Inspirasi Tanpa Batas

Thomas Alfa Edison Si “Idiot” Penemu Lampu Pijar

0 73

Thomas Alfa Edison remaja berbeda dengan Edison masa kanak-kanak. Ketika menginjak remaja, ia justru dapat mengikuti sekolah lanjutan dengan asumsi bahwa dia dapat mengikutinya, karena sebelumnya mengikuti pendidikan semacam home schooling atas kesabaran ibunya. Selesai sekolah tingkat menengah ini, ia sempat menjadi penjaja koran dan pekerja keras lainnya. Ia hidup miskin di sebuah rumah bersama istrinya bernama Mary yang sempat bertanya soal pengeraman telur ayam sewaktu dia dikurung dalam Gudang. Rumah mereka kemudian disebut sebagai gedung riset mereka dalam melakukan uji coba teknologi yang diyakini kebenarannya oleh Edison

Mary tidak sempat menikmati hasil jerih payah mereka. Sebab sebelum teori Lampu pijar ini berhasil Edison peroleh, ia keburu meninggal dunia dan membuat Edison sangat terpukul karenanya. Memang Edison sudah berhasil membuat alat perekam suara, yang hari ini dikenal dengan nama kaset. Tetapi, hasil paten ilmiah perekan suara ini, belum memperoleh hasil yang maksimal untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka dalam sebuah rumah tangga.

Alfa Edison Jatuh Miskin

Kesulitan Edison semakin nyata, terlebih saat rumah yang menjadi laboratoriumnya terbakar, yang melumatkan seluruh kekayaannya dan yang paling penting menghabiskan seluruh tempat risetnya. Ia jatuh miskin, meski ia tetap yakin, bahwa lampu pijar yang dianggap banyak orang tidak mungkin hadir, itu dapat ia buat.

Ia meminjam uang dan berhasil mendapatkannya. Uang itu, ia pakai membangun kembali rumahnya dan meneruskan uji coba pembuatan lampu pijar. Tetapi, uji cobanya ini selalu gagal. Kata gagal menjadi makanan sehari-hari Edison. Banyak orang menyarankannya untuk berhenti meneliti dan menguji coba lampu pijarnya itu. Tetapi, kala banyak pihak menasehati Edison semam itu, ia malah bali menyakinkan bahwa betapa banyak manusia yang menyerah pada apa yang dilakukannya, padahal, hanya perlu beberapa langkah lagi untuk sampai pada keberhasilan. Edison mengatakan bahwa saya pasti akan sukses Karena saya telah kehabisan percobaan yang gagal.

Dan keyakinan Edison itu benar. Ia berhasil menemukan teori itu, dan mampu menghasilkan sesuatu yang sangat bermanfaat untuk umat manusia yang banyak. Inilah si genius yang berhasil membuat manusia mengambil manfaat atas kelahirannya di bumi. Pertanyaannya, sudahkah kita memiliki hasil optimum untuk memanfaatkan diri kita pada umat yang banyak.

Komentar
Memuat...