Sudah Tidak Ada Alasan Untuk Suami Tidak Bangga Pada Istrinya

2 116

Bangga Pada Istrinya. Perempuan masa kini tak lagi berperan hanya sebagai istri saat ia sudah berumah tangga. Sebelum menikah ada beberapa perempuan yang ruang lingkup aktifitasnya terbatas karena beberapa faktor. Misalnya karena seorang perempuan sejak jaman nenek moyang dibilangnya ‘pendek langkah’ yang akhirnya membatasi ruang gerak bagi seorang perempuan. Setelah menikah, faktor-faktor yang menyebabkan perempuan sulit untuk berkarir dan semakin mempersempit ruang geraknya semakin banyak.

Berstatus istri yang mengharuskan seorang wanita meluangkan lebih banyak waktu dirumah untuk memasak, membereskan rumah, melayani suami dan memanagerial seluruh aktifitas rumah tangga. Aktifitas tersebut semakin mempersempit ruang gerak wanita disaat ia telah menikah. Belum lagi saat ia telah memiliki anak. Tentu ia akan mempunyai peran ganda yaitu sebagai istri dan ibu.

Saat ini memang sudah banyak wanita yang menambah perannya saat ia telah menikah yaitu dengan menjadi istri, ibu (jika sudah mempunyai anak) dan juga tetap berkarir meski kesibukannya segudang. Namun, tak jarang juga menjadi ibu rumah tangga dengan tetap berkarir membuat beberapa rumah tangga menemui beberapa permasalahan. Misalnya, si wanita hanya fokus pada pekerjaannya sehingga keluarganya térbengkalai, dan ada pula yang justru menjadikan statusnya sebagai ibu rumah tangga kemudian karirnya di tinggalkan atau ia menjadi tidak maksimal dalam menjalankan karirnya. Hal tersebut sudah banyak terjadi di kalangan keluarga yang istrinya selain memerankan perannanya sebagai ibu rumah tangga ia juga memerankan perannya sebagai wanita karir.

Seorang wanita yang telah bersatus istri sangat bisa menjadi istri yang hebat dengan aktifitas segudangnya. Tanpa harus mengorbankan salah satu perannya. Kecerdasan sebagai seorang istri dan wanita karir akan di uji ketika ia mempunyai waktu yang sama dengan istri-istri (ibu rumah tangga) yang lain. Tapi, ia mampu melakukan hal lebih banyak dibandingkan yang lain.

Seorang ibu rumah tangga biasa, dengan seorang ibu rumah tangga yang tetap berkarir memiliki waktu yang sama, yaitu sehari 24 jam. Namun, si wanita yang merangkap berkarir harus melakukan pekerjaannya sebagai seorang istri dan ibu. Walau begitu tapi tetap bekerja. Permasalahan disini bukan tentang kesuksesan seorang wanita. Namun karena peranannya sebagai ibu rumah tangga dan ia tetap berkarir saja.

Mengoptimalkan Peran Ganda  Seorang Istri

Tetapi bagaimana ia bisa menjadi ibu rumah tangga yang mampu mengoptimalkan kedua pekerjaannya yang juga berkarir tanpa mengorbankan salah satunya.Artinya ia harus bisa menyesuaikan dan menyeimbangkan waktunya dengan suami dan anaknya dan juga waktunya untuk pekerjaannya. Jika wanita betul-betul memerankan peran térsebut dengan baik maka itulah kesuksesan wanita yang berperan ganda.

Setiap kesuksesan tentulah ada kerja keras dan pengorbanan yang lebih. Misalnya saat kita berperan sebagai ibu rumah tangga dan juga wanita karir. Aktifitas tentu akan jauh lebih banyak dari ibu rumah tangga biasa. Tenaga akan jauh lebih banyak dikeluarkan karena kita melakukan dua pekerjaan, fikiranpun akan banyak térkuras saat harus menyelesaikan masalah dalam rumah tangga juga dalam pekerjaan. Tapi sekali lagi, bahwa sesuatu yang di kerjakan maksimal akan membuahkan hasil yang memuaskan pula.

Jadi, untuk para suami seorang perempuan yang menjadi ibu rumah tangga saja. Ia adalah wanita yang hebat karena aktifitasnya jauh lebih banyak dari seorang suami yang kebanyakan hanya mencari nafkah dan jarang ikut campur dalam urusan/pekerjaan rumah tangga. Apalagi wanita yang menjadi ibu rumah tangga sekaligus berkarir dan mampu menyeimbangkan peranannya di keduanya. Ia mungkin adalah perempuan yang hampir sempurna karena pekerjaan yang jadi pekerjaan suami mampu dikerjakannya.  Ditambah pekerjaan ibu rumah tangga yang tak biasa di kerjakan suami ia juga mampu mengerjakan. Jadi??? Sudah tidak ada alasan lagi bagi para suami untuk tidak bangga pada istrinya.

Oleh : Yayu Handayasari Aspandi

  1. AFINAH NGIZATIN berkata

    Bener banget pa untuk para laki-laki wajib baca!!! Menjadi seorang istri dan ibu (kalau udah punya anak) itu tidak lah hal yang mudah apalagi bagi seorang wanita karir dia harus bener- bener bisa menyeimbangi waktunya. Untuk suami, anak dan waktu kerjanya.
    untuk para suami jangan pernah memakai kekerasan di dalam rumah tangga jika ada hal itu terjadi itu sangat-sangat keterlaluan seharusnya suami itu bangga dengan istrinya.

  2. AFINAH NGIZATIN berkata

    Bener banget pa ini sangat bagus, untuk laki-laki wajib baca !!! menjadi seorang istri+ibu(kalau udah punya anak) itu tidak lah hal yang mudah apalagi bagi yang istrinya berkarir dia harus bener-bener bisa memyeimbangi waktunya dengan suami,anak dan pekerjaaanya.
    Untuk para suami jangan pernah menyakiti istri apalagi ada KDRT itu sangat-sangat keterlaluan kalau ada suami yang kaya gitu seharusnya suami itu bangga dengan istrinya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.