Take a fresh look at your lifestyle.

Siklus Kehidupan Para Startup

0 54

Sama halnya kehidupan, startup juga memiliki siklus kehidupan sendiri. Ichak Adizes pada bukunya, berjudul “Corporate Lifecycles: How and why corporation grow and die and what to do about it”.

Ichak Adizes

Ichak Adizes
Ichak Adizes

Ichak Adizes mengemukakan sebuah startup biasanya mengalami tahapan atau fase perkembangan sebagai berikut:

  • Courtship : Secara harfiah, dapat diartikan sebagai “masa pacaran”. Masa ini umumnya selalui diwarnai dengan antusiasme yang besar, pengujian ide dalam praktek langsung, munculnya komitmen dalam diri pendiri, orientasi pada produk yang juga tinggi.
  • Infant : Dalam fase ini, biasanya resiko tidak menggoyahkan komitmen sang pendiri. Arus kas yang masih berada dalam posisi negatif. Selain itu, kondisi yang penuh keterbatasan membuat si pendiri harus bekerja keras dan menyegarkan komitmennya. Dapat dikatakan kondisi manajerial, sistem dan pendelegasian masih memperihatinkan dan kacau balau.
  • Go-Go : Di tingkatan ini, pendiri dapat berubah arogan. Keputusan diambil hanya berdasarkan pada naluri/ intuisi, dan terpusat pada si pendiri. Prioritas yang harus diambil juga teramat banyak.
  • Adolescence : Terjadi konflik antara para pengambil keputusan. Mereka yang ada dalam startup kehilangan visi awal pembentukan perusahaan dalam berbagai tingkatan. Pendiri menerima kedaulatan perusahaan, terjadi tarik ulur dalam proses pendelegasian wewenang. Kebijakan juga telah dibuat namun jarang ditaati.
  • Prime : Terjadi percepatan signifikan di segala bidang. Namun pelatihan manajerial belum memadai. Perseteruan internal masih terjadi namun intensitasnya menurun. Serta aliran kas membaik.
  • Stable : Ekspektasi terhadap laju pertumbuhan menjadi lebih rendah. Fokus pada prestasi masa lalu juga lebih besar dibandingkan fokus untuk mencapai prestasi di masa depan. Mulai ditemui pemberian imbalan bagi bawahan atau rekan yang “bisanya” menjilat. Hubungan antar pribadi juga menjadi makin penting dibandingkan resiko.
  • Aristocracy : Uang dibelanjakan untuk fasilitas dan kemudahan operasional. Diberikan juga penekanan pada cara untuk melakukan sesuatu, alih-alih pada apa dan mengapa. Formalitas muncul dalam pakaian dan tradisi. Inovasi internal makin rendah. Kas makin kaya.
  • Early Bureaucracy : Muncul tekanan pada siapa yang menimbulkan masalah daripada apa yang membuat masalah (membidik orang daripada akan permasalahan). Hal itu memicu timbulnya lebih banyak perseteruan internal. Perusahaan bekerja melambat karena terjadi kecemasan. Fokus pun meninggi pada ‘politik’ perusahaan daripada konsumen.
  • Bureaucracy : Banyak sistem muncul tetapi cuma sedikit yang berfungsi dengan semestinya. Akan ada lebih banyak fokus pada lingkungan dalam. Keinginan untuk mengendalikan juga menurun. Pelanggan harus mengembangkan pendekatan terperinci agar bekerja secara efektif.
  • Death : Kematian sebuah startup terjadi jika semua pihak yang berada dalam startup melepaskan komitmennya, entah secara berangsur-angsur atau serentak. (dhirga)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar