Takdir itu Nyata | Nokhtah Kerinduan Tuhan Part – 1

39 153

Sepoian angin di siang itu, hanya mampu menyibak tubuh dan mendinginkan peluh keringat yang mengucur deras.  Tubuh tiga perempuan yang masih sangat remaja, sedang menikmati suasana bahagia. Ketiga gadis itu, begitu manja dan terlihat rona indah di wajah dan di mata mereka. Siang itu, mereka sedang menikmati sejumlah pemadangan indah di pinggir Toko Asia, Tasikmalaya. Angin di siang itu, tak mampu membukakan helaian kerudung yang digunakan Yanti, Linda dan Ghina. Mereka tetap menggunakan kerudungnya, meski panas demikian menyeka.

Wajah dan penampilan mereka, semakin terlihat cantik justru saat mereka memakai kerudung. Setelan pakaian dan kerudung yang digunakan siang itu, tidak sedikitpun mengubah wajah dan tampilan yang memang rata-rata cantik dan menarik. Dalam kasus-kasus tertentu, penampilan mereka malah semakin tampak mempesona bagi siapapun yang melihatnya.

Yanti dan dua teman perempuan itu, saat itu berkisar di antara umur 20 tahun. Waktu itu mereka akan melakukan pesta, karena ketiganya baru dinyatakan lulus dari Sekolah Menengah Atas Negeri yang cukup Pavorite di Tasikmalaya, Jawa Barat. Betapa ketiganya terlihat begitu ceria. Mereka baru saja dinyatakan lulus dari sekolah.

Khusus untuk Yanti yang memiliki postur tubuh dan muka lebih cantik dibandingkan dengan kedua temannya itu, dinyatakan lulus dengan predikat spesifik. Ia dinyatakan best of the best di sekolahnya. Ia menjadi lulusan terbaik. Yanti memang dikenal memiliki talenta seni yang luar biasa, selain tentu karena dikenal sangat rajin. Ia diberi kesempatan untuk melanjutkan study S1 ke Universitas Padjajaran, Bandung.

Betapa Yanti bahagia. Karena ia bukan saja suka menjadi duta sekolah untuk mengikuti perlombaan Porseni, tetapi, juga sering diminta masyarakat menyenandungkan lagu dalam event-event yang lumayan membantu kehidupan diri dan keluarganya. Temannya yang satu bernama Linda, juga sama. Ia memperoleh PMDK ke STAN untuk ikatan dinas. Hanya satu dari temannya itu, yang harus kembali berjuang agar masuk UMPTN di Indonesia. Karena itu, Yanti dan Linda terus memompa semangat Ghina agar  memiliki motivasi dan tidak putus asa. PMDK yang diberikan sekolah kepada Yanti dan Linda, harus difahami biasa.

Takdir Hadir Berbeda

Akhirnya Ghina mengikuti saran Yanti dan Linda. Ia mengikuti kursus singkat di salah satu lembaga private guna melatih kemampuan menjawab soal ujian UMPTN. Begitu tekun dia mengikuti les dan test yang tidak mengenal lelah. Badannya yang agak sedikit gempal saja, berubah menjadi agak sedikit kurus. Ia ingin masuk ke Perguruan Tinggi Negeri. Itulah hati yang terus membelitnya.

Dan benar, bahwa pada akhirnya, Ghina dinyatakan lulus masuk ke Institut Teknologi Bandung. Ia mengambil Program Studi Teknik Sipil, yang waktu itu selalu menjadi pilihan pavorite para siswa yang ingin meneruskan study, khususnya dalam bidang Teknik.  Beberapa saat setelah Ghina membaca pengumuman di Koran Harian Nasional Republika, ia langsung mengirimkan surat kepada Linda dan Yanti. Surat itu berisi kalimat sebagai berikut:

“Linda dan Yanti, terima kasih atas spirit yang kalian berikan kepadaku. Sejujurnya, sewaktu kita dulu duduk bersama di cafe yang terletak di salah satu Toko Asia itu, aku bukan hanya sekedar malu sama kalian, tetapi, aku hampir putus asa. Aku ingin berontak pada takdirku, mengapa aku tidak memiliki kesempatan untuk mendapatkan PMDK seperti anda berdua dapatkan. Berkat kalianlah, aku kembali memperoleh gairah hidup dan kembali meraih cita-cita yang kuimpikan. Hari ini, aku telah dinyatakan lulus pada suatu program study yang aku impikan. Meski aku dan kalian tidak masuk dalam kampus yang sama, tetapi, saya percaya, kalian tidak akan melupakan aku dan sewaktu-waktu, kita dapat bertemu dalam forum yang lebih indah ….. “

