Inspirasi Tanpa Batas

Soeharto Jenderal Idola Mahasiswa Angkatan 1960

0 6

Konten Sponsor

Soeharto Jenderal Idola Mahasiswa Angkatan 1960. Soeharto sudah kembali dengan tenang ke sisi Tuhan. Kita patut berharap, Allah menempatkan dirinya di sisi-Nya dengan penuh kenikmatan. Secara teologis, kita tidak patut kalau harus menghujat orang yang sudah meninggal. Terlebih dia adalah sosok yang pernah membawa Indonesia menuju titik tertentu, yang oleh banyak pengamat di zamannya; nasional dan internasional, sebagai tonggak Indonesia baru yang penuh kemajuan.

Melalui tangan dan pikiran dia juga, Indonesia sempat menjadi produsen beras terbaik. Indonesia mampu membuat dirinya melakukan swasembada beras pada tahun 1984. Di zamannya ia dipuji sebagai sosok yang mampu menerbangkan Garuda ke angkasa raya dengan penonton seluruh masyarakat dunia.

Jenderal Bintang 5 yang dikenal The Smiling General [Jenderal yang sangat santum karena suka tersenyum] itu, menghembuskan nafas terakhirnya, 27 Januari 2008 di Jakarta. Ia dimakamkan di suatu pemakaman yang sudah dia buat sejak akhir tahun 1970-an. Ini juga makam kontroversial yang dibuat dan didesainnya sendiri, sebelum ia sendiri meninggal.

Pemakaman ini, disebut Astana Giri Bangun. Posisinya berada di ketinggian 666 meter di atas permukaan laut. Cukup dibayangkan, kalau tempat ini dapat membuat mereka yang berkunjung merasa sejuk. Delapan puluh empat meter  di bawah Astana Mangadeg. Inilah komplek pemakaman para penguasa Mangkunegaran yang merupakan keturunan dari Ibu Tien. Suatu kerajaan pecahan Kesultanan Mataram.

Astana Mangadeg berada di ketinggian 750 meter di atas permukaan laut. Di Mangadeg dimakamkan Mangkunegara  I atau Pangeran Sambernyawa,  Mengkunegara II dan III. Menuju ke pemakaman dimaksud, tentu harus berjalan kaki, karena sering kali pemakamannya penuh sesak oleh pengunjung.

Kelahiran Soeharto

Pria yang dikenal santun namun tegas ini,  lahir di Kemusuk, Argomulyo, Sedayu, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Jogjakarta. Lahir pada tanggal 8 Juni 1921. Lahir dari seorang ayah bernama Kertosudiro yang bekerja sebagai petani desa sekaligus pembantu lurah dalam pengairan sawah desa. Ibunya bernama Sukirah. Dari pasangan keluarga yang dekat dengan dunia pertanian inilah, Soeharto lahir di Jogjakarta.

Dia adalah sosok yang pada saat berada di puncak kariernya sebagai tentara, dikenal sangat bersahaja. Kariernya dimulai dari jabatannya sebagai sersan di tentara KNIL Belanda, kemudian menjadi tentara Jepang dan menjadi tentara Republik Indonesia.

Sosok ini adalah lulusan terbaik Seskoad. Karena itu, tidak mengherankan jika banyak mahasiswa yang mengidolakannya. Ia juga “diminta” baik langsung maupun tidak langsung, oleh kelompok progresif mahasiswa di jamannya untuk memimpin negara Indonesia dan mengambil alih kekuasaan. Lepas dari soal kontroversi dan perannya; langsung maupun tidak langsung dalam prosesi pergantian kekuasaan Indonesia, dia tetaplah pernah menjadi Presiden Indonesia.  Presiden terlama dengan sejumlah mitos; positif negatif didalamnya.

Hari ini, 21 Mei 2017, tepat 19 tahun dia lengser keprabon dari jabatannya sebagai presiden. Para penggantinya, sama seperti dirinya selalu plus minus. Lyceum dalam Sepekan ini, akan khusus membicarakan sosok Soeharto, bagaimana dia berkuasa dan apa perannya dalam membangun bangsa. By. Cecep Sumarna

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar