan pasangan cagub DKI Agus-Silvyana di kantor PBNU.

Mantan Presiden SBY pun langsung menggelar konfrensi pers mengklarifikasi perihal tersebut. Tak hanya itu perlakukan yang diduga kasar oleh Ahok dan kuasa hukumnya dengan menghardik dan menuduh KH Maruf Amin berbohong saat menjadi saksi di persidangan kedelapan dalam kasus penistaan agama dibanjiri dukungan berbagai pihak.

Isu penyadapan pembicaraan telpon saat ini menjadi isu besar karena melibatkan dua tokoh besar yang muaranya terhadap pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta yang tinggal beberapa hari lagi. Terlepas benar tidaknya penyadapan tersebut dilakukan pihak yang berwenang, yang pasti setiap ada persoalan sekecil apapun jika terkait dengan trading topic yang sedang hangat, sudah dapat dipastikan akan dibesar-besarkan dengan tujuan untuk mendongkrak popularitas.

Dalam sebuah pesta besar sudah dapat dipastikan setiap kelompok akan berusaha sebisa mungkin mencari ide terbaik dan upaya kreatif untuk mengangkat isu yang mudah ditangkap masyarakat banyak. Tujuannya sudah dapat dipastikan bukan lagi isu tersebut benar atau tidak, tetapi mengena atau tidak untuk menjadi senjata paling ampuh dalam mencapai tujuan popularitas.

Terlebih yang diangkat ke dalam putaran isu tersebut merupakan tokoh nasional yang ada kaitannya dengan trading topic yang sedang trand saat ini. Sudah dapat dipastikan gerakan sekecil apapun akan dijadikan perhatian dan dibesar-besarkan bagi kelompok lawan politik untuk dijadikan senjata andalannya.

Hanya saja yang menjadi persoalannya tentu lagi-lagi masyarakat banyak. Ternyata saat ini sangat mudah sekali menjadikan isu sesuatu untuk dijadikan alat kelompok tertentu dalam mencapai tujuannya. Yang seharusnya masyarakat disuguhkan dengan informasi yang benar, sebaliknya saat ini hanya persoalan itu-itu saja sehingga rakyatlah yang menjadi korban. (*)

Berikut ini adalah transkip saat pernyataan keberatan Ahok terhadap KH. Ma’ruf Amin dalam persidangannya.


Penulis : Ws. Eko
Editor   : Acep Lutvi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.