Surat itu baru sampai kepada Linda dan Yanti, tepat dua hari setelah surat itu dikirim Ghina. Maklum waktu itu, belum banyak manusia Indonesia yang memiliki Hand Phon. Respons Linda dan Yanti sama. Di satu sisi mereka bahagia, tetapi, di bathinnya mereka tersiksa. Mengapa mereka tersiksa? Karena Linda dan Yanti, justru tidak dapat meneruskan studynya ke Perguruan Tinggi dengan alasan yang berbeda satu sama lain.

Tetesan Air Mata di atas Surat Ghina

Yanti yang orang tuanya relatif kaya dibandingkan Linda dan Ghina, terpaksa memupus semua cita-citanya, karena ia sebentar lagi akan dinikahkan. Yanti bakal dinikahkan dengan seorang laki-laki lebih tua selisih 5 tahun dengan dirinya. Laki-laki itu memang tidak terlalu ganteng, dan juga tidak terlalu tampak shaleh.

Hanya karena orang tua anak itu terhormat, maklum bapaknya seorang perwira tinggi Tentara Republik Indonesia, tawaran pinangan itu, tak mampu ditolak orang tua Santi. Sejak Santi diberitahu bahwa dia akan menikah dengan laki-laki itu, Yanti hanya mengurung diri di kamar. Ia tak kuasa untuk ke luar rumah. Cita-citanya untuk kuliah di Unpad, hapus sudah berganti menjadi impian yang menakutkan.

Sementara itu, Linda juga sama. Ia akan dinikahkan oleh bapaknya dengan seorang anak temannya sewaktu mereka mengikuti pendidikan di salah satu Pondok Pesantren di Madura. Orang tua Linda adalah seorang Kyai sepuh di kampung halamannya. Ia begitu shaleh, namun demikian protektive menjaga moral anak-anaknya. Ia sangat berwibawa, meski hanya berprofesi sebagai seorang kyai desa.

Termasuk sangat keberatan kalau anaknya harus mengikuti pendidikan S1 di tempat yang sangat jauh. Linda tidak diidzinkan. Bahkan dia disarankan untuk mengikuti pendidikan di Pondok Pesantren. Ia diharapkan menjadi penerus bapaknya. Akhirnya, Linda hanya meneteskan air mata dan berontak entah harus marah pada sipa.

Di tengah rasa sedih dan pedih hati Yanti dan Linda, mereka bangga dan bahagia atas kelulusan temannya, Ghina. Keduanya bangga kepadanya, meski, Yanti dan Linda menyesali nasibnya. Cita-cita mereka terkubur, karena keduanya ternyata justru yang tidak dapat meneruskan studynya. Tetesan air mata mengucur dan menempel di atas kertas surat Ghina yang dibaca mereka. By. Charly Siera –bersambung–

  1. Janatul Ma'wa berkata

    Usaha tidak pernah menghianati hasil itulah kata yang cocok untu perjuangan linda.memang rasanya sangat terpukul ketika tidak bisa menggapai yang kita inginkan,tetapi ketika rasa sedih itu di ubah menjadi semangat untuk tidak menyerah dan ingin terus berjuang,maka usaha kita akan membuahkan hasilnya.

  2. eka ali wahab berkata

    kekuatan moralitas persahabatan yang terjalin dari ketiga hamba tersebut sangatlah kental dalam mendorong dan memotivasi satu sama lain untuk mencapai sebuah impian kuliah di perguruan tinggi. tapi nasib mereka bertiga berbeda walaupun mereka sering bersendagurau bersama.

  3. siti khodijah mpi A-3 berkata

    kita itu harus mentaati peraturan agama jangan malah yang buruk kita ambil yang bagus kita abaikan. Aurat adalah angggota badan yang tidak boleh di tampakkan dan di perlihatkan oleh lelaki atau perempuan kepada orang lain atau yang bukan makrom nya.

  4. Febrialdy Imandyanto Kusuma berkata

    sahabat yang melanggar peraturan memang disebut sampah tapi sahabat yang meninggalkan atau yang tidak mendukung sahabatnya yang sedang kesusahan itu lebih buruk daripada sampah.

