Ternyata Inovasi Bisa Diukur

0 125

Inovasi dapat diartikan sebagai sebuah proses untuk menerjemahkan sebuah ide atau penemuan baru menjadi suatu produk. Atau layanan yang berkualitas untuk orang yang bersedia membayarnya atau sesuatu yang dihasilkan dari proses yang telah dimaksud.

Untuk dapat dikatakan sebagai sebuah inovasi, sebuah ide harus dapat dilipatgandakan dengan biaya yang seekonomis mungkin dan harus memuaskan satu kebutuhan tertentu atau lebih. innovation melibatkan penerapan informasi, imajinasi dan inisiatif secara nyata. Dalam upaya pemerolehan nilai yang lebih tinggi atau berbeda dari sumber daya yang tersedia dan meliputi semua proses yang digunakan untuk menghasilkan sebuah ide baru. Dan mengubahnya menjadi sebuah produk yang berguna untuk konsumen.

Mengukur Sebuah Inovasi

Namun pernahkah Anda memikirkan cara untuk mengukur sebuah innovation? Pertanyaan yang sama pernah dilontarkan Carlos M. Gutierrez dari the US Secretary of Commerce dengan tulisannya “Aiding the Drivers of Economic Growth”. Lebih tepatnya ia menanyakan cara analisis tindakan inovasi secara statistik yang sudah ada hingga saat itu (tahun 2007) kepada para ahli ekonom di the US Department of Commerce (Departemen Perdagangan).

Carlos M. Gutierrez
Carlos M. Gutierrez

Keduanya menemukan bahwa berbagai tindakan innovation tradisional seperti jumlah waktu yang dihabiskan untuk penelitian dan pengembangan, jumlah paten baru, dan jumlah insinyur, ilmuwan dan teknisi yang kini dipekerjakan. Memberikan sebuah gambaran yang belum lengkap namun berguna mengenai inovasi.

Perekonomian dan masyarakat kita kini tidak lagi statis. Begitu pun dengan pengukuran, tak seharusnya statis. Untuk mencerminkan perekonomian abad ke 21, kita membutuhkan benchmark baru untuk mendapatkan pemahaman yang lebih lengkap mengenai dampak dari inovasi. Dan untuk membantu pihak pemerintah dan bisnis dalam menemukan dan merumuskan kebijakan yang mendorong munculnya innovation lebih banyak. Tak lupa kebijakan itu juga harus menciptakan nilai dan pertumbuhan.

Berikut beberapa rekomendasi:

  • Mengintegrasikan pengukuran produk domestik kotor dalam Bureau of Economic Analysis (BEA) dengan pengukuran produktivitas Bureau of Labor Statistics untuk memungkinkan akuntansi komeprehensif tentang efek barang dan layanan berteknologi tinggi mengenai pertumbuhan dan produktivitas.
  • Meningkatkan konsistensi dan akurasi data di seluruh agensi statistik yang bervariasi dengan memungkinkan agensi-agensi untuk berbagi data pajak untuk tujuan statistik.
  • Mengumpulkan data tentang segala cakupan kegiatan inovasi yang lebih luas yang dilakukan banyak bagian yang lebih luas dari industri. Untuk memberikan teka-teki lain mengenai apa yang mendorong inovasi dalam perekonomian AS.
  • Akses di luar keahlian untuk menentukan efek regulasi pemerintah, pajak, ketersediaan tenaga kerja dan faktor lainnya. Yang mendorong atau menghambat inovasi untuk memberikan pemahaman manfaat dan biaya yang berubungan dengan kebijakan tertentu.

*dikutip dari berbagai sumber

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.

Catatan Setelah Formulir Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.