Take a fresh look at your lifestyle.

Tahun 2017 Diyakini Akan Menjadi Masa Pertumbuhan Tinggi Indonesia

0 8

Angka pada pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2017 diyakini akan tinggi dan lebih baik dibandingkan pertumbuhan pada 2016.

“Kami melihat pertumbuhan ekonomi tahun depan akan lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi tahun ini. Kami mempunyai keyakinan itu,” kata Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Suahasil Nazara saat mengikuti rapat panitia kerja (Panja) Badan Anggaran DPR RI membahas asumsi makro di Jakarta.

Suahasil Nazara menjelaskan pertumbuhan ekonomi dalam lima tahun terakhir ini cenderung mengalami perlambatan. Karena dengan kinerja perekonomian nasional yang sedikit tertahan oleh berbagai gejolak di internal maupun tekanan global, dilansir dari detik.com.

Mendorong Roda Perekonomian

Namun, sejak 2015 pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan fiskal yang ekspansif guna mendorong laju roda perekonomian, sehingga titik balik yang diproyeksikan tahun sebelumnya dan telah terjadi di mulai tahun 2016 ini.

“Kebijakan fiskal ini dibuat untuk kepentingan mendorong pertumbuhan ekonomi. Caranya ya dengan mendorong pajak, pengeluaran tersebut dialihkan dari yang tidak produktif ke belanja lebih produktif, untuk infrastruktur dan menghilangkan subsidi BBM. Itu semua akan berimbas pada pertumbuhan lebih tinggi,” ujar Suahasil.

Menurut beliau, hasil dari kebijakan fiskal itu telah mulai terlihat, ketika pertumbuhan ekonomi 2015 tercatat mencapai 4,8 persen, dan pada triwulan I-2016 sudah mencapai di angka 4,92 persen, atau terdapat angka peningkatan yang cukup lumayan.

“Maka dari hal tersebut, asumsi pertumbuhan eko 2016 adalah 5,2 persen atau lebih tinggi daripada realisasi 2015 sebesar 4,8 persen, karena tahun 2016 ini saja triwulan I sudah berada di angka 4,9 persen. Kami meyakini titik beloknya sudah terlihat, tapi ini tentu memerlukan waktu untuk naik,” ujarnya.

Sebelumnya juga, pemerintah telah mengajukan asumsi dasar ekonomi makro untuk laju pertumbuhan ekonomi 2017 yang berada pada kisaran 5,3 persen-5,9 persen. Atau juga sesuai dengan proyeksi penguatan perekonomian di negara maju maupun berkembang pada tahun depan.

Sementara pertumbuhan pada triwulan I-2016 yaitu tercatat sebesar 4,92 persen. Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi triwulan II pada kisaran 4,94 persen. Sehingga pertumbuhan semester I telah mencapai di angka lima persen.

(Mendorong Roda Perekonomian) (ekonomi Indonesia)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar