Inspirasi Tanpa Batas

Sulitnya Pertemuan Antara Jokowi dan SBY

0 0

Konten Sponsor

PERTEMUAN antara Jokowi dan SBY. Mantan Presiden RI ke-6 yang juga Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Belakangan ini namanya kembali mencuat ke permukaan setelah putera sulung Agus harimurti Yudhoyono menjadi salahsatu pasangan calon Gubernur DKI Jakarta. Karena pencalonannya itu, maka berbagai gerakan yang dilakukan pasangan cagub nomor urut satu tersebut selalu dikait-kaitkan dengan nama besar SBY.

Tidak salah memang, sebab dalam politik apapun orang akan dilakukan untuk mendongkrak popularitas atau sebaliknya untuk upaya menjatuhkan bagi kelompok lawannya. Karenanya, terkait dengan nama besar SBY yang merupakan salahsatu tokoh besar nasional yang pernah memimpin negeri ini selama dua periode. Memang sangat disayangkan jika terus diseret-seret kepada persoalan politik yang cenderung menyesatkan bagi masyarakat awam.

Sulitnya Pertemuan Antara Jokowi dan SBY

Beberapa isu yang diangkat ke permukaan selalu dikait-kaitkan dengan nama SBY. Termasuk dibenturkan dengan penguasa saat ini dalam hal ini Presiden RI Joko Widodo sehingga kesan yang muncul ke permukaan saat ini sedang terjadi pertarungan politik antara dua tokoh besar nasional yakni antara mantan Presiden RI dengan Presiden RI yang secara garis politik memang berbeda latar belakang yakni yang satu dari Partai Demokrat dan yang satu dari partai penguasa saat ini yakni PDI Perjuangan.

Satu hal yang saat ini menjadi sorotan semua pihak yakni isu pertemuan ke dua tokoh tersebut yang seolah-olah sangat sulit untuk dilakukan. Banyak pihak yang mengatakan termasuk dari lingkaran SBY bahwa ada dua-tiga orang yang menghalanginya antara SBY untuk bersua dengan Presiden Joko “Jokowi” Widodo.

Dalam konferensi persnya, Rabu lalu, SBY menyampaikan sebagai orang yang pernah memimpin Indonesia selama 10 tahun, dia merasa perlu menggelar pertemuan dengan Presiden Jokowi.

“Supaya baik Bapak Jokowi atau pun saya tidak prasangka praduga perasaan enak dan tidak enak atau saling bercuriga,” ujarnya seperti dinukil dari Merdeka.com, Rabu (1/2/2016). Menurutnya, bagus jika dia bisa bertemu dan blak-blakan menyampaikan apa yang terjadi, supaya ada dialog mana yang benar mana yang tidak benar.

Tapi menurut SBY, ada pihak-pihak yang menghalanginya bertemu Presiden Jokowi. SBY mengaku diberitahu oleh orang, kalau Jokowi ingin bertemu dengannya. Tapi ada dua dan tiga orang di sekeliling Jokowi yang melarangnya.

Di lain pihak menyatakan bahwa sebenarnya komunikasi antar ke dua tokoh dapat dilakukan kapan saja karena bias melalui telpon atau bertemu langsung. Hanya saja karena tensi politik saat ini sedang panas menjelang Pilkada DKI Jakarta, persoalan sekecil apapun  akan terus dipelihara bahkan dibesar-besarkan demi kepentingan politik. (*)


Penulis : Ws. Eko
Editor   : Acep Lutvi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar