Teknik Observasi dalam Penelitian Tindakan Kelas

Teknik Observasi dalam Penelitian Tindakan Kelas
0 871

Setelah merumuskan langkah sesuai dengan rencana Penelitian Tindakan Kelas, tahapan berikutnya adalah melakukan observasi. Observasi adalah pengamatan langsung dengan memakai format tertentu sesuai dengan kebutuhan peneliti. Untuk memudahkan melakukan observasi, diperlukan skenario khusus yang telah disusun sebelumnya oleh peneliti. Gunakan juga format khusus untuk melakukan evaluasi yang telah ada dan disediakan peneliti sebelumnya.

Penelitian Tindakan Kelas dilakukan saat pembelajaran berlangsung. Peneliti bertindak sebagai observer terus melakukan pengamatan dan mencatat setiap perkembangan dari rangkaian kegiatan yang terjadi. Peneliti mencatat semua itu; baik pada siswa dalam mengikuti pembalajaran maupun pihak kolabolator dalam menyampaikan materi di dalam kelas.

Cara Mengukur Keberhasilan

Suatu pengamatan dalam PTK berpatokan kepada format yang tersedia. Pengamatan ini dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan yang dicapai kolabolator dalam pembelajaran yang dilakukan. Misalnya jika anda melakukan penelitian dalam soal efektivitas penggunaan Metode Cooperative Learning, hal berikut harus diperhatikan:

  1. Penguasaan kolabolator dalam menerapkan metode cooverative learning dalam pembelajaran yang dilakukan pada siklus I
  2. Untuk mengetahui daya ingat, daya tangkap, imajinasi, perkembangan kosa kata siswa dalam pembelajaran. Aspek-aspek yang diamati pada siswa adalah sebagai berikut:
  • Kerja sama, aspek kerjasama ini dapat diamati dengan melihat keaktifan siswa pada saat kegiatan berdiskusi.
  • Berbicara lancar. Aspek ini dapat dilihat dari kemampuan siswa dalam menyebutkan peran orang yang ada pada gambar peraga dan peralatan yang ada.
  • Kekayaan kosakata. Aspek kekayaan kosa kata dapat dilihat dari hasil tanya jawab antara kolabolator dan siswa.
  • Mengungkapkan ide cerita, dapat dilihat dari kemampuan siswa menceritakan sebagian-sebagian.
  • Mengelaborasi cerita yang terdapat pada gambar. Aspek ini dapat terlihat dari kemampuan siswa dalam menceritakan gambar yang disediakan guru.

Adapun aspek yang diamati dari kolabolator, kelak menjadi guru utama dalam pelaksanaan pembelajaran, adalah sebagai berikut:

  1. Keterampilan dalam memilih topik;
  2. Keterampilan dalam memotivasi siswa;
  3. Keterampilan dalam mengelola kelas,
  4. Keterampilan dalam menyajikan masalah;
  5. Keterampilan dalam mengajukan pertanyaan;
  6. Keterampilan dalam memberikan bimbingan;
  7. Keterampilan dalam melakukan kegiatan bercerita;
  8. Keterampilan dalam memainkan peran sebagai fasilitator.
Komentar
Memuat...