  5. Zainal Ma'arif berkata

    sebuah takdir yang sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa, bahwasanya sebuah rencana yang sudah direncanakan dengan matang akantetapi seketika berubah bahkan berbanding terbalik.

  6. Zainal Ma'arif berkata

    sebuah takdir pada dasarnya sudah ditentukan oleh Yang Maha Kuasa, bahwasanya sebuah rencana yang sudah dirancang dengan matang akantetapi seketika berubah bahkan berbanding terbalik.

  7. khofifah berkata

    memurut saya kesuksesan seseorang tidak harus dinilai dengean kecerdasannya dan kekayaan semua itu tidak menjamin. dan justru kesuksesan itu dapat di nilai dari kemauan kita sampai mana apakah kita benar sungguh-sungguh atau tidak maka,itulah hasilnya. karena usaha tidak akan membohongi hasil.

  8. Yandhika Chika Pratama berkata

    Assalamualaikum wr.wb
    nokhta kerinduan tuhan part- 1 ini terlihat bahwasanya ghina yang awalnya bernasib tidak baik dibanding teman- temannya yakni yanti dan linda, akan tetapi dengan ghina terus berusaha, akhirnya dia berhasil lebih baik dibanding teman- temannya. nilai pendidikan nya yaitu bahwasanya kita jangan putus asa, terus berdoa dan berusaha semaksimal mungkin untuk menggapai suatu keinginan.

  9. Mohamad Adha berkata

    menurut saya persahabatan yang kokoh akan melahirkan sosok sahabat yang kuat, dalam artikel tersebut mengajarkan bahwa dalam persahabatan harus saling mendukung dan menyemangati contohnya dalam proses perjalanan pendidikan . Dan sesungguhnya proses tidak akan menghinati hasil bagaimana seseorang dalam berusaha dan bekerja keras agar dirinya bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi demi terciptanya masa depan yang cerah serta menaikan derajat dirinya beserta keluarganya. karena pendidikanlah seseorang dapat merubah dunia.

  10. Ainun Wiliyanti berkata

    Assalamualaikum
    Dimana ada kemauan disitu ada jalan,jadi kita sebagai manusia hanya bisa berusaha dan berdoa,karena jika Allah menghendaki apapun itu maka akan terjadi. Dan yang paling penting adalah ridho orangtua katena ridho Allah tergantung ridho nya orangtua.

  11. Mariyo Tadris IPS/A Semester 1 berkata

    Takdir Itu Nyata | Nokhtah Kerinduan Tuhan Part – 1
    usaha takkan menghianati hasil, dalam memasuki dunia baru tidak hanya diperlukan kemampuan saja yang meliputi ilmu dan keahlian. tetapi juga memerlukan kemauan, kemauan disini adalah kemauan untuk berubah kemauan untuk memperbaiki dan kemauan untuk berkembang menjadi lebih baik dari sebelumnya.
    banyak orang yang memiliki kemampuan yang memumpuni tetpi tidak memiliki kemauan untuk berkembang dan langsung puas dengan apa yang telah didapat olehnya. ghina dalah contoh orang yang memiliki kemauan, kemauan untuk berubah kemauan untuk memperbaiki dan kemauan untuk berkembang menjadi lebih baik dari sebelumnya

  12. Fariz Aldi Dwi R berkata

    assalamualaikum wr.wb takdir memang tidak dapat dielaskan namun pada takdir manusia kita ubah,dengan memiliki keyakinan pada diri yang kuat dan kemampuan yang mampu melawan semua batasan-batasan yg ada dalam diri seseorang.namun semua itu dapat kita gapai dengan usaha dan mempunyai niat yang ikhlas yakin kepada Allah karna Allah mengetahui apa2 yg dikerjakan hambanya.
    Terimakasih…
    wassalamualaikum wr.wb

  13. Rifa awaliyah nurul islam berkata

    Sebuah persahabatan dapat dikatakan sahabat apabila saling merasakan apa yang dirasakannya satu sama lain, membangkitkan dan memberi movitasi ketika jatuh. Tidak ada rasa benci ketika sahabatnya berhasil. Dan sehebat apapun kita berusaha tanpa adanya ketulusan hati dan tanpa adanya dorongan dari org2 terdekat maka semuanya itu akan sia-sia

