Sosok Ridwan Kamil Yang Mendunia | Urbane Indonesia

0 162

Sosok Ridwan Kamil Yang Mendunia | Urbane Indonesia. Siapa yang tak mengenal sosok Pemimpin yang ramah dan terkenal ini, pemimpin yang membawa perubahan terhadap Kota Bandung ini. Beliau terpilih menjadi walikota Bandung lewat pemilihan umum tahun 2013 lalu. Ridwan kamil lahir di bandung tahun 1971 tepatnya pada tanggal 4 oktober. Beliau menempuh pendidikan sarjananya di ITB jurusan teknik arsitektur. Kang emil merupakan putra dari Dr. Atje Misbach, S.H (alm.). Dia maju sebagai walikota bandung dengan menggandeng partai gerinda dan PKS.

Emil adalah nama sapaan akrabnya, merupakan anak kedua dari lima bersaudara. Ridwan Kamil sebenarnya menyukai memiliki daya imajinasi yang kuat sejak masa kecil. Mempunyai kegemaran membaca komik dan melihat foto dari berbagai kota belahan dunia. Sejak kecilpun Ridwan Kamil memiliki semangat kewirausahaan. Ia bersekolah di SDN Banjarsari III Bandung tahun 197 hingga 1984, saat sekolah dasar ia telah menjual es mambo buatannya sendiri. Selama bersekolah ridwan Kamil dikenal sebagai orang yang aktif dan cerdas. Selain aktif di Paskibra, OSIS dan klub sepak bola, Emil selalu masuk dalam peringkat lima besar di kelasnya.

Setelah menyelesaikan sekolah dasar, kemudian melanjutkan pendidikannya di SMP Negeri 2 Bandung dan di SMA Negeri 3 Bandung pada tahun 1987 hingga 1990. Setelah tamat SMA, beliau kemudian melanjutkan pendidikannya di Institut Teknologi Bandung mengambil jurusan Teknik Arsitektur tahun 1990 hingga 1995. Ridwan kamil juga aktif dalam berbagai kelompok mahasiswa dan unit kegiatan seni. Semangat kewirausahaannya masih melekat dalam kegiatan perkampusan untuk mencari dana tambahan untuk kuliah, ia membuat ilustrasi cat air atau maket untuk dosen.

Setelah menyelesaikan sarjananya dari ITB, ia memilih berkarir di Amerika Serikat. Namun hanya bertahan 4 bulan bekerja, ia berhenti karena dampak krisis moneter Indonesia yang membuat klien tidak membayar pekerjaannya. Kejadian tersebut tak membuatnya langsung pulang ke Indonesia, dia bertahan di Amerika sebelum akhirnya mendapat Beasiswa di University of California, Berkeley. Sembari mengambil S2 di Univesitas tersebut Ridwan Ia bekerja paruh waktu di Departemen Perancanaan Kota Berkeley. Untuk bertahan hidup di Amerika, ia hanya makan sekali sehari dengan menu murah seharga 99 sen. Perjuangan Ridwan Kamil untuk bertahan hidup di Amerika terus diuji saat istrinya, Atalia Praratya akan melahirkan anak pertama mereka. Ayah yang kini memiliki dua orang anak ini tidak memiliki uang untuk biaya persalinan istrinya, sehingga membuat ia harus mengaku miskin pada pemerintah kota setempat untuk mendapatkan Pengobatan gratis. Akhirnya, ia menemani istrinya melahirkan di sebuah rumah sakit khusus untuk orang miskin, tepatnya di bangsal rumah sakit. Baginya pengalaman jatuh bangun hidupnya membentuk penilaian tersendiri akan kerasnya perjuangan hidup.

Tahun 2002 Ridwan Kamil pulang ke tanah kelahirannya tercinta Indonesia dan 2 tahun kemudian mendirikan Urbane, firma yang bergerak dalam bidang jasa konsultan perencanaan, arsitektur dan desain. Kini Ridwan Kamil aktif menjabat sebagai Prinsipal PT. Urbane Indonesia, Dosen Jurusan Teknik Arsitektur Institut Teknologi Bandung, serta Senior Urban Design Consultant SOM, EDAW (Hong Kong & San Francisco), dan SAA (Singapura).

Urbane merupakan firma yang dibangun oleh Ridwan Kamil pada tahun 2004 bersama kawan seperjuangan seperti Achmad D. Tardiyana, Reza Nurtjahja dan Irvan W. Darwis. Reputasi Internasionalpun sudah mereka bangun dengan mengerjakan projek-projek di luar Indonesia seperti Syria Al-Noor Ecopolis di negara Syria dan Suzhou Financial District di China. Tim Urbane sendiri terdiri dari para profesional muda yang kreatif dan berpikir idealis untuk mencari dan menciptakan solusi mengenai masalah desain lingkungan dan perkotaan. Urbane juga memiliki project berbasis komunitas dalam Urbane Projek Komunitas dimana visi dan misinya adalah membantu orang-orang dalam sebuah komunitas perkotaan untuk memberikan donasi dan keahlian-keahlian dalam meningkatkan daerah sekitarnya.

Urbane juga telah banyak dianugrahi penghargaan-penghargaan dari media internasional seperti BCI Asia Awards dalam tiga tahun berturut-turut pada tahun 2008, 2009 dan 2010 dan juga BCI Green Award pada tahun 2009 atas projek desain Rumah Botol (dari botol bekas). lebih jelas tentang sosok beliau bisa anda lihat di Karya Ridwan Kamil dan Urbane Indonesia.

Komentar
Memuat...