  14. Mariyo Tadris IPS/A Semester 1 berkata

    Takdir Itu Nyata | Nokhtah Kerinduan Tuhan Part – 1
    sangat jelas bahwa untuk memasuki dunia berkuliahan itu tidak hanya diperlukan Kemampuan saja, seperti ilmu dan nilai yang bagus. tapi hal yang paling penting dalam memasuki dunia perkulihan adalah Kemauan untuk berubah dan menjadi lebih baik dari sebelumnya.
    Kemampuan disini memang dimiliki yanti dan linda, tapi apaboleh buat mereka tidak memiliki Kemauan yang kuat untuk menolak perjodohan yang telah diatur oleh kedua orang tua mereka. dan disini ghina yang tidak memiliki Kemampuan lebih dan nilai yang bagus berusaha keras untuk berbenah dan mengikuti les privat untuk memperbaiki kelemahannya. apa hasilnya ? ia mampu masuk ITB dengan jurusan teknik sipil yang notabennya favorit. disini peran Kemauan sangat mempengaruhi keberhasilan dalam perkulihan karena KEMAMPUAN SAJA TIDAK CUKUP TANPA DITAMBAH KEMAUAN UNTUK BERUBAH DAN BERKEMBANG

  15. Adelia Pramesetia berkata

    Dilihat dari kasus ghina, dengan bekerja keras dan sungguh-sungguh maka hal yang tidak mungkin akan menjadi mungkin. Namun jika dilihat dari kasus yanti dan linda terlihat bahwa kurangnya mementingkan hal yang lebih penting untuk anak seusia mereka yaitu pendidikan. Dimana orang tua mereka lebih memilih anaknya untuk menikah dibandingkan menuntut ilmu. Pendidikan itu lebih penting dari apa pun.

  16. MUNIRUDIN berkata

    berusaha sekuat tenaga memanglah baik, tapi alangkah baiknya bila dibarengi dengan do’a dan meminta ridho kepada ibu karena ridho ibu adalah ridho Allah juga.
    Dan apa boleh buat bila Tuhan sudah berkehendak , kita sebagai manusia hanya bisa pasrah, namun dari semua kekurangan itu setidaknya kita telah berusaha dan berdoa.

  17. ifa nurfaizah berkata

    Ketika seseorang berusaha sungguh-sungguh untuk mendapatkan apa yang ia cita-citakan, insyaallah hasil nya tidak akan membohongi dengan apa yang sudah dilakukan sebelumnya, juga dalam hadits menjelaskan bahwa ” من جدوجد ” barangsiapa yang bersungguh-sungguh pasti akan berhasil..
    Dan hilangnya ridho orang tua akan menjadi penghambat bagi kesuksesan kita..

  18. Raudhotul Jannah berkata

    Pendidikan formal merupakan pendidikan yang penting bagi anak. Dengan pendidikan yang dilakukan secara sistematis ini anak dapat memahami pengetahuan secara bertahap. Dalam novel diatas, memang orangtua kurang memperhatikan pendidikan anak. Padahal pendidikan sangat penting bagi anak. Keputusan orangtua memang kewajiban anak, akan tetapi hak anak untuk memperoleh pendidikan perlu diperhatikan oleh orangtua.

  19. Muflikha berkata

    menurut saya pendidikan itu sangat penting bahkan ada berbagai macam pendidikan, diantaranya pendidikan formal, informal dan non formal. Pendidikan informal yakni pendidikan dalam keluarga, dmana kita sejak dalam buaian bahkan sampai liang lahat kita pasti akan mendapatkan pendidikan tersebut. Pendidikan nonformal yaitu pendidikan dalam masyarakat dimana kita itu harus bisa bersosialisasi dengan baik bersama masyarakat. Selain itu ada juga pendidikan formal yakni suatu pendidikan yang dilakukan didalam sebuah lembaga pendidikan, pendidikan ini sangat penting karna pendidikan formal itu kita bisa mengetahui berbagai pengetahuan dari apa yang sudah kita dapatkan bukan hanya pendidikan agama saja melainkan juga pendidikan tentang kewarganegaraan. Pendidikan formal ini berperan penting karena dengan itu kita bisa sukses dan meraih cita-cita melalui pendidikan formal, bukan hanya mengandalkan orang tua ataupun lainnya. Karna bagaimanapun juga tujuan kita sekolah itu salah satunya hanya untuk mencapai cita-cita.

  20. uun unesih berkata

    Allah SWT memang sudah mengatur takdir manusia dengan sebaik- baiknya dan kita sebagai manusia tidak tau takdir kita kedepannya seperti apa. dalam novel nokhta kerinduan tuhan part- 1 ini terlihat bahwasanya ghina yang awalnya bernasib tidak baik dibanding teman- temannya yakni yanti dan linda, akan tetapi dengan ghina terus berusaha, akhirnya dia berhasil lebih baik dibanding teman- temannya. disini saya mengambil kesimpulan bahwasanya takdir kedepannya memang kita tidak pernah tahu, oleh karena itu kita harus tetap berusaha dan berikhtiar dalam hal apapun terutama ketika kita diberi cobaan dari yang maha kuasa dan yang telah dilakukan ghina memang sangat baik karena ghina tidak menyerah dan tetap berusaha demi ingin masuk dalam perguruan tinggi yang dia impikan walaupun sempat dia merasakan gagal, kemudian sebaiknya sebagai orang tua yang merasa memiliki ekonominya lebih atupun apalah itu, seharusnya anaknya dilanjutkan ke jenjang perguruan tinggi karena pendidikan itu memang sangatlah penting bukannya dijodohkan dengan orang yg sederajat. perjodohan memang boleh, tapi harus kembali lagi ke anak yang dijodohkannya. al hasil apapun yang mereka inginkan pupus sudah. terima kasih.

  21. Aninda fidiya sari berkata

    Assalamualaikum.
    Pendidikan formal merupakan hal yang sangat penting ,tetapi jangan sampai kita hanya memikirkan apa yang ada didunia tanpa memikirkan akhirat. Perjodohan sendiri seharusnya tidak usah di lakukan jika sang anak tidak menyetujuinya bukanya jodoh rezeki maut sudah ada sama allah.

  22. Qorry Yafatihana berkata

    Harus berusaha dengan sungguh-sungguh dalam menggapai apa yang diinginkan. Dalam hal ini betapa rendahnya pemahaman tentang pentingnya pendidikan formal untuk anak. Kita harus memberikan pemahaman tentang pentingnya pendidikan kepada orang tua bahwa kita harus memiliki IQ, EQ dan SQ yang dapat dikembangkan di lembaga pendidikan.

  23. Koriatunisa IPS A/1 berkata

    Cita cita yang kita inginkan bisa saja akan dapat berubah bahkan sirna ataupun tidak akan terwujud dengan berkembangnya waktu dan kondisi kita di masa depan.
    Kita memang di wajibkan untuk selalu berusaha dalam meraih cita cita tetapi kita harus tau bahwa belum tentu cita cita yang kita inginkan akan terwujud karena takdir Allahlah yang menentukan. Cita cita juga dapat di raih dari dorongan dan doa orang tua jika kita mempunyai cita cita yang kuat tetapi orang tua kita tidak meridhoinya itu akan sia sia karena orang tua tentunya tau apa kelebihan anaknya. Jika kita tidak dapat meraihnya tetaplah berfikir positif karena Allah akan memberikan yang lebih indah dari pada apa yang kita inginkan…

  24. Birnawati berkata

    Tidak ada yang bisa menghelakan takdir. Setiap manusia boleh merencanakan sesuatu, tetapi Allah juga punya rencana. Yang baik menurut kita belum tentu baik menurut Allah. Tetaplah berhuznudzon dengan rencana yang telah digariskan olehNya… Hadapi masalahmu kelak kau akan menemukan cinta yang sesungguhNya 😊

  25. Ikke nurzannah azhari berkata

    Assalamualaikum. Menurut saya mengenai hal ini seharusnya sebagai orangtua mengerti bahwa pendidikan sangatlah penting untuk anaknya dibandingkan dengan harta dan kedudukan karena harta dan kedudukan tanpa pendidikan tidak ada gunanya dan tak seharusnya orangtua menghentikan pendidikan anaknya hanya demi harta dan kedudukan

  26. Ikke nurzannah azhari berkata

    Assalamualaikum. Menurut saya mengenai hal ini seharusnya sebagai orangtua paham bahwa pendidikan sangat pendidikan bagi anaknya dari pada harta dan kedudukan dan tidak sepantasnya menghentikan pendidikan anaknya hanya demi harta dan kedudukan karena tanpa adanya pendidikan tersebut harta dan kedudukan itu tidak dapat berguna dengan baik.

  27. Tri anistiningsih berkata

    Menurut saya dalam cerita tersebut mengajarkan kita untuk terus berjuang dalam pendidikan seperti apa yang dilakukan gina. Akan tetapi disini juga menceritakan betapa minimnya pemahaman mengenai pentingnya pendidikan. Seharusnya sebagai orang tua yang berkecukupan dan terpandang mereka mampu memahami bahwsannya pada era sekarang pendidikan adalah salah satu bekal yang wajib dimiliki bagi setiap manusia.

  28. Azis surokhmat berkata

    kecerdasan, ketekunan, kebersamaan serta ridho orang tualah yang bisa mengantarkan kebahagian sesungguhnya. Mau kaya atau miskin itu biasa, yang luar biasa ada kemauan dan keinginan.

  29. Siti Mar'atul Hasanah berkata

    Menurut saya seharusnya orang tua yanti dan linda mendukung karena yang diinginkan yanti dan linda meneruskan ke jenjang yang lebih tinggi mereka berniat untuk mencari ilmu

  30. neila nur zihrufillah berkata

    Cerita part 1 ini menginagtkan kegalauan ku ketika selesai sekolah menengah atas, karena memang pada faktanya banyak sekali terjadi bahwa ridho orangtua adalah ridho allah juga.

  31. Ririn Fitriani berkata

    Assalamu’alaikum,tanggapan saya mengenai hal tersebut seharusnya sebagai orang tua tidak mesti memutuskan pendidikan anak hanya karena harta dan kedudukan semata,mungkin karena kurangnya pemahaman agama yg menjadikannya demikian. Pendidikan itu sangat penting,dan harta,tahta,dan jabatan itu tidak akan dibawa mati.

  32. Siti alifah / T. IPS A semester 1 berkata

    Assalamualaikum.menurut saya,kita sebagai umat islam khususnya wanita diwajibkan untuk memakai hijab. Dan untuk ghina harus tetap semangat walaupun tidak lolos UMPTN tapi banyak peluang selain disitu atau tahun depan bisa mengikutinya lagi.

    1. Ikke nurzannah azhari berkata

      Assalamualaikum. Menurut saya mengenai hal tersebut seharus sebagai orang tua tidak harus memaksakan anaknya agar menghentikan pendidikannya hanya karena kekayaan/harta dan kedudukan semata. Karena pendidikan jauh lebih penting bagi kita dibandingkan dengan harta atau kedudukan tersebut.

  33. Peggi Agisna berkata

    Kalau menurut saya, bahwa kekayaan orang tua yang di milikinya tidak harus untuk memutuskan kesuksesan anaknya. Teruslah semangat dan jangan menyerah untuk menggapai cita cita atau keinginan yang kita impikan.
    Terimakasih

    1. Ali Alamsyah
      Ali Alamsyah berkata

      Secara faktual, banyak justru mereka yang kurang mampu berhasil dalam bidang pendidikan. Inilah mengapa dalam teori pendidikan Islam dikenal suatu istilah “Kesuksesan akan sangat tergantung pada tingkat kesulitan yang kita hadapi”.

  34. Lia Herliana berkata

    Menurut saya kecerdasan dan kepandaian saja tidak cukup untuk melanjutkan perguruan tinggi karena Ridho orangtualah yg sangat penting, dan pendidikan pun sama pentingnya ttpi jika orangtua kita berkehendak lain ya maka jalankan saja apa yang ada..

    1. Cecep Sumarna
      Cecep Sumarna berkata

      Makanya dalam teori pendidikan moderen dikenal dengan istilah tiga kecerdasarn. Iintelectual Quition, Emotional Quition dan Spiritual Quition. Anda harus memiliki tiga kecerdasan ini, agar sukses menjalani hidup. Amiiin ….

  35. luinah_kb berkata

    Intinya kita itu harus menutup aurat nya, sepanas panas nya memakai kerudung kita tidak boleh melepasnya ketika ada dikeramaian. dan bahwa pendidikan itu penting, jangan halangi anak anak untuk bersekolah tinggi hanya karena perjodohan , karena sesungguh nya jodoh itu sudah ada yang ngatur.

    1. lyceum
      lyceum berkata

      he he he … analisa akademiknya ya. Agar ada tambahan wawasan keilmuan. Thank a lot

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.